Sabtu, Mei 9, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Komisi III DPRD Samarinda Berasumsi Bangunan Ilegal di Bantaran Sungai Jadi Penyebab Utama Banjir Samarinda

inspirasa.co by inspirasa.co
28 Juni 2025
in Advetorial
0
Komisi III DPRD Samarinda Berasumsi Bangunan Ilegal di Bantaran Sungai Jadi Penyebab Utama Banjir Samarinda

Deni Hakim, Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda

328
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Permasalahan banjir musiman yang kerap melanda Kota Samarinda kembali menjadi sorotan serius. Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan bahwa penyebab utamanya bukan sekadar curah hujan tinggi, melainkan keberadaan bangunan ilegal yang melanggar tata ruang, terutama di sepanjang bantaran sungai.

Pernyataan ini disampaikan Deni setelah melakukan inspeksi langsung di anak sungai wilayah Kelurahan Sido Damai pada Sabtu (28/6/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia menemukan sejumlah bangunan permanen berdiri di atas aliran sungai yang tersumbat, sebuah kondisi yang sangat mengkhawatirkan menurutnya.

Baca juga :

Parkir Liar Pelajar Disorot, DPRD Samarinda Dukung Penertiban di Jalan Wijaya Kusuma I

Gaji Guru Honorer Jauh di Bawah UMK, DPRD Samarinda Dorong Jaminan Karier dan Kesejahteraan

“Ini bukan lagi soal estetika tata kota. Ini soal keselamatan warga. Bangunan berdiri tepat di atas sungai yang seharusnya menjadi jalur aliran air. Jelas ini pelanggaran berat,” ujar Deni.

Deni menjelaskan bahwa peraturan perundang-undangan mengatur jarak sempadan sungai minimal 30 hingga 50 meter dari tepian. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan banyak pelanggaran, dengan warga membangun tanpa izin resmi. Menurutnya, bangunan liar tidak hanya merusak rencana tata kota, tetapi juga memperparah banjir karena menghambat aliran air. Ketika jalur air tersumbat, limpahan air akan mengarah ke permukiman warga.

“Air tidak salah. Yang salah kita, manusia. Kalau sungainya kita tutup, ya air pasti mencari jalan lain. Dan jalan itu adalah rumah-rumah warga,” tambahnya.

Deni mendorong Pemerintah Kota Samarinda agar mengambil sikap lebih tegas dan proaktif dalam menangani pelanggaran tersebut. Ia menyarankan pendekatan persuasif sebagai langkah awal, namun jika tidak diindahkan, penertiban harus segera dilakukan.

“Kalau sudah diberi peringatan dan tetap tidak ada itikad baik, harus ada tindakan tegas. Ini bukan soal suka atau tidak suka, tapi demi keselamatan banyak orang,” tegasnya.

Politikus Gerindra ini juga mengimbau masyarakat agar tidak bersikap individualistis dalam pembangunan. Ia mengingatkan bahwa kesalahan sebagian kecil warga bisa berdampak besar bagi ribuan orang.

“Samarinda ini kota yang rawan banjir. Kita tidak bisa main-main dengan sungai. Kalau tidak dijaga bersama, kita semua yang akan merasakan dampaknya,” pungkasnya.

(ADV/DPRDSmd/ANH)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam Sosialisasi Pemahaman 4 Pilar Diikuti Ratusan Pelajar Kota Bontang.

Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam Sosialisasi Pemahaman 4 Pilar Diikuti Ratusan Pelajar Kota Bontang

Tepati Janji Aspirasi, Baharuddin Demmu Bantu UMKM Tumbuh di Muara Jawa Ulu

Tepati Janji Aspirasi, Baharuddin Demmu Bantu UMKM Tumbuh di Muara Jawa Ulu

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Sukses Tingkatkan TPP, Tunjangan Kompetitif, Guru dari Berbagai Daerah Berebut Kursi di Bontang

19 April 2026
Foto: Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (ist)

Pandangan Umum Fraksi Demokrat Ditanggapi Pemerintah, Peningkatan PAD jadi Sorotan Utama

24 Juni 2024

West Java to review Meykardah project amid alleged bribery case

7 Desember 2020
Rumah terbakar di Loktuan

Disdamkartan Mendata 6 Rumah Terbakar di Loktuan, Kerugian Ditaksir Rp1,9 Miliar Lebih

8 Juli 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • FH Unmul dan BRWA Jalin Kerjasama Untuk Mendorong Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat 8 Mei 2026
  • Bontang Jadi Pionir, Program “Smart Tani Goes to School” Resmi Diluncurkan 8 Mei 2026
  • Perangi Narkoba, Pemkot Bontang Perketat Pengawasan di Titik Rawan 8 Mei 2026
  • Tinjau Tanjung Laut Indah, Neni Tegaskan Data Warga Rentan Tak Boleh Sekadar Formalitas 8 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Memuat Komentar...