Inspirasa.co – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menekankan bahwa guru adalah pilar utama dalam pembentukan karakter generasi bangsa. Hal ini disampaikannya dalam acara Halalbihalal PGRI Kota Bontang di Auditorium 3 Dimensi, Rabu (15/4/2025).
Dalam sambutannya, Neni mengingatkan bahwa guru merupakan sosok yang “digugu dan ditiru”. Oleh karena itu, beban tanggung jawab terhadap masa depan anak didik ada di pundak mereka.
“Nilai seorang guru diukur dari kontribusi yang diberikan, bukan dari apa yang diterima,” ungkapnya.
Guna menunjang kualitas pengajaran, Neni mendorong seluruh tenaga pendidik di Bontang minimal memiliki kualifikasi pendidikan S1. Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Bontang telah menyiapkan skema bantuan pendidikan berupa pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT).
“Kami sudah mengalokasikan anggaran agar para guru dapat terus meningkatkan kompetensinya,” tegas Neni.
Meski mengakui adanya tantangan seperti kekurangan tenaga pengajar dan keterbatasan anggaran akibat regulasi pusat, Neni menjamin pendidikan tetap menjadi prioritas.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PGRI Bontang, Saparudin, mengajak para guru untuk menjaga semangat kebersamaan dan konsisten meningkatkan mutu pendidikan pasca-Ramadan. (Ima)
















Discussion about this post