SAMARINDA – Kemudahan mengakses pelayanan administrasi dinilai menjadi salah satu kunci untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap jasa perantara atau calo.
Karena itu, DPRD Kota Samarinda mendorong warga memanfaatkan kanal resmi pemerintah yang kini tersedia secara langsung maupun digital.
Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, mengatakan perkembangan sistem pelayanan membuat sejumlah kebutuhan administrasi tidak lagi harus diselesaikan dengan mendatangi kantor pemerintah secara berulang. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan elektronik untuk sejumlah tahapan pengurusan secara mandiri.
Menurut Samri, kondisi tersebut seharusnya dimanfaatkan masyarakat agar pengurusan dokumen berlangsung lebih efisien sekaligus menghindari biaya tambahan yang tidak tercantum dalam ketentuan resmi.
“Pelayanan publik saat ini semakin mudah. Banyak urusan administrasi yang sudah bisa dilakukan dengan sistem yang lebih praktis, sehingga masyarakat tidak perlu bergantung kepada pihak lain,” ujarnya, Selasa (6/10/2026).
Ia menilai praktik percaloan dapat muncul ketika warga menganggap suatu prosedur sulit dipahami atau membutuhkan waktu panjang. Situasi itu kemudian membuka peluang bagi pihak tertentu menawarkan jasa pengurusan dengan imbalan tambahan.
“Kalau prosesnya mudah dipahami dan bisa diakses sendiri, masyarakat tidak perlu menggunakan jasa perantara. Ruang bagi praktik calo juga akan semakin kecil,” katanya.
Samri menyebut layanan administrasi kependudukan, pertanahan hingga paspor menjadi contoh layanan pemerintah yang telah memanfaatkan sistem digital. Dalam sejumlah layanan, warga dapat mengisi data dan mengunggah dokumen dari rumah sebelum menjalani tahapan yang memang mengharuskan kehadiran secara langsung.
Meski demikian, ia menilai pelayanan tatap muka tetap diperlukan untuk menjangkau masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi. Karena itu, pemerintah didorong tidak hanya menyediakan sistem digital, tetapi juga memperkuat sosialisasi agar masyarakat memahami cara mengakses layanan tersebut.
“Jika fasilitasnya sudah tersedia dan mudah diakses, masyarakat sebaiknya memanfaatkannya secara langsung. Selain lebih praktis, juga bisa menghindari biaya tambahan yang tidak perlu,” tandas Samri.(adv)
















