Sabtu, Oktober 10, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Dorong Pengembangan Destinasi Berbasis Budaya

inspirasa.co by inspirasa.co
3 Juli 2026
in Advetorial, DPRD Samarinda
0
DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Dorong Pengembangan Destinasi Berbasis Budaya

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto

325
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda — DPRD Kota Samarinda menilai keterbatasan anggaran masih menjadi kendala utama dalam upaya mengembangkan sektor pariwisata secara lebih kompetitif.

Kondisi tersebut dinilai membuat program pengembangan destinasi belum mampu berkembang secara optimal dan masih didominasi kegiatan rutin, sehingga belum menghasilkan objek wisata baru yang mampu meningkatkan daya tarik daerah.

Baca juga :

Deni Minta Infrastruktur Parkir Berlangganan Dipastikan Siap Sebelum Diterapkan

DPRD Samarinda Dorong Parkir Berlangganan Gunakan Sistem Digital

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto, mengatakan besarnya potensi pariwisata Kota Samarinda harus diimbangi dengan dukungan anggaran yang memadai agar pemerintah memiliki ruang untuk melakukan inovasi dalam pengembangan destinasi maupun promosi wisata.

Menurutnya, tanpa keberpihakan anggaran yang cukup, sektor pariwisata akan sulit berkembang menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berkelanjutan.

“Kalau ingin pariwisata berkembang dan memberikan kontribusi terhadap PAD, tentu harus didukung anggaran yang memadai. Selama ini program yang dijalankan masih didominasi kegiatan rutin sehingga ruang untuk menciptakan destinasi baru menjadi sangat terbatas,” ujar Rusdi, Jumat (3/7/26).

Ia menilai Samarinda memang tidak memiliki keunggulan wisata alam sebanyak sejumlah daerah lain di Kalimantan Timur. Karena itu, strategi pengembangan pariwisata harus diarahkan pada penguatan potensi lokal yang mampu menjadi identitas khas Kota Tepian.

Rusdi mengapresiasi kehadiran Teras Samarinda yang berhasil menjadi salah satu ikon wisata baru. Namun, menurutnya, keberadaan satu destinasi saja belum cukup untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dalam jangka panjang.

Pemerintah Kota, kata dia, perlu menghadirkan lebih banyak pilihan destinasi agar wisatawan memiliki alasan untuk tinggal lebih lama di Samarinda dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Jangan sampai orang datang ke Samarinda hanya mengunjungi Teras Samarinda, kemudian pulang. Kita harus menghadirkan lebih banyak destinasi agar wisatawan memiliki banyak pilihan,” katanya.

Lebih lanjut, Rusdi mendorong pengembangan pariwisata berbasis seni, budaya, dan kearifan lokal sebagai salah satu strategi memperkuat daya saing daerah. Menurutnya, potensi budaya yang dimiliki Samarinda dapat menjadi pembeda dibanding daerah lain sekaligus mengurangi ketergantungan pada wisata kuliner yang mulai menghadapi persaingan ketat.

Salah satu potensi yang dinilai layak dikembangkan lebih serius adalah Desa Budaya Pampang. Rusdi menilai kawasan tersebut memiliki nilai budaya yang kuat dan berpotensi menjadi destinasi unggulan apabila didukung pengelolaan yang lebih profesional.

Ia mencontohkan sejumlah daerah seperti Yogyakarta dan Bali yang berhasil menjadikan budaya sebagai daya tarik utama sektor pariwisata. Karena itu, pertunjukan budaya di Pampang diharapkan dapat dikembangkan dengan jadwal yang lebih fleksibel sehingga wisatawan tidak hanya bergantung pada agenda pertunjukan tertentu.

Selain pengembangan atraksi wisata, Rusdi juga meminta pemerintah memperjelas arah pengelolaan Desa Budaya Pampang, termasuk menentukan apakah pengelolaannya tetap dilakukan oleh masyarakat adat atau membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga maupun investor.

Menurutnya, kepastian model pengelolaan akan memudahkan pemerintah dalam menentukan bentuk dukungan yang diperlukan, baik berupa pembangunan infrastruktur, promosi wisata, maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Kepastian pola pengelolaan sangat penting agar pemerintah dapat menentukan dukungan yang tepat, apakah fokus pada infrastruktur, promosi, atau penguatan kapasitas masyarakat lokal,” tegasnya.

Rusdi berharap sektor pariwisata ke depan tidak hanya menjadi pelengkap pembangunan daerah, tetapi mampu tumbuh sebagai salah satu penggerak ekonomi baru melalui pengembangan destinasi yang inovatif, berbasis budaya lokal, serta didukung kebijakan dan anggaran yang lebih proporsional.(adv)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto istimewa Tokoh agama Kristen Kubar Pdt. Yohanes Traksin.

Jelang Kedatangan UAS di Kubar, Tokoh Agama Kristen Serukan Pesan Damai Rawat Kerukunan

Syafruddin Pernyata (Penulis, sastrawan, mantan jurnalis dan birokrat di Samarinda)

Ketika Prioritas Bergeser

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Mahkamah Konstitusi melaksanakan Sidang Perkara Tapal Batas Wilayah Bontang-Kutim, Rabu (10/7/2024.

MK Tunda Sidang Perkara Tapal Batas Wilayah Bontang-Kutim Kembali Dibuka 18 Juli 2024

10 Juli 2024
KPU Kukar Siap Terima Hasil Rapat Permusyawaratan Hakim MK

KPU Kukar Siap Terima Hasil Rapat Permusyawaratan Hakim MK

29 Januari 2025
Foto Dok BPBD Bontang: BPBD dan PMI mengevakuasi penemuan jenazah mengapung di perairan laut Bontang Kuala menggunakan mobil ambulance ke RSUD Bontang. Pada Minggu (21/9/2025).

BPBD Evakuasi Penemuan Jenazah Pria Asal Samarinda Ditemukan Mengapung di Perairan Laut Bontang Kuala

21 September 2025
Foto: Peringati hari donor darah sedunia. DPD KNPI Kota Bontang, gelar aksi sosial, donor darah, dan cek kesehatan gratis bagi masyarakat umum. Minggu (15/6/2025) sore.

Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis KNPI Bontang, Langkah Awal Kegiatan Positif untuk Masyarakat

15 Juni 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Hajar Bontang Lestari 3-0, Tanjung Laut Melaju ke Semifinal Pupuk Kaltim Cup 2026 9 Oktober 2026
  • Bicara di Komite 4 PBB, Teguh Santosa Beberkan Keberhasilan Pembangunan di Sahara 9 Oktober 2026
  • Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027 9 Oktober 2026
  • Tinjau Pembangunan IKN, Peserta KRTJ ke-16 Pelajari Inovasi Infrastruktur Berkelanjutan 9 Oktober 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...