Inspirasa.co – Pemerintah Kota Bontang merespons cepat kebijakan pemerintah pusat yang memangkas jumlah peserta BPJS kesehatan tanggungan negara.
Tak ingin akses kesehatan warga terganggu, Pemkot Bontang memutuskan untuk mengambil alih pembiayaan warga yang tercoret tersebut melalui APBD.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan komitmennya untuk menjamin layanan kesehatan gratis bagi warga Kota Taman.
“Begitu ada yang dicoret dari pusat, langsung kita ambil alih. Prinsipnya, jangan sampai masyarakat tidak bisa berobat,” tegas Neni.
Tahun ini, Pemkot menambah kuota bagi 2.753 peserta BPJS yang sepenuhnya dibiayai daerah. Bahkan, Neni memberikan instruksi khusus agar prosedur pelayanan dipermudah.
Cukup bermodalkan KTP Bontang, warga dipastikan mendapat layanan di fasilitas kesehatan pemerintah. (Ima)

















Discussion about this post