Sabtu, September 19, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Lingkungan

Walhi Desak DLH Bontang Usut Dugaan Dampak Lingkungan Pada Insiden Ledakan di Pabrik Kaltim 5

inspirasa.co by inspirasa.co
25 Juli 2022
in Daerah, Health, Lingkungan, News
0
Walhi Desak DLH Bontang Usut Dugaan Dampak Lingkungan Pada Insiden Ledakan di Pabrik Kaltim 5

Foto istimewa lingkungan pabrik PT Pupuk Kaltim diabadikan dari udara.

611
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – PT Pupuk Kalimantan Timur melalui keterangan tertulisnya menyatakan tak ada gas beracun yang terlepas ke udara dari insiden meledaknya Pabrik 5 PT Pupuk Kalimantan Timur yang terjadi pada Sabtu 23 Juli 2022.

Meski pihak perusahaan menyatakan aman dari gas beracun, namun hingga saat ini belum ada hasil indikator yang memastikan lingkungan sekitar memang benar-benar aman dari polusi berbahaya yang ditimbulkan bagi masyarakat.

Baca juga :

Imbas Kabut Asap, Neni Minta Pemprov Kaltim Agar SMA-SMK di Bontang Bisa Ikut Belajar Daring

Mediasi Tertutup Jurnalis Dilarang Masuk: Rekaman Video Ungkap PLN Bontang Janji Ganti Rugi Kompensasi Pemadaman

Menanggapi itu, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Timur, Yohana Tiko, mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang untuk serius melakukan investigasi atau pengecekan dugaan dampak lingkungan dari insiden tersebut.

“Jika pihak perusahaan mengatakan tak ada gas beracun yang terlepas ke udara, maka kita mendesak DLH Kota Bontang untuk melakukan pengecekan secara transparan. Meminta DLH terbuka melakukan pengecekan dengan alat apa dan indikatornya apa saja. Selain itu hasil akhir dibuka secara transparan ke masyarakat,” tegasnya dihubungi media ini Senin (25/7/2022).

Selain itu, Walhi meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang untuk memberikan sanksi kepada perusahaan jika terbukti ada gas beracun yang tersebar di udara.

“Jika terbukti ada gas beracun, maka DLH harus memberikan sanksi kepada perusahaan, misalnya memberikan sanksi administratif, karena dia telah melakukan kelalaian. Selain itu mendesak perusahaan untuk melakukan pemulihan dari gas beracun yang tersebar di udara maupun yang ada di tanah,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Timur ini juga meminta perusahaan untuk memastikan kesehatan masyarakat yang terdampak, jika terbukti ada gas beracun yang tersebar.

“Jika terbukti, perusahaan harus melakukan pengecekan kesehatan secara gratis kepada masyarakat. Minimal melakukan Medical check up rutin 2 minggu sekali dalam sebulan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu PT Pupuk Kaltim memberikan keterangan tertulis lewat rilis yang diterima redaksi, pada Minggu 25 Juli 2022. Dalam keterangan tertulisnya PT Pupuk Kaltim menyebut, Pada Sabtu 23 Juli 2022, Pabrik 5 PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) sempat mengalami over-firing dan terjadi shutdown pada dini hari.

Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban dan dapat dipastikan tidak ada gas beracun yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut. Meskipun operasional di pabrik tersebut dihentikan sementara, namun kondisi pabrik 5 PKT saat ini terpantau kondusif dan proses investigasi akan penyebab kejadian tengah dilakukan.

Teguh Ismartono, SVP Sekretaris Perusahaan PKT mengungkapkan, “Operasional di seluruh pabrik PKT senantiasa dikontrol selama 24 jam melalui central control room sehingga saat terjadi malfungsi di salah satu pabrik, dapat ternotifikasi secara real time oleh tim, yang kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan shut down operasional pabrik. Meskipun sempat terjadi over-firing saat dilakukan proses restart, dapat kami konfirmasi bahwa proses penanganan sesuai prosedur K3 (Keselamatan & Kesehatan Kerja) telah dilakukan secara sigap dan tidak ada korban serta gas beracun yang ditimbulkan dari kejadian tersebut.”

Saat ini, proses investigasi mendalam tengah dilakukan dan jika ditemukan kerusakan akan segera ditangani. Namun dapat dipastikan bahwa operasional Pabrik 5 tidak terkendala dan produksi urea di Pabrik 5 dapat tetap berjalan normal dengan menggunakan pasokan amoniak dari pabrik lain. PKT juga memastikan bahwa kejadian tersebut tidak akan mengganggu suplai pupuk ke wilayah-wilayah yang telah menjadi tanggung jawab perusahaan. (Ars).

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Bangun Rumah Menteri di IKN, Pemerintah Buka Tender Proyek Senilai Rp 6,2 Triliun

Bangun Rumah Menteri di IKN, Pemerintah Buka Tender Proyek Senilai Rp 6,2 Triliun

Tim Futsal PKT FC Raih Juara I Turnamen Gapura Cup 3 2022

Tim Futsal PKT FC Raih Juara I Turnamen Gapura Cup 3 2022

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto: Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi

Iswandi Kritik Ketidakhadiran Kepala Disporapar dan Minimnya Alokasi Anggaran Pariwisata

10 Maret 2025
Sempitnya Akses dan Padatnya Warga Sempat Menyulitkan Petugas Damkar Memadamkan Api

Sempitnya Akses dan Padatnya Warga Sempat Menyulitkan Petugas Damkar Memadamkan Api

27 Februari 2022
Foto: Rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2025, di DPRD Bontang bersama Pemkot Bontang. Selasa (5/11/2024).

Bahas Prioritas Anggaran Program Kebutuhan Masyarakat Kepala OPD Berulangkali Absen Rapat di DPRD

6 November 2024
Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Ingatkan Bahaya Narkoba Saat Sosper di Berau

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid Ingatkan Bahaya Narkoba Saat Sosper di Berau

31 Oktober 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • KIKA: Hentikan Militerisasi Ruang Sipil, Jangan Jadikan Barak Militer Sebagai Instrumen Penghukuman Atas Ekspresi Demokratis 18 September 2026
  • Imbas Kabut Asap, Neni Minta Pemprov Kaltim Agar SMA-SMK di Bontang Bisa Ikut Belajar Daring 18 September 2026
  • Mediasi Tertutup Jurnalis Dilarang Masuk: Rekaman Video Ungkap PLN Bontang Janji Ganti Rugi Kompensasi Pemadaman 17 September 2026
  • Mediasi Tertutup PLN Bontang: Kompensasi Disepakati, Jika Ingkar Massa Ultimatum Duduki Kantor PLN Bontang 17 September 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...