Rabu, Juni 10, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Warga Lok Tunggul Keluhkan Polusi Batu Bara, Komisi III DPRD Bontang Ancam Stop Aktivitas Pabrik PT GPK

inspirasa.co by inspirasa.co
6 Oktober 2021
in Advetorial, Lingkungan, Politik
0
Warga Lok Tunggul Keluhkan Polusi Batu Bara, Komisi III DPRD Bontang Ancam Stop Aktivitas Pabrik PT GPK

Foto Ketua RT dan Warga RT 15 Lok Tunggul bersama Anggota Komisi III DPRD Bontang, dilokasi penumpukan batu bara PT Graha Power Kaltim (GPK).

484
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Warga RT 15 Lok Tunggul Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, mengeluhkan polusi debu batu bara yang mencemari pemukiman mereka.

Ketua RT 15 Lok Tunggul, Ahmad Zainal menuturkan, Aktivitas penumpukan batu bara PT Graha Power Kaltim (GPK) dirasa telah mencemari pemukiman warga. Lantaran lokasinya yang sangat dekat. Sekira berjarak 10-20 meter.

Baca juga :

DPRD Bontang Minta Pemkot Siapkan Solusi Kebutuhan Material Pembangunan

Status HGB Wana Tirta Jadi Perhatian, DPRD Pansus RTRW Mulai Petakan Potensi Konflik Ruang

“Debu batu bara ini berasal dari (Stockpile) tempat penumpukan batu bara milik dari PT Graha Power Kaltim (GPK), yang jaraknya tak jauh dari pemukiman warga,” ujarnya Senin, (5/10/2021).

Debu batu bara tersebut kerap bertebaran ke pemukiman warga terbawa oleh angin. Mirisnya dampak batu bara ini telah dirasakan warga sejak 2019 lalu.

Menanggapi persoalan tersebut, Komisi III DPRD Bontang langsung mendatangi PT Graha Power Kaltim (GPK).

Usai menggali informasi dari warga yang bermukim di RT 15 Lok Tunggul, dan dari pihak PT Graha Power Kaltim (GPK). Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina menyimpulkan, keberadaan (Stockpile) tempat penumpukan batu bara milik dari PT Graha Power Kaltim (GPK) memang telah menimbulkan polusi udara, khususnya warga di RT 15 Lok Tunggul. Lantaran ditemukan banyak debu hitam disetiap bangunan rumah warga.

“Saya meminta pihak perusahaan untuk segera bertindak mengatasi permasalahan ini, supaya tidak semakin memgancam kesehatan warga,” tegasnya.

Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina.

Ditambahkan Amir Tosina, risiko kesehatan yang diterima warga dari menghirup debu batu bara jelas berdampak buruk. Lantaran dekatnya jarak tempat penampungan batu bara milik PT Graha Power Kaltim (GPK).

“Tempat penumpukan batu bara dibiarkan terbuka begitu saja, sehingga rentan terbawa angin. Saya meminta perusahaan untuk lebih memperhatikan kualitas lingkungan. Seharusnya lokasi penumpukan batu bara bisa lebih jauh dari pemukiman warga,” tukasnya.

Komisi III DPRD Bontang, mengancam menyetop aktivitas PT Graha Power Kaltim (GPK).

Sejak awal Keberadaan PT Graha Power Kaltim (GPK) di Bontang telah menimbulkan banyak kontroversi dan berbagai permasalahan.

“Jujur saja saya bosan menghadapi PT GPK, karena banyaknya keluhan yang dilayangkan oleh warga. Sebab, sikap perusahaan yang dianggap merugikan warga sekitar,” kesalnya.

Politikus Partai Gerindra ini menyebut, pihaknya sudah kerap kali melakukan inspeksi mendadak keperusahaan, namun tak pernah sekalipun diterima langsung oleh pimpinan perusahan PT Graha Power Kaltim (GPK) yang bisa mengambil kebijakan.

“Berapa kali kami sidak tak pernah ditemui pimpinannya langsung. Makanya setiap pertemuan tidak pernah menghasilkan kesepakatan apapun,” tambahnya.

Lokasi (Stockpile) tempat penumpukan batu bara milik dari PT Graha Power Kaltim (GPK).

Olehnya Ketua Komisi III DPRD Bontang ini mengancam akan menghentikan seluruh aktivitas pabrik pembangkit listrik tenaga UAP (PLTU) di Teluk Kadere, Kelurahan Bontang Lestasri, Kecamatan Bontang Selatan ini.

“Sejak awal berdirinya, banyak polemik yang ditimbulkan PT GPK ini. Mulai dari permasalahan tenaga kerja hingga limbah pabrik. Kalau ini dibiarkan terus bisa mengancam kehidupan warga yang bemukim disekitar pabrik,” pungkasnya.

Amir Tosina berharap kunjungan Komisi III DPRD Bontang ini dapat benar-benar disikapi oleh pihak PT Graha Power Kaltim (GPK). Jika tidak Komisi III akan mengusulkan dan memberikan rekomendasi ke Pemerintah agar memberhentikan seluruh aktivitas pabrik.

Sementara itu Humas PT Graha Power Kaltim (GPK) mengatakan, aktivitas penumpukan batu bara perusahaan telah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami rutin melakukan pengujian terhadap analisis dampak lingkungan dan hasilmya dibawah nilai ambang jatas baku mutu lingkungan,” jelasnya.

Adapun Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas dan Penegakan Hukum Lingkungan, Anwar Sadat menuturkan, berdasarkan hasil peninjauan pihaknya selama ini, PT Graha Power Kaltim (GPK) dianggap telah memenuhi berbagai persyaratan untuk mengurangi polusi udara yang ditimbulkan dari aktivitas dari penumpukan batu bara.

“Kami telah mengambil sampling dilapangan dengan mengambil debu dan tingkat kebisingan. Sejauh ini masih aman,” ungkapnya.

Meski begitu dirinya menyarankan PT Graha Power Kaltim (GPK) agar menambah dan memperbanyak penanaman pohon di sekitar pabrik.

Pewarta: Redaksi

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Bakhtiar Wakkang Minta Pemkot Beri Reward Untuk Atlet PON Bontang Berprestasi

Bakhtiar Wakkang Minta Pemkot Beri Reward Untuk Atlet PON Bontang Berprestasi

Andi Faiz Sesalkan Pemkot Tidak Menganggarkan Bonus Untuk Atlet PON Bontang

Andi Faiz Sesalkan Pemkot Tidak Menganggarkan Bonus Untuk Atlet PON Bontang

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

DPRD Samarinda Soroti Terminal BBM di Pemukiman, Pertamina Diminta Hadirkan Penjelasan

DPRD Samarinda Soroti Terminal BBM di Pemukiman, Pertamina Diminta Hadirkan Penjelasan

12 September 2025
Foto: Sekertaris DPRD Kutai Timur, Juliansyah. (ist)

Masa Sidang II DPRD Kutim Sahkan Satu Perda

13 Mei 2024
BMKG Laporkan Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Berau

BMKG Laporkan Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Berau

15 September 2024
Darlis Pattalongi Soroti Ketimpangan Anggaran Provinsi, Samarinda Perlu Prioritas Khusus

Darlis Pattalongi Soroti Ketimpangan Anggaran Provinsi, Samarinda Perlu Prioritas Khusus

14 Mei 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Bayu Surya Gandamana Nakhodai JMSI Kaltim, Lanjutkan Estafet Perjuangan Almarhum Mohammad Sukri 8 Juni 2026
  • DPRD Bontang Minta Pemkot Siapkan Solusi Kebutuhan Material Pembangunan 8 Juni 2026
  • Sambut Bulan Bung Karno, Sugiyono Ajak Gen Z Maknai Dedication of Life Lewat Kompetisi Kreatif 8 Juni 2026
  • Status HGB Wana Tirta Jadi Perhatian, DPRD Pansus RTRW Mulai Petakan Potensi Konflik Ruang 8 Juni 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Memuat Komentar...