Selasa, September 22, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Yulianus Palangiran Sepakat Penghapusan Sistem Zonasi PPDB

inspirasa.co by inspirasa.co
30 November 2024
in Advetorial
0
Yulianus Palangiran Sepakat Penghapusan Sistem Zonasi PPDB

Anggota DPRD Kutim, Yulianus Palangiran.

616
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang sudah diberlakukan sejak masa pemerintahan Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) kini kemungkinan akan dihapus atas permintaan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada pemerintahan saat ini.

Di kementerian yang baru saat ini, kabarnya sistem zonasi akan dihapus. Padahal sejauh ini, sistem zonasi telah diterapkan di Indonesia untuk mengatur penerimaan siswa baru berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah.

Baca juga :

Deni Minta Infrastruktur Parkir Berlangganan Dipastikan Siap Sebelum Diterapkan

DPRD Samarinda Dorong Parkir Berlangganan Gunakan Sistem Digital

Menanggapi hal itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Yulianus Palangiran menyetujui bahwa kebijakan zonasi tersebut harus dihapuskan.

Menurutnya, meski sistem zonasi bertujuan untuk pemerataan pendidikan, implementasinya di Kutai Timur kerap menemui kendala, terutama di daerah yang jauh dari zona sekolah.

“Di Kutim sendiri, zonasi ini cukup menuai polemik di masyarakat, terutama para orangtua, makanya saya setuju dihapuskan,” ucapnya.

Tentu bukan tanpa alasan, Poltisi NasDem itu menyetujui rencana penghapusan sistem zonasi PPDB. Ia pu menceritakan salah satu kasus terkait permasalahan zonasi ini.

“Sebagai contoh, saya mendapat informasi bahwa terdapat masyarakat yang tempat tinggalnya bersebelahan dengan sekolah. Namun, akibat adanya sistem zonasi masyarakat tersebut digantikan oleh masyarakat dari Kecamatan lain. Jadi, ini sangat merugikan dan menimbulkan ketidakadilan, ” jelasnya.

Lebih lanjut, Yulianus kembali menegaskan bahwa dirinya menyetujui adanya rencana penghapusan sistem zonasi PPDB dan meminta pemerintah lebih berfokus pada pemerataan fasilitas sapras pendidikan.

“Saya atas nama pribadi dan wakil rakyat meminta sistem zonasi dihapus dan lebih fokus pada peningkatan sapras pendidikan,” tegasnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Pandi Dorong Pemerintah Remajakan Gerbang Utama Selamat Datang

Pandi Dorong Pemerintah Remajakan Gerbang Utama Selamat Datang

David Rante Soroti Penurunan Luas Panen Padi di Kutim

David Rante Soroti Penurunan Luas Panen Padi di Kutim

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Penghargaan penanganan stunting diberikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik di acara penutupan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Mangrove Park Saleba, Kecamatan Bontang Utara, Kamis (25/7/2024).

Dapat Penghargaan Penanganan Stunting Paling Rendah, Bontang Urutan Pertama Kasus Stunting Tertinggi di Kaltim

25 Juli 2024
Ini Draf Final RKUHP: Hina Polisi, Jaksa, DPR Dipenjara 18 Bulan, Sebar di Medsos Jadi 2 Tahun Penjara

Ini Draf Final RKUHP: Hina Polisi, Jaksa, DPR Dipenjara 18 Bulan, Sebar di Medsos Jadi 2 Tahun Penjara

11 November 2022

Festival Ramadhan ke-5 Kelurahan Maluhu: Ajang Syiar Islam dan Pembentukan Karakter Generasi Muda

6 Maret 2025
Komisi II DPRD Samarinda Genjot Raperda Penataan Pasar Tradisional dan Modern

Komisi II DPRD Samarinda Genjot Raperda Penataan Pasar Tradisional dan Modern

26 Juli 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional 19 September 2026
  • Pupuk Kaltim Dorong Potensi Industri Kopi Bontang Tumbuh Berdaya Saing 19 September 2026
  • KIKA: Hentikan Militerisasi Ruang Sipil, Jangan Jadikan Barak Militer Sebagai Instrumen Penghukuman Atas Ekspresi Demokratis 18 September 2026
  • Imbas Kabut Asap, Neni Minta Pemprov Kaltim Agar SMA-SMK di Bontang Bisa Ikut Belajar Daring 18 September 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...