Senin, September 28, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Ketuk Palu! Pemkot Bontang dan DPRD Batalkan Dana Multiyears Danau Kanaan Amankan Likuiditas Daerah

inspirasa.co by inspirasa.co
14 Mei 2026
in Daerah
0
Foto: Pemkot Bontang dan DPRD Sepakat Hentikan Proyek Multiyears Danau Kanaan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Sidang III DPRD Kota Bontang, Rabu (13/5/2026).

Foto: Pemkot Bontang dan DPRD Sepakat Hentikan Proyek Multiyears Danau Kanaan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Sidang III DPRD Kota Bontang, Rabu (13/5/2026).

325
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengambil langkah berani dengan membatalkan proyek pengembangan Danau Kanaan senilai Rp274 miliar lebih.

Keputusan ini ditegaskan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Sidang III DPRD Kota Bontang, Rabu (13/5/2026), sebagai upaya penyelamatan kesehatan fiskal daerah.

Baca juga :

Pupuk Kaltim Dorong Potensi Industri Kopi Bontang Tumbuh Berdaya Saing

Imbas Kabut Asap, Neni Minta Pemprov Kaltim Agar SMA-SMK di Bontang Bisa Ikut Belajar Daring

Pembatalan proyek multiyears (2026–2028) ini merupakan hasil evaluasi realistis terhadap kapasitas keuangan pemerintah kota yang diproyeksi mengalami tekanan hebat hingga beberapa tahun ke depan.

Neni menegaskan bahwa kebijakan ini bukan bentuk pengabaian terhadap pembangunan, melainkan langkah rasional demi menghindari kolapsnya kas daerah.

“Dalam kondisi fiskal saat ini, pemerintah harus mengambil langkah yang bertanggung jawab. Pelaksanaan kegiatan tahun jamak tidak dapat dipaksakan tanpa kepastian pendanaan lintas tahun yang memadai,” tegas Neni.

Berdasarkan evaluasi proyeksi pendapatan tahun 2027 dan 2028, ruang fiskal Bontang dinilai tidak lagi mampu menopang proyek raksasa tersebut. Jika dipaksakan, Neni mengkhawatirkan munculnya efek domino seperti gagal bayar kepada pihak ketiga, gangguan likuiditas kas daerah secara sistemik, dan beban utang APBD yang akan menyandera pembangunan sektor lain di masa depan.

Proyek revitalisasi Danau Kanaan ini awalnya dirancang untuk dibiayai dalam tiga tahap, APBD 2026 Rp48,8 Miliar, APBD 2027 Rp129,9 Miliar, APBD 2028,Rp88,8 Miliar Total: Rp267,6 – Rp274 Miliar, ermasuk penyesuaian teknis.

Langkah preventif ini mendapat restu penuh dari legislatif. Sekretaris DPRD Bontang, Yessy Waspo, membacakan keputusan persetujuan pembatalan yang kemudian disahkan melalui penandatanganan nota kesepakatan oleh Wali Kota bersama Ketua DPRD Andi Faisal Sofyan Hasdam dan Wakil Ketua DPRD Siti Yara.

“Keputusan ini memastikan pembangunan daerah tetap berjalan sehat dan tidak mengorbankan kepentingan masyarakat yang lebih luas hanya demi satu proyek mercusuar,” pungkas Neni.

Penulis: Ima
Editor: Aris

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto Ist: Anggota DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud

Sebut Hoaks, Syahariah Mas’ud Tak Ingin Masuk Bursa Ketua KONI Kaltim

Foto: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Turun ke 17 Persen, Wali Kota Neni Belum Puas: Penanganan Stunting Harus Masif

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto ilustrasi

Ekonom Senior Sebut Pencairan Anggaran Seret, Kepala Daerah Banyak Main Aman

27 Juni 2024
Tiga pimpinan DPRD Kota Bontang periode 2024-2029 resmi ditetapkan dan diambil sumpahnya pada Kamis (17/10/2024).

Tiga Pimpinan DPRD Kota Bontang Ditetapkan dan Diambil Sumpahnya

17 Oktober 2024
Dispar Kukar Tingkatkan Pembenahan dan Bangun Wahana Weaterboom di Pulau Kumala, Mendongkrak PAD Sektor Pariwisata

Dispar Kukar Tingkatkan Pembenahan dan Bangun Wahana Weaterboom di Pulau Kumala, Mendongkrak PAD Sektor Pariwisata

6 Oktober 2023
Foto: Kondisi banjir di wilayah Pisangan Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan.

BPBD Bontang Pantau Ketinggian Air Sungai Masih Ambang Aman, Drainase Buntu Sebabkan Air Meluap

14 Agustus 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Otorita IKN Gelar Festival Cabai Nusantara, Dorong Pangan Lokal dan Akses Pasar Petani 28 September 2026
  • ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN 26 September 2026
  • Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional 19 September 2026
  • Pupuk Kaltim Dorong Potensi Industri Kopi Bontang Tumbuh Berdaya Saing 19 September 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...