Minggu, Juni 7, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Sisa 39 Desa, Pemprov Kaltim Kebut Listrik dan Internet Masuk Pelosok

inspirasa.co by inspirasa.co
7 Juni 2026
in Daerah
0
Foto ilustrasi dihasilkan AI

Foto ilustrasi dihasilkan AI

301
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Program “Gratispol” yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) hampir menuntaskan target penyediaan internet gratis di seluruh desa.

Namun, di tengah capaian tersebut, tantangan baru muncul. Puluhan desa di wilayah Kaltim rupanya belum menikmati akses listrik, sehingga pemasangan jaringan internet sempat terhambat.

Baca juga :

Tekan Stunting di Bontang, Lintas OPD Bakal Keroyok Intervensi Data 14 Hari Hingga Sistem Zonasi Kader

Agus Haris Siap Temui Warga yang Menolak Bawa Balita Operasi Timbang Serentak ke Posyandu

Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim hingga akhir 2025, sebanyak 802 dari total 841 desa di Kaltim telah terhubung dengan layanan internet. Artinya, tersisa 39 desa yang menjadi target penyelesaian pada tahun 2026.

Peta Capaian Jaringan Internet Desa

Sejauh ini, penetrasi program Gratispol telah menjangkau mayoritas wilayah di Kaltim:

1. Kabupaten Mahakam Ulu: 100% tuntas (seluruh 50 desa telah terlayani).
2. Kabupaten Penajam Paser Utara: 100% tuntas (seluruh desa telah terlayani).
3. Kabupaten Kutai Kartanegara: 188 desa telah memiliki akses.
4. Kabupaten Kutai Barat: 167 desa telah menjangkau internet.
5. Kabupaten Paser: 131 desa telah terhubung.
6. Kabupaten Kutai Timur: 136 dari 139 desa telah terhubung.
7. Kabupaten Berau: Hanya tersisa sedikit wilayah yang belum terjamah.

Adapun sisa 39 desa yang belum terhubung internet tersebar di lima kabupaten, yaitu: Kutai Barat (23 desa), Paser (8 desa), Kutai Kartanegara (5 desa), Kutai Timur (2 desa), dan Berau (1 desa).

Listrik Belum Masuk, Internet Terhambat

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa kendala utama dalam penyediaan internet di sisa desa tersebut adalah belum adanya pasokan listrik.
“Kalau listrik tidak ada, bagaimana caranya memasang internet? Karena itu, penyelesaiannya harus berjalan beriringan,” ujar Faisal.

Untuk menuntaskan target internet gratis ini, Pemprov Kaltim telah menyiapkan anggaran sekitar Rp5 miliar melalui APBD Perubahan untuk melanjutkan pemasangan jaringan di desa-desa yang masih blank spot.

Di sisi lain, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Bambang Arwanto, mengamini bahwa tantangan terbesar saat ini bergeser ke penyediaan energi, khususnya bagi desa-desa di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

Strategi Elektrifikasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Menurut Bambang, saat Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mulai menjabat, terdapat 110 desa yang belum menikmati layanan listrik. Melalui program listrik desa dan pra-PLN, jumlah tersebut berhasil ditekan secara bertahap.

“Setelah dilakukan intervensi melalui program listrik desa dan pra-PLN, sebanyak 38 desa berhasil mendapatkan akses listrik, sehingga tersisa 72 desa,” kata Bambang saat dihubungi melalui telepon.

Meski demikian, upaya percepatan elektrifikasi ini sempat menghadapi kendala akibat penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) yang berdampak pada kapasitas fiskal daerah. Guna menyiasati keterbatasan anggaran, Pemprov Kaltim bergerak cepat menjalin koordinasi dengan Kementerian ESDM.

“Tahun ini ada 27 desa lagi yang akan diintervensi melalui program listrik desa dari pemerintah pusat,” terangnya.

Jika program bentukan pusat ini berjalan sesuai target, jumlah desa yang belum berlistrik di Kaltim diperkirakan akan berkurang signifikan menjadi 45 desa pada akhir tahun 2026.

Tantangan Geografis Wilayah 3T

Sebagian besar desa yang belum menikmati listrik berada di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), terutama di Kabupaten Mahakam Ulu, Kutai Barat, Kutai Timur, Berau, dan sebagian wilayah Paser.

Kondisi geografis yang ekstrem menjadi hambatan utama. Banyak desa berada di kawasan terisolasi dan belum memiliki akses jalan yang memadai, sehingga jaringan PLN belum dapat masuk secara optimal.

Sebagai solusi jangka pendek, Pemprov Kaltim telah menyalurkan berbagai program pra-PLN. Salah satunya adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal serta bantuan pembangkit mandiri bagi masyarakat.

Pemprov Kaltim berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat terus mengalir secara berkelanjutan. Dengan begitu, pemerataan akses listrik dan internet di seluruh pelosok Kaltim dapat terwujud sepenuhnya dalam beberapa tahun ke depan.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

BMKG Laporkan Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Berau

BMKG Laporkan Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Berau

15 September 2024
Foto: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni secara langsung memeriksa kesehatan siswa SDN 009 Bontang Utara, di kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan imunisasi anak sekolah, Rabu (13/8/2025) pagi.

Pemeriksaan Kesehatan Siswa, Neni Tekankan Lingkungan Sekolah Harus Sehat dan Aman

13 Agustus 2025
Foto: Musyawarah Daerah (Musda) ke-9 Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Bontang, resmi di buka Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, Sabtu (30/8/2025) pagi, di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang.

Wawali Agus Haris Sebut KKSS Mitra Penting Pembangunan Bontang Merawat Keberagaman Suku dan Budaya

30 Agustus 2025
Jokowi Sentil Pejabat yang Suka Liburan ke Luar Negeri dan Pamer Foto di Medsos

Jokowi Sentil Pejabat yang Suka Liburan ke Luar Negeri dan Pamer Foto di Medsos

30 September 2022

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Sisa 39 Desa, Pemprov Kaltim Kebut Listrik dan Internet Masuk Pelosok 7 Juni 2026
  • Korban ke-53 di Lubang Tambang Kaltim, JATAM Desak Investigasi Total PT ECI 7 Juni 2026
  • Rita Widyasari Prihatin, Rekening dan Aset Pihak Lain Ikut Terseret Kasusnya 6 Juni 2026
  • Mantan Bupati Kukar Rita Widyasari Buka Suara Soal Sumber Kekayaannya 6 Juni 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...