Jumat, Juli 24, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Waspada Penularan Campak Kemenkes Imbau Masyarakat Tak Sembarangan Menyentuh Bayi

inspirasa.co by inspirasa.co
10 Maret 2026
in Health, Nasional
0
Foto ilustrasi penyakit Campak

Foto ilustrasi penyakit Campak

686
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Waspada penularan campak, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberi peringatan pada masyarakat agar tidak sembarangan menyentuh bayi dan balita saat berkumpul, terutama pada momen silaturahmi seperti Lebaran.

Kemenkes menilai kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko penularan campak yang sangat mudah menular.

Baca juga :

DPRD Bontang Ungkap Alasan Kuota PBI BPJS Dikurangi, Ditentukan Berdasarkan Data Kemiskinan BPS

DPRD Bontang Pastikan Sistem Rujukan Pasien Kini Lebih Fleksibel, Tak Lagi Harus Berjenjang

Hal ini dikatakan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, dalam konferensi pers yang digelar daring pada Jumat (6/3/2026), bahwa kebiasaan menyentuh bayi saat berkumpul dengan keluarga sebaiknya dikurangi.

“Sebaiknya memang dikurangi atau bahkan dihindari karena risiko penularan (campak) tinggi,” kata Andi Saguni.

“Apabila ada anak demam dan bergejala seperti ruam, segera ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan termasuk pemeriksaannya,” sambung Andi Saguni.

Penderita campak wajib menjalani isolasi mandiri serta membatasi aktivitas di luar rumah hingga dinyatakan benar-benar sembuh. Hal ini dilakukan demi melindungi orang lain dari risiko penularan penyakit yang sangat cepat menyebar tersebut.

Ia juga mengungkapkan bahwa tingkat penularan campak tergolong sangat tinggi. Bahkan, satu orang penderita dapat menularkan virus campak kepada 12 hingga 18 orang lainnya jika tidak dilakukan pencegahan dengan baik.

“Tingkat penularan campak sangat tinggi. Dari satu orang penderita bisa menularkan kepada 12 sampai 18 orang,” ungkapnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto hasil tangkapan layar video warga buaya 3 meter dievakuasi petugas Disdamkartan Bontang di BSD

Disdamkartan Bontang Evakuasi Buaya 3 Meter Setelah Dilumpuhkan Warga BSD dengan Setrum Listrik

Mantan Gubernur Kaltim Isran Noor usai dimintai keterangan sebagai saksi dugaan korupsi DBON senilai Rp100 miliar dalam sidang lanjutan yang digelar Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri Samarinda, Selasa (10/3/2026).

Kesaksian Isran Noor di Sidang DBON, Bantah Ikut Campur Anggaran: Saya Hanya Jalankan Perpres

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Tim Rescue Damkar Bontang Evakuasi Monyet Liar di BTN KCY yang Kerap Resahkan Warga

Tim Rescue Damkar Bontang Evakuasi Monyet Liar di BTN KCY yang Kerap Resahkan Warga

30 Juli 2023
Foto: Wakil Ketua DPRD Kutai Timur, Arfan. (int)

Angka Stunting Menurun, DPRD Kutim Minta Sosialisasi Kesehatan Tetap Digalakkan

21 Mei 2024
Usai 7 Jam Menikah, Pengantin Pria Dibunuh Mantan Suami Sang Istri

Usai 7 Jam Menikah, Pengantin Pria Dibunuh Mantan Suami Sang Istri

2 April 2023
Foto: Anggota DPRD Kutai Timur, Agusriansya Ridwan. (ist)

Dua Program MYC di Kutim Belum Rampung, Dewan Minta Pemerintah Tetap Wujudkan Kebutuhan Masyarakat

17 Mei 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Perkuat Barisan PSI Bontang, Anggota DPD RI Yulianus Henock Siap Pasang Badan Dongkrak Elektoral 22 Juli 2026
  • PSI Bontang Kejar Target 7.000 KTA Lolos Verifikasi 2027, Pastikan Struktur Rampung hingga Tingkat RT 21 Juli 2026
  • Persaingan Sengit 64 Pasangan Kejuaraan Domino PSI Bontang, Duet Orado Naik Podium Utama 20 Juli 2026
  • Geliat Politik PSI Bontang Lewat Turnamen Domino Gratis: Jaring Ribuan Kader, Target Kuasai 4 Kursi Parlemen 19 Juli 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Memuat Komentar...