Rabu, September 23, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

KPK RI Observasi Kota Anti Korupsi di Bontang, Ingatkan Hati-hati Praktik Korupsi

inspirasa.co by inspirasa.co
7 Agustus 2024
in Daerah
0
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, melakukan observasi percontohan kota anti korupsi di Kota Bontang, pada Rabu (7/8/2024).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, melakukan observasi percontohan kota anti korupsi di Kota Bontang, pada Rabu (7/8/2024).

365
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, melakukan observasi percontohan kota anti korupsi di Kota Bontang, pada Rabu (7/8/2024).

Observasi itu dihadiri oleh Plh Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Friesmount Wongso.

Baca juga :

Pupuk Kaltim Dorong Potensi Industri Kopi Bontang Tumbuh Berdaya Saing

Imbas Kabut Asap, Neni Minta Pemprov Kaltim Agar SMA-SMK di Bontang Bisa Ikut Belajar Daring

Friesmount Wongso, di hadapan wali kota Bontang Basri Rase dan kepala OPD Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyampaikan, terkait bahaya tindak pidana korupsi.

Tindak pidana korupsi melibatkan kepala daerah hingga kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bahkan dapat menyeret para anggota keluarganya.

“Tindak kasus pidana korupsi terjadi karena ada kemauan dan tekanan hingga kebiasaan,” Jelasnya.

KPK mencatat, ada 167 kepala daerah Kota dan Kabupaten yang menjadi tersangka kasus tindak pidana korupsi.

Ada beragam modus tindak pidana korupsi yang dilakukan. Seperti intervensi penggunaan anggaran, campur tangan dalam pengadaan barang dan jasa maupun hal infrastruktur.

Selain itu, ada kepentingan manajemen ASN, soal rekrutmen, mutasi, rotasi, dan promosi, adanya pemerasan penyuapan, gratifikasi.

“Sering kali terjadi saat ingin mendapat jabatan dilingkungan pemerintahan,” Jelasnya.

“Makanya ini sebuah komitmen kota untuk tidak melanggengkan praktik korupsi,” Sambungnya.

Maka itu diharapkan, penilaian Bontang sebagai percontohan daerah anti korupsi, tidak lah mudah.

Predikat kota anti korupsi bisa dicabut saat didapati ada kasus korupsi terjadi 3 tahun kebelakang.

Setidaknya, ada 6 komponen penilaian:

1. Tata Kelola Pemerintah Daerah.

2. Peningkatan Kualitas Pengawasan.

3. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

4. Peningkatan Budaya Kerja Antikorupsi.

5. Peningkatan Peran Serta Masyarakat,

6. Kearifan Lokal.

Pada kesempatan observasi tersebut, KPK RI sambangi kantor Dinas Penananman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), kantor Disdukcapil Bontang, dan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Pasar Taman Rawa Indah.

Pewarta: Aris

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) rekomendasi (B.KWK) untuk pasangan Neni Moerniaeni dan Agus Haris melaju di Pilkada Bontang 2024.

Neni Moerniaeni-Agus Haris Resmi Terima SK DPP Golkar Maju Pilkada Bontang 2024

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam

Ketua DPRD Bontang Desak Kutim Turun Langsung ke Kampung Sidrap Mendengarkan Aspirasi Warga

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Bupati Kukar Resmikan Posyandu Cempaka di Desa Teluk Dalam, Tenggarong Seberang

14 April 2025
DPRD Kutim Apresiasi Program Operasi Pasar Murah Pemkab

DPRD Kutim Apresiasi Program Operasi Pasar Murah Pemkab

4 Desember 2023
Foto: Mahkamah Konstitusi

MK Putuskan Pemilu Nasional dan Daerah Berjarak Mulai 2029, Ini Penjelasannya

26 Juni 2025
CAPT: Wawali Agus Haris resmi membuka Gunsar Cup I. (Foto: Protokopim)

Gunsar Cup I Resmi Bergulir, Wawali Ajak Pemuda Bontang Jaga Persatuan Lewat Olahraga

8 Agustus 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional 19 September 2026
  • Pupuk Kaltim Dorong Potensi Industri Kopi Bontang Tumbuh Berdaya Saing 19 September 2026
  • KIKA: Hentikan Militerisasi Ruang Sipil, Jangan Jadikan Barak Militer Sebagai Instrumen Penghukuman Atas Ekspresi Demokratis 18 September 2026
  • Imbas Kabut Asap, Neni Minta Pemprov Kaltim Agar SMA-SMK di Bontang Bisa Ikut Belajar Daring 18 September 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...