Kamis, Agustus 13, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Turun ke 17 Persen, Wali Kota Neni Belum Puas: Penanganan Stunting Harus Masif

inspirasa.co by inspirasa.co
15 Mei 2026
in Daerah, Health
0
Foto: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Foto: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

318
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co –Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menginstruksikan agar penanganan stunting di Kota Bontang dilakukan secara lebih masif, terintegrasi, dan terukur hingga ke level Rukun Tetangga (RT).

Hal itu disampaikan saat Rapat Paripurna Kedua Masa Sidang III DPRD Bontang Tahun 2025–2026 dalam agenda penyampaian rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Wali Kota Bontang Tahun 2025.

Baca juga :

Sempat Gangguan, Jaringan WiFi Gratis Pemkot Bontang Mulai Pulih Bertahap

Pemkot Bontang Informasikan Gangguan Layanan WiFi Gratis Akibat Multiple FO Cut

Dalam paparannya, Neni mengungkapkan angka stunting di Bontang menunjukkan tren penurunan. Dari sebelumnya berada di angka 20,5 persen pada 2024, kini turun menjadi 17 persen pada 2025.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil intervensi yang dilakukan pemerintah melalui berbagai program penanganan balita stunting.

“Alhamdulillah di tahun 2025 kita mengintervensi turun menjadi 17 persen,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Meski mengalami penurunan, Neni menegaskan masih ada sejumlah wilayah dengan angka stunting cukup tinggi dan perlu penanganan serius. Ia bahkan meminta seluruh lurah mengetahui langsung lokasi anak-anak stunting di wilayah masing-masing.

“Harus tahu di mana anak stunting tinggal bersama orang tuanya dan harus terukur,” katanya.

Ia menyoroti beberapa kelurahan yang masih memiliki angka stunting tinggi seperti Bontang Lestari, Tanjung Laut Indah, Tanjung Laut, hingga Guntung.

Bontang Lestari tercatat memiliki 124 balita stunting, sementara Guntung sebanyak 83 balita. Sedangkan Tanjung Laut Indah dan Tanjung Laut masing-masing berada di angka 146 hingga 147 balita.

Neni meminta camat, lurah, kader kesehatan, RT, hingga lembaga kemasyarakatan ikut terlibat aktif dalam percepatan penanganan stunting.

Menurutnya, persoalan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Ketua RT sudah diberikan insentif, ada kader juga, masa tidak bisa menyelesaikan masalah stunting,” tegasnya.

Selain itu, ia juga meminta perusahaan di sekitar wilayah dengan angka stunting tinggi ikut membantu melalui program intervensi dan pemberian makanan tambahan kepada balita.

Program penanganan itu dilakukan melalui Gerakan Masyarakat Melawan Stunting dengan bantuan makanan senilai Rp25 ribu per anak selama 56 hari pendampingan. (Ima)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto Istimewa: Mentan Andi Amran Sulaiman bersama jajaran Direksi PT Pupuk Indonesia (Persero), Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni di pelepasan ekspor perdana produk urea PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui PT Pupuk Kalimantan Timur ke Australia di Pelabuhan Bontang, Kalimantan Timur (14/5/2026).

Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh

Kondisi ruas jalan Bontang Lestari masih belum seluruhnya mendapatkan penanganan kendati kawasan ini direncanakan bakal dibangun pelabuhan peti kemas. (FOTO)

Alfin Sebut Akses Infrastruktur Jalan Bontang Lestari Masih Jadi PR

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

CAPT: Kepala Diskominfo Bontang, Anwar Sadat. (Raf/Inspirasa.co)

Diskominfo Bontang Rencana Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Bersama Dewan Pers

1 Agustus 2025
Kominfo Ingin Bangun Search Engine Gatotkaca Pesaing Google

Kominfo Ingin Bangun Search Engine Gatotkaca Pesaing Google

11 Agustus 2022
Gaji Guru Honorer Jauh di Bawah UMK, DPRD Samarinda Dorong Jaminan Karier dan Kesejahteraan

Gaji Guru Honorer Jauh di Bawah UMK, DPRD Samarinda Dorong Jaminan Karier dan Kesejahteraan

4 Mei 2026
Tiga pelaku sindikat curanmor di Bekuk Polresta Samarinda.

Polresta Samarinda Bekuk Sindikat Jaringan Curanmor di Kaltim

11 Juni 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Sempat Gangguan, Jaringan WiFi Gratis Pemkot Bontang Mulai Pulih Bertahap 12 Agustus 2026
  • Pemkot Bontang Informasikan Gangguan Layanan WiFi Gratis Akibat Multiple FO Cut 12 Agustus 2026
  • Buka Ruang Evaluasi, KPU Bontang Gandeng Akademisi dan Media Bahas Pelayanan hingga Dana Kampanye 12 Agustus 2026
  • Dinkes Temukan Bakteri Patogen, Wakil Wali Kota Bontang Audit Sistem Distribusi MBG 12 Agustus 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Memuat Komentar...