Inspirasa.co – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, membuka peluang penyediaan lokasi khusus untuk penjualan hewan kurban. Langkah ini diambil setelah dirinya menerima usulan langsung dari para pedagang dan peternak lokal.
Usulan tersebut mencuat saat Agus Haris meninjau lapak penjualan sapi kurban di Jalan Pupuk Raya, Senin (25/5/2026). Dalam tinjauan tersebut, ia didampingi jajaran Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Peternakan (DKP3), aparat kepolisian, serta tim dokter hewan.
Siti, salah seorang peternak sekaligus pedagang, berharap pemerintah bisa menyediakan kawasan terpusat agar aktivitas jual-beli hewan kurban tidak lagi menggunakan bahu jalan.
“Kami berharap ada tempat khusus supaya aktivitas perdagangan lebih tertib, aman, dan kondusif,” ujar Siti.
Selain masalah ketertiban, para pedagang menilai keberadaan sentra hewan kurban akan meningkatkan faktor keamanan, terutama bagi anak-anak di sekitar lokasi penjualan yang rawan terdampak lalu lintas jalan raya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Agus Haris menegaskan akan segera membahasnya bersama DKP3 untuk direalisasikan pada tahun mendatang.
“Tahun depan kami bersama Pak Kadis akan mencari lokasi representatif agar semua peternak dan pedagang bisa diarahkan ke satu titik,” kata Agus Haris.
Menurutnya, sentra penjualan hewan kurban bukan sekadar solusi untuk menata kota dan mempermudah pengawasan kesehatan hewan.
Lebih dari itu, kawasan tersebut berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata belanja musiman menjelang Hari Raya Iduladha.
“Jika dipusatkan, selain lebih tertib dan aman, pengawasan kesehatan hewan juga jauh lebih mudah dikontrol,” imbuhnya.
Dukungan serupa datang dari pihak kepolisian. Mereka menyatakan siap mengawal evaluasi lokasi baru tersebut, khususnya dari aspek aksesibilitas dan keselamatan lalu lintas.
Di sisi lain, Kepala Bidang Peternakan DKP3 Bontang, Riyono, melaporkan bahwa proses penyerapan hewan kurban di Bontang saat ini berjalan tren positif.
Berdasarkan data sementara, serapan hewan kurban telah mencapai 80 persen dan diprediksi terus melonjak menjelang hari H.
“Melihat pergerakan pasar, mudah-mudahan dalam satu dua hari ini semua hewan kurban yang tersedia bisa terserap habis,” pungkas Riyono. (Ima)















