Inspirasa.co – Kawasan pesisir di Kota Bontang menjadi perhatian khusus pemerintah dalam penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Tahun 2026.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menyebut Bontang Lestari menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih karena masih ditemukan persoalan sosial seperti anak putus sekolah, stunting, dan pengangguran.
“Kalau berdasarkan data di sana masih ada anak putus sekolah, stunting, termasuk pengangguran,” ujarnya. Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, seluruh kawasan pesisir harus menjadi titik fokus pemerintah dalam menyelesaikan persoalan pendidikan dan kesejahteraan masyaraka
Ia menilai pendekatan pendidikan dan kesehatan menjadi langkah utama untuk mengatasi persoalan tersebut, terutama yang berkaitan dengan stunting dan kualitas sumber daya manusia.
“Sentuhan pendidikan harus dibawa ke sana. Kesehatan juga penting karena berkaitan dengan stunting,” katanya
Selain itu, pendekatan keagamaan juga dinilai penting dalam mencegah pernikahan dini dan membangun kesadaran masyarakat mengenai kualitas keluarga.
Pemerintah, lanjutnya, telah menggandeng para mubaligh dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk ikut menyampaikan edukasi kepada masyaraka
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti rendahnya tingkat literasi masyarakat Indonesia berdasarkan survei UNESCO.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alarm penting bagi bangsa Indonesia agar lebih serius meningkatkan budaya membaca dan kemampuan memahami informas
“Literasi sangat penting karena berkaitan dengan kualitas manusia,” tuturnya. (Ima)















