Kamis, Agustus 6, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Aktivis Lingkungan Koalisi Titura Kritik Proyek IKN, Bentangkan Spanduk Indonesia Is Not For Sale di Teluk Balikpapan

inspirasa.co by inspirasa.co
18 Agustus 2024
in Daerah, Lingkungan
0
Aktivis Lingkungan Koalisi Titura Kritik Proyek IKN, Bentangkan Spanduk Indonesia Is Not For Sale di Teluk Balikpapan

Aktivis Lingkungan Koalisi Titura Kritik Proyek IKN, Bentangkan Spanduk Indonesia Is Not For Sale di Teluk Balikpapan

438
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Kain spanduk berukuran 50×15 meter bertuliskan “Indonesia is not for sale, Merdeka” terbentang di Jembatan Pulau Balang, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Sabtu (17/8/2024).

Bentangan kain spanduk itu, sebagai bentuk perlawanan warga yang tergabung dalam Koalisi Tanah untuk Rakyat (Titura).

Baca juga :

Nostalgia Era 90-an: Galatua Reborn Sapa Warga Bontang di Lembah Permai Fair

Tokoh Pemersatu, Mantan Ketua DPRD Awal Pemekaran Bontang Umar Amrullah Tanatta Tutup Usia

Beberapa warga juga membentangkan kain spanduk di atas perahu mereka dengan melakukan parade.

Para aktivis lingkungan ini, mengkritik pemerintah terkait isu perizinan di Kalimantan Timur. Yaitu, terhadap dampak pembangunan IKN yang dianggap membebani ekosistem dan lingkungan di perairan Teluk Balikpapan.

Aksi ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Timur, Fathur Roziqin, melalui akun Instagram @walhi_kaltim mengatakan, setelah upacara bendera di IKN. “Kami ingin mengingatkan publik tentang risiko serius yang akan menimpa ekosistem di Teluk Balikpapan,” Ungkapnya.

“IKN adalah wajah paripurna dari ilusi kemegahan dalam perayaan kemerdekaan 79 tahun. Kebanggan nasionalisme dan kebangsaan kita dijebak pada kemegahan infrastuktur semata. Fakta lapangannya, seperti konflik agraria, dampak ekologis hingga kriminalisasinya dikaburkan,” Tegasnya.

Fathur Roziqin bilang, proyek proyek pembangunan IKN juga melahirkan silent vicktim, seperti orangutan, bekantan, pesut, dan keanekaragaman hayati dilanskap Teluk Balikpapan yang habitat dan eksistensinya terancam, tapi mereka tak bersuara.

Pemerintah mestinya memulihkan Kalimantan Timur yang dihantam krisis multidimensi. Namun, Jokowi justru melanggengkan praktik kolonial dengan memberi pengampunan dosa dan bonus berbisnis pengadaan infrastruktur di IKN, kepada para insvestor dan oligarki.

Pembangunan megaproyek IKN pun bukan hanya mendatangkan masalah bagi warga di Pulau Kalimantan. Masyarakat di Palu, Sulawesi Tengah, ikut terpapar debu akibat pertambangan batu dan krikil untuk bahan material IKN.

Pemindahan Ibu Kota juga tak otomatis menyelesaikan berbagai persoalan Jakarta. Seperti masalah plastik, banjir menahun, kemacetan, hingga polusi udara.

Pemindahan Ibu Kota Negara secara tiba-tiba, tanpa mengoreksi watak pembangunan selama ini yang ekstraktif, dan tidak berkelanjutan adalah langkah keliru.

Perlu ada prombakan kebijakan struktural yang lebih komprehensif, partisipatif, dan inklusif yang mengedepankan kelestarian lingkungan, sehingga proyek pembangunan sebuah kota-baik di Jakarta maupun Penajam Paser Utara tidak menjadi bancakan segelintir oligarki.

Arie Rompas Ketua Tim Kampanye Greenpeace Indonesia mengatakan, permintaan maaf presiden Jokowi dalam pidato kenegaraan kemarin, tidak ada artinya setelah satu dekade pemerintahaannya membawa Indonesia makin jauh dari cita-cita kemerdekaan.

Di akhir masa jabatannya, Jokowi mewariskan berbagai masalah ketidakadilan. IKN yang dia banggakan nyatanya merupakan proyek serampangan dan ugal-ugalan yang merampas hak-hak masyarakat adat dan lokal, tapi memberikan karpet merah untuk oligarki.

“Ibarat mengobral negara ini. Jokowi memberikan Izin penguasaan lahan hingga 190 tahun untuk investor di Nusantara. Kerusakan lingkungan akibat pembangunan IKN juga akan berimbas memperparah kerisis iklim,” Tegasnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto dokumentasi Greenpeace. aktivis Greenpeace membentangkan spanduk bertuliskan "Indonesia is not for sale, Merdeka!" di Jembatan Pulau Galang, Penajam Paser Utara, Kaltim pada Sabtu, 17 Agustus 2024.

Usai Bentangkan Spanduk Indonesia Is Not For Sale di Jembatan Pulau Galang, Aktivis Lingkungan Greenpeace Ditangkap Polisi

Foto dokumentasi Greenpeace. aktivis Greenpeace membentangkan spanduk bertuliskan "Indonesia is not for sale, Merdeka!" di Jembatan Pulau Galang, Penajam Paser Utara, Kaltim pada Sabtu, 17 Agustus 2024.

Aktivis Greenpeace yang Ditangkap Usai Membentangkan Spanduk Indonesia Is Not For Sale di Jembatan Pulau Galang Dibebaskan

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

CAPT: Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, turut hadir dalam Pagelaran Wayang Kulit Kemerdekaan yang digelar PT Pupuk Kaltim di halaman GOR PKT. (FOTO: Indra Protokopim).

Wawali Agus Haris Apresiasi Pagelaran Wayang Kemerdekaan di PKT

30 Agustus 2025
Foto: Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib

Waduk Kanaan Ditunda, DPRD Desak Pemkot Bontang Fokus Kejar Bendungan Suka Rahmat

12 Mei 2026
Ket foto : SMPN 1 Bontang Gelar Turnamen Voli Antar SMP se-Kota Bontang

Sambut HUT Sekolah, SMPN 1 Bontang Gelar Turnamen Voli Antar SMP se-Kota Bontang

31 Oktober 2025
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang, menerima rombongan tim pemenangan pasangan bacalon wali kota dan wakil wali kota Basri Rase-Chusnul Dihin yang mendaftar jalur independen atau perseorangan. Sabtu (11/5/2024).

KPU Jelaskan Bacalon Independen Basri Rase-Chusnul, Lengkapi Syarat Dokumen yang Dihasilkan dari Silon

11 Mei 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Nostalgia Era 90-an: Galatua Reborn Sapa Warga Bontang di Lembah Permai Fair 4 Agustus 2026
  • Tokoh Pemersatu, Mantan Ketua DPRD Awal Pemekaran Bontang Umar Amrullah Tanatta Tutup Usia 1 Agustus 2026
  • IJTI Sikapi Pernyataan Prabowo: Pers Adalah Pilar Demokrasi, Bukan “Londo Ireng” 26 Juli 2026
  • Perkuat Barisan PSI Bontang, Anggota DPD RI Yulianus Henock Siap Pasang Badan Dongkrak Elektoral 22 Juli 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...