Inspirasa.co – Pemerintah Kota Bontang mulai mengintegrasikan peluncuran aplikasi “Teman Naker” yang diharapkan menjadi pusat informasi data ketenagakerjaan berbasis digital.
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menyampaikan, selama ini data tenaga kerja masih tersebar dan belum sepenuhnya terhubung secara optimal.
Melalui aplikasi ini, seluruh informasi kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan akan dikumpulkan dalam satu sistem platform digital Teman Naker.
“Selama ini datanya ada, tapi belum maksimal. Dengan aplikasi ini, kita ingin semua terpusat dan bisa diakses dengan mudah,” ujarnya, Rabu (1/4/2026) dalam launching Teman Naker oleh Disnaker Kota Bstrong di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang.
Sinkronisasi Pelatihan dan Kebutuhan Industri
Agus Haris menjelaskan, integrasi data menjadi penting agar pemerintah dapat mencocokkan kebutuhan industri dengan ketersediaan tenaga kerja secara lebih akurat.
Selain itu, pemerintah juga dapat memetakan jenis pekerjaan yang paling dibutuhkan, sehingga program pelatihan tenaga kerja dapat disusun sesuai kebutuhan riil di lapangan.
Ia menambahkan, ke depan sistem ini akan terus dikembangkan agar tidak hanya menampilkan lowongan, tetapi juga menjadi basis data ketenagakerjaan yang komprehensif.
“Kalau datanya sudah kuat, kita bisa intervensi lebih tepat. Ini bukan hanya soal lowongan kerja, tapi juga perencanaan ke depan,” katanya.
Dalam kegiatan ini Pemkot memanggil seluruh perusahaan untuk mendapatkan informasi tentang tata cara penggunaan aplikasi.
“Kita ada 100 lebih perusahaan kita panggil semua agar tahu tata cara penggunaannya,” tutupnya. (Ima)
















Discussion about this post