Rabu, Agustus 5, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah Unmul Tegas Bantah Tuduhan Kepemilikan Bom Molotov Hingga Anarkis

inspirasa.co by inspirasa.co
1 September 2025
in Daerah
0
Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah Unmul Tegas Bantah Tuduhan Kepemilikan Bom Molotov Hingga Anarkis
377
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (Unmul), membantah tuduhan kepolisian terkait kepemilikan bom molotov hingga atribut PKI.

“Kami selaku badan pengurus inti sebagai perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah membantah semua tuduhan yang dilayangkan kepada seluruh Mahasiswa Sejarah. Terkait tindakan anarkis, pembuatan bom molotov, lukisan PKI hingga smoke bomb yang ada adalah tuduhan yang tidak berdasar,” jelasnya dikutip dalam akun Instagram resmi mereka. Senin (1/8/2025).

Baca juga :

Nostalgia Era 90-an: Galatua Reborn Sapa Warga Bontang di Lembah Permai Fair

Tokoh Pemersatu, Mantan Ketua DPRD Awal Pemekaran Bontang Umar Amrullah Tanatta Tutup Usia

Oleh sebab itu, kami Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah menyatakan:

1. Mengenai Tuduhan Tindakan Anarkis dan Kepemilikan Bom Molotov

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah mengecam keras segala bentuk tuduhan yang mengaitkan kawan-kawan kami dengan tindakan anarkisme. Kami menegaskan bahwa Himpunan Pendidikan Sejarah, dalam setiap gerakannya, selalu berlandaskan pada prinsip intelektual dan moral, serta menolak cara-cara kekerasan. Oleh karena itu, tuduhan kepemilikan bom molotov adalah sebuah fitnah keji dan upaya sistematis untuk melakukan kriminalisasi terhadap gerakan mahasiswa.

Baca juga: 22 Mahasiswa Unmul Ditangkap Polisi Terkait Bom Molotov

2. Mengenai Logo PKI Sebagai Alat Bukti

Kami menolak dengan tegas upaya pendangkalan sejarah dan stigmatisasi yang dilakukan dengan menjadikan logo PKI sebagai alat bukti.

Keberadaan logo tersebut di sekretariat himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah adalah murni untuk kepentingan diskursus akademik dan edukasi kesejarahan bagi mahasiswa baru pada tahun 2024, bukan untuk menyebarkan ideologi terlarang.

Hal ini dibuktikan dengan adanya materi dan logo organisasi pergerakan lainnya seperti Sarekat Islam, Indische Partij, PNI, dan PSI. Menjadikan materi pendidikan sebagai alat bukti kejahatan adalah bentuk nyata pemberangusan kebebasan mimbar akademik dan merupakan serangan terhadap nalar kritis yang menjadi ruh utama dunia pendidikan tinggi.

3. Mengenai Kepemilikan Smoke Bomb

Adalah sebuah kekeliruan fatal dan penyesatan informasi jika smoke bomb (bom asap) yang kami miliki dituduhkan sebagai persiapan untuk aksi kekerasan. Barang tersebut merupakan properti yang telah kami gunakan untuk memeriahkan acara seremonial penutupan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) Program Studi pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025.

Upaya untuk mengaitkan properti kegiatan kemahasiswaan yang bersifat seremonial dengan tuduhan anarkisme adalah bukti bahwa aparat mencari-cari kesalahan dengan narasi yang dipaksakan. Ini adalah bentuk intimidasi yang bertujuan menciptakan citra buruk bagi seluruh aktivitas mahasiswa yang legal dan sah.

4. Mengenai Kehadiran Aparat di Lingkungan Kampus

Kami menegaskan bahwa segala tindakan penggeledahan, penyitaan, dan intervensi yang dilakukan oleh aparat di dalam lingkungan kampus tanpa izin dan prosedur yang sah dari pimpinan universitas adalah pelanggaran berat terhadap otonomi kampus.

Kampus adalah ruang sipil akademik yang harus steril dari intervensi dan intimidasi pihak eksternal, termasuk aparat keamanan. Tindakan represif semacam ini tidak hanya mencederai independensi institusi pendidikan, tetapi juga menciptakan iklim ketakutan yang mengancam kebebasan berpikir dan berekspresi seluruh sivitas akademika. Kami menuntut agar otonomi kampus dihormati sepenuhnya sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang.

5. Fasilitas kampus yang buruk

Kami pula mengkritik bagaimana buruknya fasilitas kampus Banggeris. Pagar yang tidak kokoh, pencahayaan kampus yang kurang, keamanan yang buruk hingga aparat bisa masuk, belum lagi tidak adanya cctv.

Seharusnya hal-hal ini dapat dihindari jika fasilitas yang dijanji-janjikan oleh kampus sudah di berikan. Keamanan yang kurang tegas dalam melindungi ranah intelektual menjadi perhatian khusus untuk segera dibenahi agar tidak ada lagi aparat yang bisa masuk ke ranah intelektual. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto Suasana Demonstrasi di depan Gedung DPRD Kaltim dikawasan Karang Paci, Samarinda, Senin (1/9/2025).

Aksi Demonstrasi di DPRD Kaltim Berakhir Ricuh Polisi Tembakkan Gas Air Mata

CAPT: Wali Kota Neni kala menghadiri kegiatan membahas kondisi terkini di Indonesia bersama Forkopimda serta organisasi kemasyarakatan, paguyuban dan kelompok etnis di Bontang. (RAF/Inspirasa.co)

Forkopimda Bontang Gelar Sarasehan Tokoh Lintas Etnis dan Agama Jaga Kondusivitas Kota

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Hari Pertama, 45 Ribu Penonton dari Berbagai Daerah Serbu Kukarland Festival 2023

Hari Pertama, 45 Ribu Penonton dari Berbagai Daerah Serbu Kukarland Festival 2023

23 September 2023
Abraham Samad Ungkap Banyaknya Masalah Korupsi Mafia Tambang

Abraham Samad Ungkap Banyaknya Masalah Korupsi Mafia Tambang

8 November 2022
PT Pertamina Hulu Mahakam Terima Kunjungan Kapolda Kalimantan Timur Dalam Rangka Pengamanan Obvitnas

PT Pertamina Hulu Mahakam Terima Kunjungan Kapolda Kalimantan Timur Dalam Rangka Pengamanan Obvitnas

14 Desember 2022
Polisi Bantah Pernah Abaikan Laporan Penyintas Soal Bullying dan Pelecehan di KPI

Polisi Bantah Pernah Abaikan Laporan Penyintas Soal Bullying dan Pelecehan di KPI

2 September 2021

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Nostalgia Era 90-an: Galatua Reborn Sapa Warga Bontang di Lembah Permai Fair 4 Agustus 2026
  • Tokoh Pemersatu, Mantan Ketua DPRD Awal Pemekaran Bontang Umar Amrullah Tanatta Tutup Usia 1 Agustus 2026
  • IJTI Sikapi Pernyataan Prabowo: Pers Adalah Pilar Demokrasi, Bukan “Londo Ireng” 26 Juli 2026
  • Perkuat Barisan PSI Bontang, Anggota DPD RI Yulianus Henock Siap Pasang Badan Dongkrak Elektoral 22 Juli 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Memuat Komentar...