Senin, Juli 27, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Subandi Desak Mitigasi Nyata dan Larangan Pembangunan di Zona Rawan

inspirasa.co by inspirasa.co
22 Mei 2025
in Advetorial, DPRD KALTIM
0
Subandi Desak Mitigasi Nyata dan Larangan Pembangunan di Zona Rawan

Foto : Subandi Anggota DPRD Kaltim.

333
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda- Samarinda kembali diguncang bencana, sebuah tebing setinggi lima meter runtuh di Jalan Belimau, Kelurahan Lempake, beberapa waktu lalu, menimpa empat rumah warga. Meski tak ada korban jiwa, insiden ini memicu kekhawatiran baru. Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Subandi, mendesak Pemerintah Kota Samarinda segera mengambil langkah antisipatif, bukan hanya bersikap reaktif setelah kejadian.

Runtuhnya tebing di kawasan permukiman padat tersebut menjadi pengingat nyata bahwa bahaya longsor di Samarinda tidak bisa diabaikan. Subandi menilai, Pemkot Samarinda harus lebih serius dalam upaya mitigasi bencana dengan melakukan deteksi dini di seluruh titik rawan.

Baca juga :

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Dorong Pengembangan Destinasi Berbasis Budaya

DPRD Samarinda Kawal Aduan SPMB, Pastikan Calon Siswa yang Belum Tertampung Diprioritaskan pada Tahap Lanjutan

“Melalui kesempatan ini, saya menghimbau agar kejadian serupa tidak terulang. Titik-titik rawan longsor harus dideteksi sejak dini,” katanya saat diwawancarai di Gedung DPRD Kaltim.

Ia juga menekankan pentingnya peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam mengawal upaya pencegahan. Menurutnya, pemetaan kawasan rawan longsor dan edukasi kepada warga harus menjadi program prioritas.

“Kalau hanya bergerak setelah musibah, kita tidak akan pernah benar-benar siap,” ujarnya menambahkan.
Dalam pernyataannya, Subandi turut mengkritisi pembangunan yang masih terus dilakukan di wilayah berisiko tinggi. Ia mendorong Pemkot menerapkan regulasi tegas guna melindungi keselamatan masyarakat.

“Pemkot harus berani melarang pembangunan di daerah berisiko. Jangan tunggu korban jatuh dulu baru bertindak,” tukasnya.

Masalah longsor di Samarinda, sebut Subandi, tidak lepas dari lemahnya tata ruang dan maraknya alih fungsi lahan. Ia menilai, tanpa regulasi berbasis mitigasi, kota ini akan terus berada dalam bayang-bayang bencana.

“Kita butuh kebijakan yang tidak hanya responsif, tapi juga preventif dan berpihak pada keselamatan publik,” Tutupnya. (Adv/DPRD Kaltim)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Damayanti Soroti Menurunnya Keterwakilan Perempuan di DPRD Kaltim

Damayanti Soroti Menurunnya Keterwakilan Perempuan di DPRD Kaltim

Subandi Dorong Penanganan Banjir Secara Terpadu dan Berkelanjutan di Samarinda

Subandi Dorong Penanganan Banjir Secara Terpadu dan Berkelanjutan di Samarinda

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto: Kegiatan penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) digelar di Hotel Grand Mutiara pada Selasa (19/5/2026) dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris.

Aplikasi Srikandi: Digitalisasi Arsip Bontang Sasar Sekolah dan Kelurahan

19 Mei 2026
Foto ilustrasi

DPM-PTSP Gencarkan Edukasi NIB untuk UMKM Bontang agar Legal dan Terlindungi

28 Oktober 2025
Pekerja Bergaji di Bawah Rp 3 Juta Bakal Dapat Bantuan Subsidi Upah Rp 1 Juta

Pekerja Bergaji di Bawah Rp 3 Juta Bakal Dapat Bantuan Subsidi Upah Rp 1 Juta

5 April 2022
Foto: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menghadiri aksi kemanusiaan donor darah bertajuk "KNI Care: Solidarity for Life – The Heart of Giving" yang diinisiasi oleh PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) bekerja sama dengan PMI Kota Bontang, Senin (20/4/2026).

Apresiasi PT KNI, Wali Kota Bontang Terima Mobil Unit Donor Darah untuk PMI

20 April 2026

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • IJTI Sikapi Pernyataan Prabowo: Pers Adalah Pilar Demokrasi, Bukan “Londo Ireng” 26 Juli 2026
  • Perkuat Barisan PSI Bontang, Anggota DPD RI Yulianus Henock Siap Pasang Badan Dongkrak Elektoral 22 Juli 2026
  • PSI Bontang Kejar Target 7.000 KTA Lolos Verifikasi 2027, Pastikan Struktur Rampung hingga Tingkat RT 21 Juli 2026
  • Persaingan Sengit 64 Pasangan Kejuaraan Domino PSI Bontang, Duet Orado Naik Podium Utama 20 Juli 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Memuat Komentar...