Minggu, April 19, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home News

Perempuan Mahardhika Ajak Jurnalis Perempuan Samarinda Lawan Kekerasan dan Diskriminasi

inspirasa.co by inspirasa.co
5 Desember 2024
in Daerah
0
Perempuan Mahardhika Ajak Jurnalis Perempuan Samarinda Lawan Kekerasan dan Diskriminasi
353
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Perempuan Mahardhika Samarinda memperingati 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) melalui Diskusi Publik bertemakan Jurnalis Perempuan Lawan Kekerasan dan Diskriminasi: Wujudkan Lingkungan Kerja yang Aman bagi Jurnalis Perempuan Samarinda.

Diskusi publik tersebut diselenggarakan di Aula Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur Jalan Biola, Kamis (5/12/2024).

Baca juga :

Catatan untuk Bang Sukri: Berpulangnya Sang Perajut Silaturahmi, Menghidupkan JMSI di Benua Etam

Solusi Pemkot Bontang Isi Kekosongan 127 Tenaga Pengajar, Rekrut Guru Pengganti dengan Upah Standar UMK

Menghadirkan 3 narasumber yang berkompeten. Diantaranya Ketua FJPI Kaltim Tri Wahyuni, Anggota Majelis Pertimbangan dan Legislasi AJI Kota Samarinda Nofiyatul Chalimah, dan Koordinator Paralegal Perempuan Mahardhika Samarinda Disya Halid.

Acara dibuka oleh Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman. Dalam sambutannya, laki-laki yang akrab disapa Rahman menyatakan bahwa pekerjaan jurnalis perempuan memiliki kerentanan yang lebih dibandingkan jurnalis laki-laki.

“Perempuan yang mau terjun ke dunia jurnalistik merupakan sebuah kemewahan. Karena dia berani untuk terjun ke dunia yang memiliki tantangan ini.”

“Jurnalis perempuan juga memiliki sentuhan yang berbeda ketika meliput isu tertentu. Perasaan-perasaan itu yang dituangkan ke liputan. Tulisannya lebih jauh memiliki roh,”jelasnya.

Sehingga diharapkan, jurnalis perempuan mampu memaksimalkan potensinya. Sebagai seorang perempuan, maupun jurnalis.

Diskusi dalam rangka memperingati 16 HAKTP.

Diskusi diawali dengan pemaparan Tri Wahyuni. Ia mengatakan bahwa dunia jurnalistik telah mulai menuju ke arah yang lebih baik. Namun, tetap ada beberapa PR yang perlu didorong.

Salah satunya adalah media yang berperspektif gender.”Banyak pemberitaan yang justru mengeksploitasi korban. Bukan mengangkat kejahatannya,”kritiknya.

Memang, saat ini Dewan Pers menggemborkan kembali mengenai kode etik pemberitaan tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak. Tapi perlu adanya implementasi yang masif di seluruh media.

Yuni mengajak jurnalis perempuan mampu meningkatkan kualitasnya. Salah satunya menyajikan berita yang berperspektif gender.

“Kita ambil kekuatan kita sebesar-besarnya untuk bisa melawan kekerasan seksual,”ajaknya.

Di kesempatan yang sama, Nofi menjelaskan bahwa ada 3 jenis kekerasan yang dialami sebagai jurnalis perempuan. Pertama, sebagai jurnalis rentan mendapatkan intimidasi oleh narasumber. Kedua, sebagai perempuan yang mana masih lekat akan budaya patriarki. Ketiga, sebagai jurnalis perempuan yang memiliki risiko akan diskriminasi dan kekerasan.

“Nah teman-teman, kita harus ada kesadaran kolektif untuk kita bisa membuat lingkungan yang aman,”ucapnya.

Meskipun begitu, Nofi juga tetap menyoroti masih ada PR. Khususnya di ruang redaksi. Dikarenakan, peliputan dan penyajian berita juga melalui hasil dari proses redaksi ini.

“Memang masih jauh jalannya. Tapi perlu banyak diskusi-diskusi terbuka seperti ini dan kesadaran kolektif jurnalis perempuan untuk bisa memberikan perspektif baru,”katanya.

Ditambahkan pula oleh Disya, jurnalis perempuan banyak yang mengalami kekerasan seksual. Namun, kadangkala banyak yang belum mengetahui bahwa tindakan pelaku merupakan kekerasan seksual atau takut untuk melapor.

“Seperti disentuh, dichat secara pribadi yang tidak berkaitan kerjaan sama rekan kerja maupun narasumber itu termasuk kekerasan seksual. Tetapi korban jarang mau melaporkan, karena bingung mau melapor ke mana, takut dijudge dan takut dianggap remeh,”paparnya.

Melalui adanya Paralegal Perempuan Muda Sebaya Perempuan Mahardhika Samarinda, mampu memberikan salah satu wadah yang aman untuk jurnalis perempuan untuk melaporkan kasus kekerasan seksual.

Selain itu pula, hak-hak yang seharusnya bisa digunakan oleh jurnalis perempuan pun tidak pernah diambil. Salah satunya hak cuti haid, lantaran jarang ada yang mengambil hak tersebut.

Disya mendorong agar jurnalis perempuan bisa bergerak bersama dan berani bersuara untuk menuntut haknya sebagai seorang pekerja maupun jurnalis.”Jurnalis perempuan memiliki hak untuk dilindungi oleh perusahaan media,”kuncinya.

Dari diskusi publik ini, baik narasumber maupun peserta menginginkan agar persoalan kekerasan dan diskriminasi jurnalis perempuan perlu ditindaklanjuti. Seluruh peserta menyatakan sikap untuk berkolaborasi secara kolektif untuk melawan rantai kekerasan seksual. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Sertijab Sekretaris Ditjenpas, Gun Gun Gunawan Siap Lanjutkan Program Strategis Pemasyarakatan

Sertijab Sekretaris Ditjenpas, Gun Gun Gunawan Siap Lanjutkan Program Strategis Pemasyarakatan

Yan Minta Pembangunan Jalan dan Jembatan Kecamatan Telen Segera Dituntaskan

Yan Minta Pembangunan Jalan dan Jembatan Kecamatan Telen Segera Dituntaskan

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto dokumentasi istimewa kuasa hukum Warga Perumahan Korpri Penajam PPU.

Warga Perumahan Korpri Penajam Menang di PTUN Samarinda

30 Mei 2025
Foto istimewa masyarakat membeli gas LPG 3 kg

Presiden Prabowo Instruksikan Gas LPG 3 Kg Tetap Bisa Dijual Pengecer

4 Februari 2025
Foto: Anggota DPRD Kutai Timur, Alfian Aswad. (ist)

Dewan Ajak Masyarakat Mengenali Bahaya HIV/AIDS

10 Juni 2024
Ini Data Disdamkartan, 7 Rumah Habis Terbakar dan 6 Rumah Terdampak Kebakaran di Loktuan

Ini Data Disdamkartan, 7 Rumah Habis Terbakar dan 6 Rumah Terdampak Kebakaran di Loktuan

18 November 2022

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Catatan untuk Bang Sukri: Berpulangnya Sang Perajut Silaturahmi, Menghidupkan JMSI di Benua Etam 17 April 2026
  • Solusi Pemkot Bontang Isi Kekosongan 127 Tenaga Pengajar, Rekrut Guru Pengganti dengan Upah Standar UMK 16 April 2026
  • Siap-Siap! Petugas Sensus Akan Datangi Pelaku Usaha di Bontang Mulai Juni 2026, Bakal Sisir Konten Kreator dan Jasa Online 16 April 2026
  • Bantu Guru Kuliah S1 Pemkot Bontang Siapkan Skema UKT Gratis 16 April 2026
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...