Kamis, Mei 7, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Dongkrak PAD, DPRD Bontang Bidik Pendapatan dari Aset Videotron Dorong Skema Kerja Sama Perusahaan

inspirasa.co by inspirasa.co
7 Mei 2026
in Daerah
0
Foto: Ketua Komisi B DPRD Bontang Rustam

Foto: Ketua Komisi B DPRD Bontang Rustam

301
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Komisi B DPRD Bontang mulai gerah dengan minimnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi aset digital. Ketua Komisi B, Rustam, menyoroti tajam pemanfaatan videotron milik pemerintah yang dinilai “mati suri” secara finansial di tengah ancaman defisit anggaran.

Dalam rapat kerja bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) pada Senin (4/5/2026), Rustam mengungkapkan fakta miris terkait pendapatan dari videotron pelat merah tersebut.

Baca juga :

Satu Dekade Tak Berubah dan Nihil Temuan BPK, Andi Faizal Usul Dana Parpol Bontang Layak Naik

Agus Haris Hadiri Pelantikan Pengurus YJI Bontang: Dorong Pola Hidup Sehat Mulai dari Keluarga

Rustam membeberkan bahwa angka retribusi yang masuk ke kas daerah dari videotron milik DPMPTSP sangat jauh dari kata ideal.

“Pendapatan dari videotron itu baru menyentuh angka Rp250 ribu. Ini sangat kontras dan tidak masuk akal mengingat investasi pengadaan alat tersebut mencapai puluhan miliar rupiah. Potensi besarnya terbuang percuma,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Keresahan ini bukan tanpa alasan. Kondisi fiskal Bontang saat ini sedang terjepit. APBD 2026 diproyeksikan hanya sebesar Rp1,9 triliun. Terjadi pemotongan anggaran hingga ratusan miliar rupiah. Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat merosot tajam hingga hampir 50%.

Dorong Skema Kerja Sama Agresif

Sebagai solusi cepat (quick wins), Rustam mendesak DPMPTSP untuk menanggalkan cara kerja pasif. Ia mendorong pemerintah daerah untuk “menjemput bola” dengan menggandeng raksasa industri di Bontang.

“Perusahaan besar seperti PT Badak NGL dan Pupuk Kaltim punya anggaran promosi dan sosialisasi yang besar. Videotron ini harus ditawarkan untuk media kampanye layanan publik atau produk mereka. Masalahnya sekarang tinggal pada nyali dan kreativitas pendekatan dinas terkait,” jelasnya.

Alarm untuk 14 OPD Penghasil

Tak hanya videotron, Komisi B juga tengah memelototi potensi retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Namun, bagi Rustam, memaksimalkan aset yang sudah ada di depan mata adalah prioritas yang tidak bisa ditunda.

Ke depan, DPRD berencana memanggil 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil untuk melakukan audit performa PAD. Rustam memperingatkan bahwa ketidaksigapan OPD dalam menggali pendapatan akan berdampak sistemik pada operasional pemerintahan.

“Belanja pegawai kita tinggi. Jika PAD tidak digenjot secara agresif dan kolaboratif, stabilitas keuangan daerah taruhannya. Semua OPD harus serius, jangan hanya menunggu anggaran turun tapi tidak bisa menghasilkan,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto: Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bontang resmi menetapkan nahkoda baru lewat Muskot di Kantor Dispoparekraf, Minggu (19/4/2026), Wahyudi terpilih secara resmi sebagai Ketua FPTI Bontang masa bakti 2026-2030.

Wahyudi Pimpin FPTI 2026-2030: Siap Tempa Panjat Tebing Jadi Lumbung Prestasi

19 April 2026
Pemkab Kukar Buka Pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Tahap II

Pemkab Kukar Buka Pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Tahap II

10 Oktober 2023

Here’s Every Accessory in Virgil Abloh’s Debut Louis Vuitton Collection

8 November 2020
Ternyata Pelaku Pembunuhan Polisi Pengaman KTT G20 Masih di Bawah Umur dan Sudah Ditangkap

Ternyata Pelaku Pembunuhan Polisi Pengaman KTT G20 Masih di Bawah Umur dan Sudah Ditangkap

19 November 2022

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Dongkrak PAD, DPRD Bontang Bidik Pendapatan dari Aset Videotron Dorong Skema Kerja Sama Perusahaan 7 Mei 2026
  • Satu Dekade Tak Berubah dan Nihil Temuan BPK, Andi Faizal Usul Dana Parpol Bontang Layak Naik 7 Mei 2026
  • Agus Haris Hadiri Pelantikan Pengurus YJI Bontang: Dorong Pola Hidup Sehat Mulai dari Keluarga 7 Mei 2026
  • Wali Kota Bontang Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Kota dari Kemendagri Mampu Tekan Pengangguran 6 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...