Kamis, Agustus 20, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Ratusan Kampus Politeknik Swasta se-Indonesia akan Gelar Sarasehan, Bahas Masa Depan Pendidikan Vokasi

inspirasa.co by inspirasa.co
17 Mei 2023
in Nasional
0
Ratusan Kampus Politeknik Swasta se-Indonesia akan Gelar Sarasehan, Bahas Masa Depan Pendidikan Vokasi

Foto istimewa SEVIMA

357
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Ketika lulus sekolah menengah atas atau kejuruan, masyarakat pada umumnya akan memilih menyekolahkan anaknya di universitas negeri. Kampus swasta saja jarang dipilih, lebih-lebih lagi politeknik swasta.

Fenomena ini diungkapkan oleh Akhwanul Akhmal, Ketua Umum Perkumpulan Politeknik Swasta (PELITA) sekaligus Direktur Politeknik LP3I Jakarta. Akhmal sekaligus menyayangkan situasi tersebut, segudang skill hingga peluang kerja, bisa diperoleh generasi muda saat memilih berkuliah di kampus politeknik swasta.

Baca juga :

Malam Renungan Suci di Taman Kusuma Bangsa, Otorita IKN Kenang Jasa Pahlawan Jelang HUT ke-81 RI

Inklusif dan Khidmat, Otorita IKN Gelar Upacara Penurunan Bendera Peringatan HUT ke-81 RI

“Misalnya Politeknik ATMI, kuliah teknik mesin, dan kampusnya satu grup dengan pabrik fabrikasi. Sudah jelas kurikulum dan skillnya sesuai kebutuhan di pabrik, dan ketika lulus siap langsung kerja di ATMI maupun berbagai pabrik lainnya. Contoh yang sama juga ada di Politeknik Tempo (satu grup dengan Majalah Tempo), dan Politeknik Multimedia Nusantara (satu grup dengan Kompas),” ungkap Akhwanul dalam Webinar Komunitas SEVIMA, Selasa (16/5/2023).

Hal inilah yang menjadi semangat PELITA untuk menggelar sarasehan secara online pada Sabtu, 20 Mei besok. Digelar dalam rangka dies natalis pertama PELITA, organisasi ini berencana mengumpulkan 177 politeknik swasta. Kiki Yuliati selaku Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek juga dijadwalkan hadir.

“Sarasehan ini sepenuhnya gratis, karena kami ini satu rasa sebagai politeknik swasta, tantangannya sama, dan bersama-sama kita carikan solusinya untuk masa depan pendidikan vokasi!,” ungkap Akhwanul.

Kolaborasi Tebar Citra Politeknik Swasta

Sarasehan ini akan mengangkat tema “Kolaborasi Tebar Citra Politeknik Swasta”. Tiga hal setidaknya akan dibahas dalam sarasehan tersebut. Yang pertama sesuai dengan judul, citra politeknik swasta masih belum dikenal luas oleh masyarakat.

“Baik masyarakat, maupun dunia industri, belum sepenuhnya kenal Politeknik Swasta. Coba perhatikan, pabrik atau industri biasanya mereka mensyaratkan teknik mesin, tapi diploma boleh, sarjana boleh, insinyur boleh. Padahal pelajaran vokasi yang terapan full, dengan sarjana yang lebih banyak teori, itu beda jauh. Jadi Politeknik Swasta perlu berkolaborasi mengenalkan citranya, kita akan jalin kolaborasi juga dengan Pemerintah dan KADIN!,” ungkap Akhwanul.

Yang kedua, adalah sama-sama memikirkan kebijakan pemerintah terkait pengelolaan Pendidikan vokasi. Selama ini ungkap Akhwanul, Politeknik kerap disamakan dengan universitas. Misalnya dosen diwajibkan punya nomor induk dan melakukan pengabdian masyarakat, instrumen akreditasi dilihat teori-teorinya, dan aturan terkait dosen harus S2 dengan bidang ilmu tertentu yang linier.

“Padahal, dia belum S2 pun, tetap kami butuhkan. Karena kami cari praktisi, yang bisa mendidik para mahasiswa kami setelah lulus, kompeten untuk menjadi praktisi! Kehadiran Direktorat Jenderal Vokasi yang masih baru, perlahan-lahan sudah merubah hal tersebut, dan PELITA siap berkolaborasi!,” lanjut Akhwanul.

Yang ketiga, adalah membuka kesempatan kerjasama internasional. Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama ini dikenal cekatan. Pekerjaan dan gaji yang diperoleh juga cukup prestisius, di bidang-bidang seperti migas, konstruksi, teknik, bahkan kesehatan.

“Jadi harapannya kita juga akan bangun kolaborasi dengan mitra-mitra di luar negeri, menggarap pasar tenaga kerja luar negeri, dan menghadirkan PELITA serta politeknik swasta yang bisa dirasakan manfaatnya oleh para anggota,” ujar Akhwanul.

Harapan PELITA melalui sarasehan sekaligus kiprah aktif Politeknik Swasta, adalah kemampuan lulusan vokasi Indonesia untuk bersaing di kancah global. Dengan bonus demografi yang dihadapi pada tahun 2030, politeknik swasta memiliki peran yang sangat penting untuk dimainkan. Mereka harus berupaya mencari sebanyak mungkin manfaat dan memberikan kontribusi yang signifikan.

“Impian PELITA adalah, agar ketika seseorang datang ke Indonesia, studi banding atau kolaborasi kerjasama, tidak hanya cari kampus negeri. Mereka akan mencari politeknik , karena kualitas kita unggul dan bisa memenuhi kebutuhan global,” pungkas Akhwanul.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Tingkatkan PAD, Dewan Dukung Soal Rencana Pengembangan Dermaga Pelabuhan Loktuan

Tingkatkan PAD, Dewan Dukung Soal Rencana Pengembangan Dermaga Pelabuhan Loktuan

Dewan Minta Pemkot Bontang Kolaborasi Soal Pengelolaan Pulau Beras Basah

Dewan Minta Pemkot Bontang Kolaborasi Soal Pengelolaan Pulau Beras Basah

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Kota Bontang jadi tuan rumah Pupuk Kaltim Pekan Olahraga Wartawan (Porwada) 2025, dan resmi di buka pada Jumat (17/10/2025) malam. Foto Istimewa

Resmi Dibuka, Bontang Tuan Rumah Pupuk Kaltim Porwada 2025 Diikuti 260 Pewarta Se-Kaltim

18 Oktober 2025
Warga Sampaikan Perbaikan Jalan dan Jembatan, Ananda Emira Moeis: Komitmen Perjuangkan

Warga Sampaikan Perbaikan Jalan dan Jembatan, Ananda Emira Moeis: Komitmen Perjuangkan

16 Februari 2023

Bupati Kukar Edi Damansyah Resmi Buka Lorong Pasar Ramadhan 2025 di Tenggarong

2 Maret 2025
Binda Kaltim Gelar Vaksinasi Door to Door di Tanjung Laut

Binda Kaltim Gelar Vaksinasi Door to Door di Tanjung Laut

3 September 2022

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • HUT ke-81 RI, Pupuk Kaltim Teguhkan Peran Dukung Kedaulatan Pangan Indonesia 19 Agustus 2026
  • Malam Renungan Suci di Taman Kusuma Bangsa, Otorita IKN Kenang Jasa Pahlawan Jelang HUT ke-81 RI 17 Agustus 2026
  • Semarak HUT ke-81 RI, Otorita IKN Gelar Merdeka Vaganza dan Night Run 8.1K di Nusantara 17 Agustus 2026
  • Latihan Berat 2 Bulan Terbayar Tuntas, Ini Hadiah Spesial Pemkot Bontang untuk Anggota Paskibraka 17 Agustus 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Memuat Komentar...