Rabu, Mei 13, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Hasilkan Produk Hukum Berkualitas, Pemkot Bontang Diganjar Penghargaan dari Kemenkumham, Neni: Semua Program Dijalankan Taat Hukum dan Pro Rakyat

inspirasa.co by inspirasa.co
28 Mei 2025
in Daerah
0
Foto: Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Dirjen Perundangan-undangan Kementerian Hukum RI, Dhahana Putra kepada Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, pada Rabu (28/5/2025) di Samarinda, Kantor Kementerian Hukum Kanwil Kaltim.

Foto: Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Dirjen Perundangan-undangan Kementerian Hukum RI, Dhahana Putra kepada Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, pada Rabu (28/5/2025) di Samarinda, Kantor Kementerian Hukum Kanwil Kaltim.

401
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Pemkot Bontang di kepemimpinan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan Wakilnya Agus Haris dinilai Kementerian Hukum Kanwil Kaltim, berhasil menciptakan produk hukum yang berkualitas dan berkeadilan dalam membangun daerah.

Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Dirjen Perundangan-undangan Kementerian Hukum RI, Dhahana Putra kepada Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, pada Rabu (28/5/2025) di Samarinda, Kantor Kementerian Hukum Kanwil Kaltim.

Baca juga :

Wawali Bontang Agus Haris: Sentuhan Pendidikan di Pesisir Jangan Hanya Jadi Pelengkap

Wawali Agus Haris: Anak Bontang Jangan Jadi Beban Sosial di Masa Depan

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan, program 100 hari kerja yang digagas Pemkot Bontang sesuai dengan regulasi perundang-undangan, taat hukum, dan pro rakyat.

“Semua produk program 100 hari kerja yang dihasilkan itu pro rakyat. Misalnya penuntasan miskin ekstrem dilakukan dengan langkah-langkah yang dibarengi dengan payung hukum. Jadi produk hukumnya tidak mandul,” jelas Neni.

Neni bilang, Kanwil Kementerian Hukum Kaltim menyebut, ada sekitar 60 ribu produk hukum yang terdata obesitas regulasi, mandul dan tidak dijalankan. Sementara untuk Pemkot Bontang, semua dijalankan.

“Nah Pemkot Bontang, ada 17 program 100 hari kerja yang di harmonisasi semuanya. Semua program kita kuatkan payung hukumnya, kita buatkan SK Wali Kota dan Perwali kita buatkan semua. Dan ini berkualitas sesuai regulasi perundang-undangan, tidak merugikan dan menguntungkan masyarakat,” ungkap Neni.

Neni menambahkan, sekarang untuk memastikan setiap regulasi yang dihasilkan pemerintah daerah agar sesuai perundang-undangan perlu di harmonisasi dengan kehadiran aplikasi e-Harmonisasi sejak Februari 2025.

Hal ini untuk mempercepat harmonisasi peraturan hanya dalam 1×24 jam, tujuannya untuk mendukung percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sesuai amanat Inpres Nomor 9 Tahun 2025.

“Bahkan sewaktu kita bentuk percepatan Koperasi Merah Putih itu kan satu hari saja,” ungkap Neni.

Kendati demikian Neni meminta proses harmonisasi peraturan perundang-undangan yang dihasilkan Pemkot Bontang secara digital lewat e-Harmonisasi, prosesnya bisa lebih cepat diregistrasi dan tidak menumpuk di pemerintah daerah.

Sementara itu, Dirjen Perundangan-undangan Kementerian Hukum RI, Dhahana Putra mengatakan, pentingnya harmonisasi dan sinkronisasi regulasi daerah dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Hal ini harus menjadi perhatian utama agar regulasi yang kita bentuk tidak justru menjadi hambatan birokrasi.

Kini pembentukan peraturan perundang-undangan menjadi semakin cepat dan mudah. Kementerian Hukum sejak tanggal 25 Februari 2025 telah memiliki layanan e-Harmonisasi.

Aplikasi e-Harmonisasi sebagai upaya pembentukan peraturan perundangundangan yang ideal dapat memudahkan Pemerintah Daerah dan DPRD untuk mengajukan, meninjau, serta melakukan penyelarasan terhadap rancangan peraturan secara lebih terstruktur dan terdokumentasi dengan baik.

Selain itu, aplikasi e-Harmonisasi ini juga dapat digunakan oleh masyarakat untuk memberi masukan atau tanggapan atas rancangan regulasi.

Salah satu manfaat dari layanan “HARMONIS” yang sejalan dengan kebutuhan daerah saat ini yaitu percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 yang mengamanatkan terbentuknya 80.000 (delapan puluh ribu) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayah Indonesia.

Kanwil Kementerian Hukum Kaltim melalui HARMONIS mendorong percepatan pembentukan Peraturan Kepala Daerah tentang Penyelenggaraan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan menyelenggarakan harmonisasi serentak Rancangan Peraturan Gubernur, Peraturan Bupati/Wali Kota se-Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara tentang Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dalam kesempatan ini Kanwil Kementerian Hukum Kaltim memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Bontang dan DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai bentuk apresiasi dan motivasi atas upaya sungguh sungguh dari pemerintah daerah dalam menyusun produk hukum yang tidak hanya memenuhi standar peraturan perundang-undangan, tetapi juga mencerminkan semangat keadilan, keberpihakan kepada masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang baik.

“Melalui penghargaan ini, kami ingin menegaskan pentingnya kualitas regulasi dalam menunjang tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Produk hukum daerah yang disusun secara sistematis, berbasis data, dan taat asas merupakan instrumen strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta memperkuat legitimasi pemerintah di mata publik,” jelas Dhahana Putra. (Aris)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Sangkulirang Seberang di Ujung Gelap: Agusriansyah Ridwan Desak Pemerintah Wujudkan Janji

Sangkulirang Seberang di Ujung Gelap: Agusriansyah Ridwan Desak Pemerintah Wujudkan Janji

La Ode Nasir : Revitalisasi Pasar Klandasan Jangan Jadi Alibi Penggusuran Pedagang

La Ode Nasir : Revitalisasi Pasar Klandasan Jangan Jadi Alibi Penggusuran Pedagang

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Mahasiswa Kukar di Malang Akui Rendi Solihin Gercep, Asrama Putra Segera Direhab Total

Mahasiswa Kukar di Malang Akui Rendi Solihin Gercep, Asrama Putra Segera Direhab Total

11 September 2023
Irfan Dorong Pemkot Gencar Sosialisasi Vaksin Covid-19 Usia Dini

Irfan Dorong Pemkot Gencar Sosialisasi Vaksin Covid-19 Usia Dini

11 November 2021
Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Kota Bontang, Acis Maidy Muspa

KPU Tunjuk RSUD Bontang Jadi Tempat Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon

25 Agustus 2024
Amir Tosina Sebut Pembangunan Turap Sungai Api-Api Tidak Maksimal, Perlu Dievalusasi

Amir Tosina Sebut Pembangunan Turap Sungai Api-Api Tidak Maksimal, Perlu Dievalusasi

10 April 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Wawali Bontang Agus Haris: Sentuhan Pendidikan di Pesisir Jangan Hanya Jadi Pelengkap 12 Mei 2026
  • Wawali Agus Haris: Anak Bontang Jangan Jadi Beban Sosial di Masa Depan 12 Mei 2026
  • PJPK Jadi Acuan Strategis Penanganan Stunting dan Kemiskinan di Bontang 12 Mei 2026
  • Muhammad Sahib Dorong Revisi Perda Miras: Jangan Lagi Main Kucing-Kucingan 12 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Memuat Komentar...