Kamis, Oktober 1, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

DPRD Bontang Ungkap Alasan Kuota PBI BPJS Dikurangi, Ditentukan Berdasarkan Data Kemiskinan BPS

inspirasa.co by inspirasa.co
2 Juli 2026
in Daerah, Health
0
DPRD Bontang menyambangi Kantor Kemensos terkait dengan penyusutan kuota PBI BPJS. (FOTO)

DPRD Bontang menyambangi Kantor Kemensos terkait dengan penyusutan kuota PBI BPJS. (FOTO)

334
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Ketua Komisi A DPRD Bontang Heri Keswanto menjelaskan alasan pemerintah pusat mengurangi jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang ditanggung melalui APBN.

Penjelasan tersebut diperoleh Komisi A saat melakukan konsultasi ke Kementerian Sosial, Rabu (24/6/2026). Setelah menerima banyak keluhan mengenai pengalihan sebagian peserta PBI ke pemerintah daerah.

Baca juga :

Pupuk Kaltim Dorong Potensi Industri Kopi Bontang Tumbuh Berdaya Saing

Imbas Kabut Asap, Neni Minta Pemprov Kaltim Agar SMA-SMK di Bontang Bisa Ikut Belajar Daring

Menurut Heri, pemerintah pusat menentukan kuota PBI berdasarkan data kemiskinan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS).

“Penjelasan dari Kementerian Sosial, jumlah peserta yang ditanggung pemerintah pusat dihitung berdasarkan data kemiskinan setiap kabupaten dan kota yang bersumber dari BPS,” ujarnya.

Semakin rendah angka kemiskinan suatu daerah, lanjut dia, maka semakin kecil pula kuota PBI yang menjadi tanggungan pemerintah pusat.

Meski demikian, data penerima tetap menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sementara data kemiskinan BPS digunakan sebagai dasar penghitungan kuota secara nasional.

“DTSEN dipakai untuk menentukan siapa penerimanya, sedangkan bilangan pembaginya menggunakan data kemiskinan BPS,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat tidak melakukan survei lapangan secara langsung. Oleh sebab itu, validitas data BPS menjadi acuan utama dalam menentukan besaran kuota setiap daerah.

Komisi A juga memperoleh informasi bahwa pemerintah terus melakukan pembaruan data penerima secara berkala.

Evaluasi dilakukan setiap bulan berdasarkan kondisi ekonomi masyarakat. Apabila ada penerima yang telah bekerja atau telah ditanggung perusahaan melalui BPJS Kesehatan, maka status PBI dapat dicabut dan dialihkan kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkan.

“Yang berubah itu orangnya, bukan kuotanya. Kuota dari pemerintah pusat tetap sama, tetapi penerimanya dievaluasi setiap bulan,” kata Heri.

Ia menyebutkan, saat ini masih terdapat sekitar seribu warga Bontang yang berada dalam daftar tunggu peserta PBI pemerintah pusat.

Daftar tunggu tersebut akan bergerak mengikuti hasil evaluasi bulanan sehingga masyarakat yang memenuhi kriteria masih memiliki peluang untuk masuk sebagai penerima bantuan.

Menurut Heri, peserta PBI diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5. Di luar kelompok tersebut tidak lagi menjadi tanggungan pemerintah pusat.

Komisi A DPRD Bontang pun mendorong pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat program jaminan kesehatan daerah, termasuk melalui Program Gratispol maupun skema PBI daerah, sehingga masyarakat yang belum terakomodasi PBI pusat tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan.

“Kami ingin tidak ada masyarakat yang kehilangan akses pelayanan kesehatan hanya karena perubahan kebijakan pusat. Itu yang akan terus kami dorong bersama pemerintah daerah,” pungkas Heri.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Pariwisata Dinilai Belum Tergarap Maksimal, DPRD Samarinda Usulkan Pembentukan Dinas Tersendiri

Pariwisata Dinilai Belum Tergarap Maksimal, DPRD Samarinda Usulkan Pembentukan Dinas Tersendiri

Aset Olahraga Belum Tuntas Diserahterimakan, DPRD Samarinda Nilai Potensi PAD Masih Belum Tergarap Optimal

Aset Olahraga Belum Tuntas Diserahterimakan, DPRD Samarinda Nilai Potensi PAD Masih Belum Tergarap Optimal

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Bertugas di KTT G20 Bali, Anggota Polisi Tewas Ditusuk, Diduga Terlibat Keributan Dengan PSK

Bertugas di KTT G20 Bali, Anggota Polisi Tewas Ditusuk, Diduga Terlibat Keributan Dengan PSK

16 November 2022
Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Kota Bontang Acis Maidy Muspa.

KPU RI Terbitkan Aturan Baru, 2 Ribu Data Ganda Basri – Chusnul Bisa Diganti

30 Mei 2024
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur Mulyono

Tanamkan Nilia-nilai Keagamaan Sejak Dini, Disdikbud Kutim Uji Coba Mapel Kitab Suci Tingkat SD

10 November 2023
Bahas Terkait Hasil Reses, DPRD Kaltim Gelar Rapat Paripurna ke-9

Bahas Terkait Hasil Reses, DPRD Kaltim Gelar Rapat Paripurna ke-9

13 Maret 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Pupuk Kaltim Lanjutkan Dukungan untuk Borneo FC Musim 2026/2027, Dorong Kemajuan Sepak Bola Nasional 1 Oktober 2026
  • Pupuk Indonesia Buka PIMA 2026, Angkat Cerita Transformasi Industri Pupuk untuk Swasembada Pangan 1 Oktober 2026
  • Resmi Beroperasi, Universitas Gunadarma IKN Sambut 48 Mahasiswa Angkatan Pertama 29 September 2026
  • Otorita IKN Gelar Festival Cabai Nusantara, Dorong Pangan Lokal dan Akses Pasar Petani 28 September 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Memuat Komentar...