Kamis, Mei 21, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Ribuan Peserta BPJS Diputus Pusat, Bontang Cari Tambalan Rp1,2 M, Ubayya Desak Optimalisasi Dana Provinsi dan CSR

inspirasa.co by inspirasa.co
20 Mei 2026
in Daerah, Health
0
Foto: Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang, Ubayya Bengawan

Foto: Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang, Ubayya Bengawan

301
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Kebijakan pemerintah pusat yang memutus kepesertaan BPJS Kesehatan ribuan warga Kota Bontang memicu kekhawatiran serius. Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang, Ubayya Bengawan, mengkritisi dampak domino kebijakan ini yang dinilai berpotensi menjebol dan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara signifikan.

Saat ini, tercatat sedikitnya 3.649 warga Bontang didepak dari skema pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh pemerintah pusat. Imbasnya, tanggungan biaya kesehatan ribuan warga tersebut secara otomatis dialihkan dan menjadi “beban wajib” pemerintah daerah.

Baca juga :

Dukung Transisi Energi Berkeadilan di Kaltim, PPSDM KEBTKE dan Yayasan Mitra Hijau Gelar Pelatihan Efisiensi Energi

PBI BPJS Pusat Dicabut Sementara, Komisi A DPRD Bontang Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Aman

“Jumlah itu bisa terus membengkak. Begitu kepesertaan diputus oleh pusat, daerah dipaksa mengambil alih tanggung jawab. Ini jelas menjadi beban baru yang menggerogoti APBD Bontang,” tegas Ubayya.

Berdasarkan kalkulasi Dinas Kesehatan bersama BPJS Kesehatan, Bontang harus merogoh kocek tambahan hingga Rp1,2 miliar demi menambal lubang pembiayaan tersebut.

Meski Ubayya memproyeksikan defisit ini masih sanggup ditutupi melalui APBD Perubahan 2026, ia memberikan peringatan keras. Tren penurunan kondisi fiskal daerah dinilai tidak akan mampu menahan gempuran biaya jika angka kepesertaan nonaktif terus meroket.

“Untuk saat ini kita mungkin masih bisa bernapas lega karena kekurangannya ditutupi di APBD Perubahan. Namun, jika pusat terus-menerus memotong kuota dan melempar bebannya ke daerah, ketahanan fiskal Bontang akan mencapai titik nadir,” ujarnya skeptis.

Merespons ancaman tersebut, Komisi A DPRD Bontang mendesak eksekutif untuk bergerak cepat dan tidak lamban dalam mengeksploitasi program alternatif. Salah satunya adalah program Gratispol besutan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Ubayya menyayangkan kinerja serapan program ini yang dinilai belum maksimal. Dari kuota 3.800 peserta yang dialokasikan provinsi untuk warga Bontang, nyatanya baru 1.918 peserta yang terakomodasi. Artinya, ada hampir 50% kuota gratis yang sia-sia karena kelalaian birokrasi.

“Ini yang harus dikejar dan dimaksimalkan. Sangat ironis kita mengeluh anggaran mepet, sementara kuota gratis dari provinsi justru dibiarkan menganggur. Jika ini diserap penuh, beban APBD kita otomatis terpangkas signifikan,” cecarnya.

Skenario Dana CSR dan Optimalisasi Dana Provinsi

Selain mendesak optimalisasi dana provinsi, DPRD Bontang mulai melirik potensi dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR dari korporasi kakap di Bontang untuk menambal defisit BPJS warga.

Namun, Ubayya mengingatkan pemerintah daerah agar tidak asal tabrak. Skema pemanfaatan dana pihak ketiga ini wajib dilandasi payung hukum yang kokoh agar tidak menjadi bom waktu di kemudian hari.

“Kita tidak bisa instan. Regulasi dan payung hukumnya harus clear dulu. Apakah secara aturan TJSL boleh mengintervensi jaminan kesehatan masyarakat? Mekanisme kerja sama dan teknisnya harus transparan agar tidak memicu persoalan hukum di masa depan,” urainya.

Langkah taktis selanjutnya, skenario pemanfaatan CSR ini akan digodok melalui Forum TJSL di bawah kendali Pemkot Bontang. Komisi A DPRD Bontang memastikan tidak akan tinggal diam dan siap memanggil pihak-pihak terkait begitu draf skema rampung dirumuskan.

“Jika pelayanan kesehatan masyarakat terganggu, DPRD yang akan menghadapi hantaman pengaduan warga. Kami tidak butuh solusi instan yang rapuh, Komisi A menuntut solusi jangka panjang yang matang dan berkekuatan hukum,” pungkasnya. (BJS)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto Istimewa: Ketum Pengurus Pusat IJTI Herik Kurniawan

IJTI Desak Kemlu Lakukan Diplomasi Tingkat Tinggi Bebaskan Jurnalis yang Ditahan Israel

Foto Istimewa: PPSDM KEBTKE Kementerian ESDM bersama Yayasan Mitra Hijau (YMH) menyelenggarakan Pelatihan Teknis Efisiensi Energi untuk Implementasi Transisi Energi Berkeadilan pada 18–19 Mei 2026 di Samarinda.

Dukung Transisi Energi Berkeadilan di Kaltim, PPSDM KEBTKE dan Yayasan Mitra Hijau Gelar Pelatihan Efisiensi Energi

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Sopir Mobil Minibus Pengetap BBM yang Terbakar di Samarinda Tertangkap, Sempat Jadi Buronan

Sopir Mobil Minibus Pengetap BBM yang Terbakar di Samarinda Tertangkap, Sempat Jadi Buronan

11 Mei 2023
Mengenal Atlet Karateka Muda Putri Berprestasi Kaltim, Anna Alvioneta Tallane dan Devi Yunitasari

Mengenal Atlet Karateka Muda Putri Berprestasi Kaltim, Anna Alvioneta Tallane dan Devi Yunitasari

16 Februari 2023
Deni Hakim : Proyek Terowongan Samarinda Capai 90%, Uji Kelayakan Jadi Tantangan Utama

Deni Hakim : Proyek Terowongan Samarinda Capai 90%, Uji Kelayakan Jadi Tantangan Utama

13 Maret 2025
Seorang Pemudik Protes Takbiran di Masjid Agung Cianjur Sebut Ganggu Istirahatnya

Seorang Pemudik Protes Takbiran di Masjid Agung Cianjur Sebut Ganggu Istirahatnya

11 April 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Dukung Transisi Energi Berkeadilan di Kaltim, PPSDM KEBTKE dan Yayasan Mitra Hijau Gelar Pelatihan Efisiensi Energi 20 Mei 2026
  • IJTI Desak Kemlu Lakukan Diplomasi Tingkat Tinggi Bebaskan Jurnalis yang Ditahan Israel 20 Mei 2026
  • Ribuan Peserta BPJS Diputus Pusat, Bontang Cari Tambalan Rp1,2 M, Ubayya Desak Optimalisasi Dana Provinsi dan CSR 20 Mei 2026
  • PBI BPJS Pusat Dicabut Sementara, Komisi A DPRD Bontang Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Aman 19 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...