Selasa, Juli 21, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Bontang Perjuangkan 164 Hektar Wilayah Sidrap Fokus di 7 RT, Mediasi Justru Melebar

inspirasa.co by inspirasa.co
11 Agustus 2025
in Daerah
0
CAPT: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni usai mediasi tapal batas Kampung Sidrap saat diwawancara awak media. Senin (11/8/2025).

CAPT: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni usai mediasi tapal batas Kampung Sidrap saat diwawancara awak media. Senin (11/8/2025).

1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengaku kurang puas dengan hasil peninjauan lapangan tapal batas Kampung Sidrap. Senin (11/8/2025).

Persoalan ini, kata dia, sejatinya hanya berfokus di 7 RT Kampung Sidrap, namun ketika mediasi, justru melebar ke wilayah lain di Kecamatan Teluk Pandan, Kutim.

Baca juga :

PSI Bontang Kejar Target 7.000 KTA Lolos Verifikasi 2027, Pastikan Struktur Rampung hingga Tingkat RT

Persaingan Sengit 64 Pasangan Kejuaraan Domino PSI Bontang, Duet Orado Naik Podium Utama

Wali Kota Neni menjelaskan, yang pihaknya perjuangkan saat ini hanya wilayah 7 RT di Kampung Sidrap, RT 19 hingga RT 24, dengan luasan 164 hektar.

Wilayah itu diperjuangkan, lantaran sebelumnya pun merupakan wilayah Bontang. Namun, usai terbitnya Permendagri tahun 2005, tiba-tiba jadi wilayah Kutim.

Hal ini kemudian membuat Pemkot Bontang tak bisa melayani secara maksimal warganya yang bermukim di sana.

“Kita tidak bicara Teluk Pandan, tapi Sidrap 7 RT. Yang tadi wakil-wakil itu (perwakilan yang berbicara depan Gubernur), kepala dusun Teluk Pandan, apa yang bukan masuk yang kita inginkan. Martadinata, kan, luas. Yang kami inginkan hanya 164 hektar yang ada di 7 RT (Kampung Sidrap),” kata Wali Kota Neni usai mengikuti peninjauan lapangan.

Wali Kota Neni bilang, Pemkot tak bisa melayani warganya di Kampung Sidrap sebab kebijakan harus berdasarkan geospasial.

Pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan bisa diberikan, tapi sangat terbatas. Sementara dari Kutim pun perhatian masih sangat minim. Inilah yang menjadi dasar Pemkot membawa persoalan tapal batas ke MK, agar warga terlayani secara maksimal.

“Yang kami perjuangkan ini yang paling dekat, di depan mata. Kasihan kalau mereka tidak diperjuangkan. Dibandingkan luas wilayah Kutim yang lebih dari tiga juta hektare, kami hanya minta 164 hektare saja,” tandasnya.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah, tetap mengambil sikap untuk tidak melepaskan Kampung Sidrap masuk wilayah Bontang.

“Ibu wali kota bermohon, bupati Kutai Timur menolak. Itu yang saya sepakati,” tegasnya.

Ardiansyah mengaku Pemkab Kutim wajib menjalankan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kepada masyarakat, khususnya untuk Desa Martadinata, terkhusus lagi Dusun Sidrap.

Sebagai informasi, dalam peninjuan lapangan di Desa Martadinata, Gubernur Kaltim turut didampingi kepala daerah dua wilayah, Bontang dan Kutim.

Perwakilan warga ikut hadir untuk dimintai keterangan, namun sebagian besar yang memberikan atau kesaksian keterangan justru datang dari mereka yang memiliki jabatan di pemerintahan– semisal kepala desa, kepala dusun atau ketua LPM Kutim.

Dari pantauan di lokasi, dari sekitar 11 warga yang dimintai keterangan, hanya ada dua perwakilan warga Kampung Sidrap yang diperkenankan bicara, yakni Ketua RT 2R Edi Setiawan dan Ketua Forum 7 RT Kampung Sidrap, Yohanes.

Sisanya justru datang dari daerah lain di Kecamatan Teluk Pandan, dan yang berbicara justru pejabatanya– kepala desa. Padahal objek sengketa hanya wilayah 7 RT Kampung Sidrap, bukan daerah lain.

Penulis: Fitri Wahyuningsih

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, menemui ratusan warga di Kampung Sidrap, saat menghadiri peninjauan lapangan di Desa Martadinata, Kutim, pada Senin (11/8/2025).

Rudy Mas'ud: Bila Berdasarkan SPM, Kampung Sidrap Layak Masuk Mana, Saya Tidak Perlu Sebut Lagi

Foto: Komisi IV DPR RI Kunjungi Bontang didampingi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Wakil Wali Kota Agus Haris, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dipusatkan di Taman Nasional Kutai (TNK). Senin (11/8/2025)

Komisi IV DPR RI: Bontang Mangrove Park Jadi Contoh Praktik Baik Pengelolaan Lingkungan

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Ketua Tim Bapaslon Neni-Agus Bentuk 1.500 Tim Satgas Pengamanan Money Politik dan Black Campaign

Ketua Tim Bapaslon Neni-Agus Bentuk 1.500 Orang Tim Satgas Pengamanan Money Politik dan Black Campaign

18 September 2024
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-IX Sekolah Tinggi Teknologi Industri Bontang (STTIB) yang berlangsung di Auditorium 3 Dimensi, Kamis (16/4/2026).

Wali Kota Bontang Hadiri Wisuda STTIB, Tekankan Integritas dan Kesiapan Global

16 April 2026
Sosok Mayat di Jalan Pattimura Diketahui Bernama Yudi Cahyono Lansia 62 Tahun, Gubuknya Pernah Terbakar dan Tercatat Penerima Rantang Kasih

Sosok Mayat di Jalan Pattimura Diketahui Bernama Yudi Cahyono Lansia 62 Tahun, Gubuknya Pernah Terbakar dan Tercatat Penerima Rantang Kasih

27 Mei 2023
Subandi Desak Mitigasi Nyata dan Larangan Pembangunan di Zona Rawan

Subandi Desak Mitigasi Nyata dan Larangan Pembangunan di Zona Rawan

22 Mei 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • PSI Bontang Kejar Target 7.000 KTA Lolos Verifikasi 2027, Pastikan Struktur Rampung hingga Tingkat RT 21 Juli 2026
  • Persaingan Sengit 64 Pasangan Kejuaraan Domino PSI Bontang, Duet Orado Naik Podium Utama 20 Juli 2026
  • Geliat Politik PSI Bontang Lewat Turnamen Domino Gratis: Jaring Ribuan Kader, Target Kuasai 4 Kursi Parlemen 19 Juli 2026
  • Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu dan JMSI Bontang Rancang MoU Strategis 15 Juli 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...