Sabtu, Maret 28, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Anhar Ingatkan Perusahaan di Samarinda Bayar THR Tepat Waktu, Sanksi Denda 4% Jika Terlambat

inspirasa.co by inspirasa.co
11 Maret 2025
in Advetorial
0
Anhar Ingatkan Perusahaan di Samarinda Bayar THR Tepat Waktu, Sanksi Denda 4% Jika Terlambat

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar

334
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, mengingatkan seluruh perusahaan di wilayah ini untuk membayar tunjangan hari raya (THR) kepada karyawan tepat waktu, yakni paling lambat 10 hari sebelum Lebaran. Jika terjadi keterlambatan, perusahaan yang bersangkutan berpotensi dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini disampaikan Anhar saat ditemui di Gedung DPRD Samarinda, Selasa (11/3/2025).

“Saat saya bekerja di perusahaan dengan serikat kerja, ada Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang menetapkan THR harus dibayar paling lambat H-10 sebelum Lebaran,” ujarnya.

Baca juga :

Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Penambahan Anggaran Pendidikan di Atas 20 Persen APBD

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Ketimpangan Pemberian Insentif Guru PAUD

Anhar menjelaskan bahwa dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB), terdapat klausul yang menyatakan bahwa keterlambatan pembayaran THR akan dikenakan denda sebesar 4% dari total nilai THR yang seharusnya diterima pekerja.

Aturan pembayaran THR untuk tahun 2025 telah diatur dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Nomor M/2/HK.04.00/III/2025. Dalam edaran tersebut, disebutkan bahwa THR wajib dibayarkan maksimal tujuh hari sebelum hari raya. Bagi pekerja yang telah bekerja minimal 12 bulan, besaran THR yang diberikan setara dengan satu bulan upah.

Pekerja dengan masa kerja kurang dari setahun, perhitungan THR dilakukan secara proporsional menggunakan rumus: (masa kerja/12) × satu bulan upah.

Anhar juga menyoroti masalah keterlambatan pembayaran gaji yang masih kerap terjadi di beberapa perusahaan. Ia menegaskan bahwa jika gaji dibayarkan melebihi tanggal yang telah disepakati, karyawan berhak mendapatkan kompensasi sebesar 1–2% dari gaji mereka.

Bagi pekerja di Samarinda yang belum menerima THR, Anhar menyarankan agar segera melaporkan hal tersebut ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda. Pengaduan dapat dilakukan secara langsung atau melalui posko pengaduan THR yang biasanya dibuka menjelang hari raya.

“Bisa langsung dilaporkan ke Disnaker. Mereka yang akan mengakomodasi laporan dan menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukan perusahaan,” tegasnya.

(ADV/DPRDSmd/ANH)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Anhar: Dominasi Kelompok Tertentu di Dunia Kerja Picu Keresahan Generasi Muda

Anhar: Dominasi Kelompok Tertentu di Dunia Kerja Picu Keresahan Generasi Muda

Andi Saharuddin Soroti Hambatan Mobilitas Penyuluh dan Ancaman Alih Fungsi Lahan Pertanian di Samarinda

Andi Saharuddin Soroti Hambatan Mobilitas Penyuluh dan Ancaman Alih Fungsi Lahan Pertanian di Samarinda

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

5 Mei 2025
Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

21 Mei 2022
KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

25 April 2021

EDITOR'S PICK

Lomba Regu Pramuka Penggalang Samarinda Dimulai, Rusmadi: Momentum Melahirkan Pramuka Berkualitas

Lomba Regu Pramuka Penggalang Samarinda Dimulai, Rusmadi: Momentum Melahirkan Pramuka Berkualitas

25 Februari 2023
Foto Laga Piala Asia 2023 Timnas U-23 Indonesia vs Irak (Instagram/@ahmad.allee).

Kalah dari Irak, Tersisa Satu Cara Timnas Indonesia U-23 untuk Melangkah ke Olimpiade

3 Mei 2024
Kejati Kaltim Pastikan Penyidikan Terus Dilakukan

Kejati Kaltim Pastikan Penyidikan Terus Dilakukan

26 Februari 2023
Warung Makan Non Halal Dirazia Satpol PP: Ramai Petisi Tolak Perda Ramadan, Dinilai Melanggar Ham

Warung Makan Non Halal Dirazia Satpol PP: Ramai Petisi Tolak Perda Ramadan, Dinilai Melanggar Ham

10 April 2022

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Castro: Pengadilan Militer ‘Jeruk Makan Jeruk’ Tidak Akan Objektif Adili Pelaku Teror Aktivis KontraS Andrie Yunus 28 Maret 2026
  • Lakalantas Maut di Jalur Bontang-Samarinda KM 43, Seorang Pengendara Wanita Meninggal Dunia Usai Tabrakan 25 Maret 2026
  • Pemkot Bontang Fasilitasi Rusunawa Gratis dan Bantu Kebutuhan Pokok bagi Korban Kebakaran Berebas Tengah 25 Maret 2026
  • PAC Pemuda Pancasila Bontang Selatan Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Berbas Tengah 23 Maret 2026
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...