Rabu, November 4, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Momentum Hardiknas 2024, Neni Moerniaeni: Pemerintah Harus Jamin Kesejahteraan Tenaga Pendidik Sebagai Garda Terdepan Mencerdaskan Anak Bangsa

inspirasa.co by inspirasa.co
3 Mei 2024
in Daerah
0
Foto istimewa: dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG

Foto istimewa: dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG

7.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Neni Moerniaeni, Wali Kota Bontang periode 2016-2021

Tanggal 2 Mei selalu diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Momentum tahunan ini mestinya bisa menjadi refleksi dalam melihat kondisi pendidikan Indonesia terkini, utamanya di Kota Bontang.

Baca juga :

Kemeriahan Turnamen Minisoccer Galanita Ibu-Ibu Bontang Awali Rangkaian HUT ke-62 Partai Golkar

DPRD Kukar Sidak Turap Taman Musik yang Longsor, Minta Perbaikan Menyeluruh Segera Dilakukan

Neni Moerniaeni menegaskan, pendidikan menjadi salah satu kunci dalam membawa berbagai kemajuan untuk Bontang.

Dengan pendidikan yang baik dan berkualitas, seseorang dapat mendorong potensi terbaik dirinya, dan menyibak berbagai hal yang dulunya tak terpikirkan.

Korelasi antara pendidikan baik dan berkualitas dengan kemajuan suatu bangsa pun sudah terbukti. Semua negara maju di dunia bisa sampai di titik penting ini karena mereka melakulan investasi besar, panjang, dan serius di pendidikan.

Namun dalam mendorong pendidikan baik, berkualitas, dan mudah diakses bagi semua, tak bisa dikerjakan satu pihak.

Ini membutuhkan kolaborasi apik berbagai pihak mulai pemerintah, lembaga pendidikan, pendidik, anak didik dan masyarakat.

Tapi dalam menyatukan berbagai pihak ini, pemerintah punya peran sentral sebab ia merupakan regulator dan pemegang anggaran. Maka dibutuhkan keberpihakan yang jelas dari pemerintah terhadap dunia pendidikan

20 Persen dari APBD Dialokasikan untuk Pendidikan

Sebetulnya keinginan untuk memajukan pendidikan Bontang sudah mulai terlihat, misalnya dari keberadaan UU yang mengamanatkan 20 persen dari APBD dialokasikan untuk pendidikan.

“Namun sayangnya, komitmen tersebut belum terkelola secara maksimal,” Tegas Neni Moerniaeni.

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mesti dimulai dengan meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Tenaga pendidik yang berkualitas niscaya membawa anak-anak didik jadi tercerahkan juga.

Oleh sebab itu, untuk mendorong peningkatan mutu tenaga pendidik. Mestinya pemerintah memberikan akses beasiswa bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Mulai gelar sarjana (S-1), magister (S-2), bahkan kalau perlu hingga jenjang doktoral (S-3),” Jelas Neni Moerniaeni.

Kesejahteraan tenaga pendidik pun harus menjadi perhatian. Sebab tenaga pendidik berada di garda terdepan dalam mencerdaskan anak-anak bangsa, maka harus ada jaminan kesejahteraan bagi mereka.

Hal yang tak kalah penting, harus diakui bahwa masih banyak keluarga yang mengalami kesulitan finansial semenara pendidikan tidak murah. Ini kemudian membuat anak-anak mereka kesulitan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Pemerintah Harus Bisa Menyelenggarakan Pendidikan Murah dan Mudah Diakses

Oleh sebab itu, pemerintah harus bisa menyelenggarakan pendidikan murah dan mudah diakses bagi semua. Seperti menyediakan pendidikan gratis; subsidi perlengkapan sekolah termasuk baju, tas, buku, dan sepatu; penyediaan trasportasi sekolah hingga beasiswa.

Untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan mudah diakses bagi semua ini, dibutuhkan koordinasi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan daerah agar biaya operasional sekolah ditingkatkan. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri.

Setelah pemenuhan pendidikan dasar (SD-SMA), pemerintah juga mesti memastikan mereka yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bisa memperoleh beasiswa. Ini penting demi meningkatkan kualitas SDM Bontang di masa depan.

Dan tak kalah penting, pemerintah mesti bisa memastikan sarana dan prasarana di sekolah berkualitas dan harus ditingkatkan.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: DPRD Kutim dan buruh menandatangani kesepahaman. (Dok. Pribadi)

Disambut Pemkab dan DPRD Kutim, Ratusan Buruh Serikat Orasi lewat Momentum May Day

Anggaran Pilkada 2024 untuk KPU dan Bawaslu Daerah, Mencapai Rp 27 Triliun

Anggaran Pilkada 2024 untuk KPU dan Bawaslu Daerah, Mencapai Rp 27 Triliun

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Sosoknya yang Eksentrik Namun Bersahaja Ini, Niat Maju Jadi Wakil Rakyat ‘Legislatif’ Bontang, Mbh Suro: Saya Gemas Ingin Perubahan

Sosoknya yang Eksentrik Namun Bersahaja Ini, Niat Maju Jadi Wakil Rakyat ‘Legislatif’ Bontang, Mbh Suro: Saya Gemas Ingin Perubahan

11 Januari 2023
Foto: Neni Moerniaeni dan Agus Haris Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang terpilih periode 2025-2030.

Usai Dilantik Neni-Agus Kebut Program Tuntas 100 Hari Kerja, Neni: Tidak Hanya Janji, Harus Ada Aksi Nyata

22 Februari 2025
Foto: Tim Ahli Percepatan Pembangunan Daerah (TAPPD) Bontang di dalam rapat penurunan angka stunting bersama Bapperida Bontang 24 September.

Dugaan Pelanggaran Netralitas 2 Anggota TAPPD Bontang Jadi Simpatisan Paslon Petahana Basri-Chusnul

4 November 2024

Penguatan Kapasitas Pengawas Pemilu Jelang PSU Pilkada di Kecamatan Kota Bangun Kutai Kartanegara

14 April 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Kemeriahan Turnamen Minisoccer Galanita Ibu-Ibu Bontang Awali Rangkaian HUT ke-62 Partai Golkar 4 November 2026
  • DPRD Kukar Sidak Turap Taman Musik yang Longsor, Minta Perbaikan Menyeluruh Segera Dilakukan 4 November 2026
  • Bareskrim Polri Tetapkan 3 Perwira Tinggi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden 3 November 2026
  • DPRD Kukar Dukung Pengembangan Destinasi Wisata, Evaluasi Pengelolaan Pantai Tanah Merah 3 November 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Memuat Komentar...