Kamis, Februari 5, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Agus Suwandy Kritik Gagasan KPU Ad Hoc: Risiko Kekosongan Tanggung Jawab Mengintai

inspirasa.co by inspirasa.co
9 Juli 2025
in Advetorial, DPRD KALTIM
0
Agus Suwandy Kritik Gagasan KPU Ad Hoc: Risiko Kekosongan Tanggung Jawab Mengintai

Foto : Agus Suwandy Anggota DPRD Kaltim.

317
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda – Usulan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di semua tingkat – nasional, provinsi, dan kabupaten/kota – dijadikan lembaga ad hoc kembali muncul ke permukaan. Namun gagasan ini langsung menuai kritik tajam dari kalangan legislatif di Kalimantan Timur.

Anggota DPRD Kaltim, Agus Suwandy, menyatakan penolakannya terhadap ide tersebut. Menurutnya, menjadikan KPU sebagai lembaga ad hoc justru bisa memunculkan kekosongan tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemilu yang membutuhkan persiapan panjang.
“Kalau KPU hanya aktif saat ada event seperti pemilu atau pilkada, bagaimana dengan tahapan panjang yang harus dipersiapkan? Namanya komisi itu seharusnya bersifat berkelanjutan, bukan seperti panggung hiburan yang cuma muncul saat hajatan,” tegas Agus.

Baca juga :

Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Penambahan Anggaran Pendidikan di Atas 20 Persen APBD

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Ketimpangan Pemberian Insentif Guru PAUD

Ia mengingatkan bahwa pemilu bukan hanya urusan hari pencoblosan. Prosesnya memerlukan perencanaan, koordinasi, dan pengawasan sejak jauh hari. Jika kelembagaan KPU tidak permanen, menurutnya, hal itu bisa membuka peluang masalah serius.

“Kalau dijadikan ad hoc, saya justru khawatir tidak ada yang mau bertanggung jawab penuh. Ini bisa jadi celah yang dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk menunggangi proses demokrasi,” katanya.

Lebih lanjut, Agus menilai bahwa lembaga-lembaga seperti KPU, KPID, hingga KONI memiliki kesamaan struktur sebagai badan negara yang dibiayai APBN/APBD dengan mandat tertentu. Menurutnya, tidak tepat jika semuanya diarahkan menjadi bersifat ad hoc hanya demi alasan efisiensi anggaran.

“Nanti semua lembaga bisa-bisa dikasih label ad hoc. KONI ad hoc, KPID ad hoc, lama-lama komisi-komisi lain juga dipangkas permanensinya. Ini tidak sehat untuk sistem kelembagaan kita,” tambahnya. (Adv/DPRD Kaltim)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Makmur HAPK Harap Jembatan Kembar Biduk-Biduk–Sandaran Jadi Pendorong Wisata dan Ekonomi Pesisir

Makmur HAPK Harap Jembatan Kembar Biduk-Biduk–Sandaran Jadi Pendorong Wisata dan Ekonomi Pesisir

Darlis Pattalongi: Samarinda Siap Jalankan Sekolah Rakyat, Daerah Lain Harus Menyusul

Darlis Pattalongi: Samarinda Siap Jalankan Sekolah Rakyat, Daerah Lain Harus Menyusul

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

5 Mei 2025
Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

21 Mei 2022
KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

25 April 2021

EDITOR'S PICK

Forum Operator Perguruan Tinggi Islam Diharapkan Jadi Tulang Punggung Kemajuan Pendidikan

Forum Operator Perguruan Tinggi Islam Diharapkan Jadi Tulang Punggung Kemajuan Pendidikan

7 Juli 2023
Wakil Kepala UI GreenMetric, Dr. Abellia Anggi Wardani menyerahkan penghargaan UI GreenCityMetric 2025 kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sony Suwito Adicahyono, SH, MM mewakili Wali Kota Bontang di acara penganugerahan yang diselenggarakan di Madiun, Kamis 2 Oktober 2025. (Foto istimewa)

Bontang Raih Penghargaan UI GreenCityMetric 2025 Sebagai Kota Berkelanjutan di Bidang Penataan Ruang dan Infrastruktur

3 Oktober 2025
Ketua Komisi D DPRD Kutim Yan Ipui

Penerimaan Calon Peserta Didik di Sekolah Negeri Sangatta Terus Mencapai Limit, Yan Ipui Dorong Penambahan Gedung Sekolah

3 Juli 2024
Foto: Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim

Upah Pekerja Teras Samarinda Tersendat, DPRD Minta Pemkot Bertindak Cepat

4 Maret 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Perkuat Peran SDM Lokal, Otorita IKN Berikan Sertifikasi Pemandu Ekowisata Nusantara 4 Februari 2026
  • Dukung Keberlanjutan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim 3 Februari 2026
  • Kolaborasi Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat Daya Saing Kopi Liberika Lokal 3 Februari 2026
  • Bukan Sekadar Ibadah, Umrah Mandiri Perdana di Kaltim Hadirkan Pengalaman Spiritual dan Edukasi Perjalanan 3 Februari 2026
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
 

Memuat Komentar...