Inspirasa.co — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) evaluasi Standar Pelayanan Publik yang dirangkai dengan Bedah Buku “Dana Kampanye 2024: Mengungkap Keuangan dalam Demokrasi Indonesia” di Ruang HKM Kantor KPU Bontang. Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara hibrida (daring dan luring) ini menghadirkan dua narasumber utama, Ozzie Osbourne Hannaniel (Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Bontang) serta Dr. Anwar Alaydrus, S.Sos., MM (Penulis Buku dan Dosen FISIP Universitas Mulawarman) adapun Panelis Acis Maidy Muspa Ketua Divisi Teknis Penyelenggaran Pemilu KPU Kota Bontang. Turut hadir Ketua Bawaslu Kota Bontang Aldy Artrian, perwakilan partai politik, serta insan pers.
Ketua KPU Kota Bontang, Muzarrobby Renfly, menegaskan bahwa agenda ini membawa satu benang merah utama yakni membangun tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada publik.
Dijelaskan Muzarrobby Renfly, standar pelayanan publik bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen nyata KPU untuk memberikan pelayanan yang jelas, cepat, setara, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh masyarakat.
“KPU Bontang secara terbuka menyerap kritik dan masukan dari akademisi, media, dan peserta pemilu. Evaluasi pelayanan tidak boleh hanya berpatokan pada sudut pandang internal lembaga,” jelas Muzarrobby Renfly.
Muzarrobby Renfly mengatakan bahwa, akuntabilitas dana kampanye sebagai Pilar Demokrasi. Sesi bedah buku menegaskan pentingnya keterbukaan pembiayaan politik. Transparansi dana kampanye merupakan kunci terciptanya kesetaraan kompetisi dan integritas penyelenggaraan pemilu.
Selain itu, penguatan public trust lewat kolaborasi, kualitas pelayanan yang baik secara langsung berdampak pada tingkat kepercayaan publik. KPU menekankan bahwa demokrasi adalah kerja kolektif antara penyelenggara, pemerintah, peserta pemilu, media, dan masyarakat.
“Pelayanan publik yang berkualitas dan transparansi keuangan politik adalah modal utama membangun kepercayaan masyarakat. KPU Kota Bontang berkomitmen terus membenahi diri demi mewujudkan ekosistem demokrasi yang sehat dan berintegritas,” jelas Muzarrobby Renfly, Ketua KPU Kota Bontang.















