Senin, Oktober 26, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Buaya Telan Korban di Sangatta, Agus Aras Dorong Penangkaran dan Penanganan Terstruktur

inspirasa.co by inspirasa.co
2 Mei 2025
in Advetorial, DPRD KALTIM
0
Buaya Telan Korban di Sangatta, Agus Aras Dorong Penangkaran dan Penanganan Terstruktur

Foto : Agus Aras Anggota DPRD Kaltim.

345
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda – Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun bernama Fiki ditemukan meninggal dunia pada Sabtu, 26 April 2025, di Sungai Sangatta, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, setelah diduga diterkam buaya saat mandi bersama teman-temannya. Insiden memilukan ini sontak mengguncang warga Kampung Kajang dan memicu keprihatinan luas di tengah meningkatnya konflik antara manusia dan satwa liar di Kalimantan Timur.

Setelah dilaporkan hilang, Fiki akhirnya ditemukan tak bernyawa hampir 24 jam kemudian oleh tim gabungan dari Basarnas, BPBD Kutim, dan relawan. Buaya yang diduga menerkam korban berhasil ditangkap tak lama setelah penemuan jasad korban. Peristiwa ini menambah daftar panjang tragedi serupa di Kutai Timur, di mana populasi buaya kini dilaporkan makin sering masuk ke wilayah pemukiman warga.

Baca juga :

Kendaraan Berat Ancam Keselamatan Warga, Jalan Pusaka Samarinda Perlu Perlindungan

Raperda Kebakaran Samarinda Masuk Finalisasi, Pelatihan Relawan Bakal Diatur

Menanggapi kejadian tersebut, Agus Aras, anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, menyuarakan keprihatinan mendalam. Politikus dari daerah pemilihan Bontang, Kutai Timur, dan Berau ini menyoroti bahwa interaksi antara buaya dan manusia kini kian intens.

“Memang di Kutai Timur ini populasi buaya sudah luar biasa. Binatang buas ini tidak hanya berada di sungai, tapi sudah masuk ke lingkungan warga,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat lebih waspada, terutama dalam menjaga anak-anak agar tak lagi mandi di sungai.

Menurut Agus, kebiasaan mandi di sungai sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat pesisir dan pedalaman. Namun dalam konteks populasi buaya yang semakin tidak terkendali, kebiasaan tersebut perlu dikaji ulang secara serius. Ia menilai langkah reaktif tidak cukup, dan diperlukan solusi jangka panjang yang sistematis.

“Salah satunya adalah membentuk penangkaran buaya di wilayah Kutai Timur. Tidak bisa lagi kita hanya mengandalkan Teritip di Balikpapan,” kata Agus.

Lebih lanjut, ia juga mendorong pembentukan tim khusus penanganan konflik manusia-buaya yang melibatkan BPBD, BKSDA, dan relawan setempat. Tim ini diharapkan dapat bertindak cepat dalam penanganan dan evakuasi jika konflik kembali terjadi. (Adv/DPRD Kaltim)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Jembatan Mahakam I Terancam, Husni Fahruddin Usul Perda Kelola Lalu Lintas Sungai

Jembatan Mahakam I Terancam, Husni Fahruddin Usul Perda Kelola Lalu Lintas Sungai

Darlis Pattalongi Hadiri Upacara Hardiknas 2025 di Samarinda

Darlis Pattalongi Hadiri Upacara Hardiknas 2025 di Samarinda

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Jembatan Bontang Kuala Mulai Rapuh dan Berlubang, Agus Haris Minta Pemkot Segera Perbaiki

Jembatan Bontang Kuala Mulai Rapuh dan Berlubang, Agus Haris Minta Pemkot Segera Perbaiki

17 Mei 2023
Foto: Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bontang Munawwar.

DPRD Usulkan Penyederhanaan Anggaran Stunting, Pjs Wali Kota: Dukungan OPD Lain Tetap Dibutuhkan

18 November 2024
Pemerintah Resmi Tetapkan Libur Cuti Bersama Idul Adha 1443 Hijriah Ini Jadwalnya

Pemerintah Resmi Tetapkan Libur Cuti Bersama Idul Adha 1443 Hijriah Ini Jadwalnya

20 Juni 2023
Menakar Independensi Media dalam Momen Pilkada Serentak 2024

Menakar Independensi Media dalam Momen Pilkada Serentak 2024

17 November 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Disnaker Dinilai Keliru Kutip Aturan, SPK Unmul Layangkan Sanggahan Ke3 Ultimatum 7 Hari dan Ancaman Inspektorat 24 Oktober 2026
  • DPRD Kukar Dorong Hibah Lahan untuk SMK Geologi Pertambangan, BPKAD: Masih Tunggu Restu Bupati 22 Oktober 2026
  • Wujudkan Layanan Ramah Disabilitas, KPU Bontang Latih Staf Bahasa Isyarat 21 Oktober 2026
  • Kendaraan Berat Ancam Keselamatan Warga, Jalan Pusaka Samarinda Perlu Perlindungan 17 Oktober 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...