Selasa, Oktober 13, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Yulianus Palangiran Sepakat Penghapusan Sistem Zonasi PPDB

inspirasa.co by inspirasa.co
30 November 2024
in Advetorial
0
Yulianus Palangiran Sepakat Penghapusan Sistem Zonasi PPDB

Anggota DPRD Kutim, Yulianus Palangiran.

619
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang sudah diberlakukan sejak masa pemerintahan Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) kini kemungkinan akan dihapus atas permintaan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada pemerintahan saat ini.

Di kementerian yang baru saat ini, kabarnya sistem zonasi akan dihapus. Padahal sejauh ini, sistem zonasi telah diterapkan di Indonesia untuk mengatur penerimaan siswa baru berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah.

Baca juga :

Deni Minta Infrastruktur Parkir Berlangganan Dipastikan Siap Sebelum Diterapkan

DPRD Samarinda Dorong Parkir Berlangganan Gunakan Sistem Digital

Menanggapi hal itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Yulianus Palangiran menyetujui bahwa kebijakan zonasi tersebut harus dihapuskan.

Menurutnya, meski sistem zonasi bertujuan untuk pemerataan pendidikan, implementasinya di Kutai Timur kerap menemui kendala, terutama di daerah yang jauh dari zona sekolah.

“Di Kutim sendiri, zonasi ini cukup menuai polemik di masyarakat, terutama para orangtua, makanya saya setuju dihapuskan,” ucapnya.

Tentu bukan tanpa alasan, Poltisi NasDem itu menyetujui rencana penghapusan sistem zonasi PPDB. Ia pu menceritakan salah satu kasus terkait permasalahan zonasi ini.

“Sebagai contoh, saya mendapat informasi bahwa terdapat masyarakat yang tempat tinggalnya bersebelahan dengan sekolah. Namun, akibat adanya sistem zonasi masyarakat tersebut digantikan oleh masyarakat dari Kecamatan lain. Jadi, ini sangat merugikan dan menimbulkan ketidakadilan, ” jelasnya.

Lebih lanjut, Yulianus kembali menegaskan bahwa dirinya menyetujui adanya rencana penghapusan sistem zonasi PPDB dan meminta pemerintah lebih berfokus pada pemerataan fasilitas sapras pendidikan.

“Saya atas nama pribadi dan wakil rakyat meminta sistem zonasi dihapus dan lebih fokus pada peningkatan sapras pendidikan,” tegasnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Pandi Dorong Pemerintah Remajakan Gerbang Utama Selamat Datang

Pandi Dorong Pemerintah Remajakan Gerbang Utama Selamat Datang

David Rante Soroti Penurunan Luas Panen Padi di Kutim

David Rante Soroti Penurunan Luas Panen Padi di Kutim

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto istimewa: Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (Unmul), Herdiansyah Hamzah

Pilrek Unmul “No Free Lunch” di Balik Privilege Suara Menteri 35%, Castro: Rusak Demokratisasi Kampus

1 Oktober 2026
Polisi dan Pemerintah Gagal Memberikan Rasa Aman Bagi Warga, Kalah dari Pelaku Kejahatan Tambang Ilegal dan Preman Bayaran

Polisi dan Pemerintah Gagal Memberikan Rasa Aman Bagi Warga, Kalah dari Pelaku Kejahatan Tambang Ilegal dan Preman Bayaran

1 April 2023
Pendaki Indonesia Usia 17 Tahun, Berhasil Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Elbrus Rusia

Pendaki Indonesia Usia 17 Tahun, Berhasil Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Elbrus Rusia

18 Agustus 2022
Foto: DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bontang, memperingati HUT ke-80 RI dengan berbagai kegiatan lomba.

PSI Bontang Berbagi Kebahagiaan di HUT RI ke-80, Tanamkan Semangat Olahraga dan Kebersamaan

16 Agustus 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Bukan Sekadar Olahraga, PKT Jadikan Pupuk Kaltim Cup 2026 Wadah Pemersatu Masyarakat 13 Oktober 2026
  • Dua Gol Tanpa Balas, Tanjung Laut Pertahankan Takhta Juara Pupuk Kaltim Cup 2026 12 Oktober 2026
  • Bukan Sekadar Tangkapan Rutin, JMSI Balikpapan Minta Polda Kaltim Usut Tuntas Pemasok Narkoba Gunung Bugis 12 Oktober 2026
  • Gol Telat Risaldi Selamatkan Tanjung Laut, Penalti Pastikan Tiket Final Pupuk Kaltim Cup 2026 10 Oktober 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...