Rabu, Mei 6, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Budaya

Canggih! Dompi ‘Dompet Anti Maling’ Bisa Dilacak Lebih dari 10 Meter Buatan Mahasiswa UNY

inspirasa.co by inspirasa.co
24 Januari 2022
in Budaya, Business, Daerah, Fashion, Lifestyle, Lingkungan, National, Sains
0
Canggih! Dompi ‘Dompet Anti Maling’ Bisa Dilacak Lebih dari 10 Meter Buatan Mahasiswa UNY

Foto Istimewa Dompi buatan mahasiswa UNY.

360
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Canggih! Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuat dompet yang dilengkapi dengan sistem pengaman.

Dompet yang terbuat dari bahan pelepah pisang ini, akan memberi informasi, manakala dompet terpisah dari pemiliknya, lebih dari 10 meter.

Baca juga :

Aksi Penanaman Mangrove di HUT ke-80 Persit, Neni Moerniaeni: Jaga Mangrove Sekarang, Investasi untuk Generasi Mendatang

Pemprov Kaltim Ulas Polemik Rujab, Prosedur Anggaran Fasilitas Mewah Hingga Efisiensi APBD

Dikutip dari siaran pers UNY,pada Selasa, 18 Januari 2022, menurut Asni Muslimah salah satu anggota mahasiswa yang membuat dompet itu mengatakan, dibuatnya dompet ini karena pengguna dari alat penyimpan ini sangat tinggi. 

Selain itu, mereka menggunakan bahan dari pelepah pisang, karena selama ini dianggap hanya sebagai limbah dan mengotri lingkungan.

Ia mengungkapkan, dompet sengaja dilengkapi corak aksara Jawa untuk memperkenalkan budaya bangsa sekaligus meningkatkan pengetahuan tentang aksara Jawa, yang eksistensinya semakin pudar.

Sementara itu salah seorang anggota mahasiswa lainnya, Annisa Nurfatimah Febrianti menuturkan, mereka juga menambahkan motif sains untuk menarik perhatian para saintis dan memberi edukasi terhadap masyarakat. Serta agar menambah nilai keunikan dari dompet yang diinovasikan.

Teknologi yang digunakan di desain dengan module bluetooth yang bisa disebut sensor jarak. “Kami pilih nama dompet pintar atau disingkat Dompi agar akrab di telinga masyarakat,” ujar Annisa.

Adapun saat ini produk dompet ini dibuat sebagai usaha kreatif pelestarian budaya dan usaha mengangkat budaya lokal.

Bahan cangih yang diperlukan didalam fitur dompet yaitu Module Bluetooth HC-05, Arduino UNO, PCB, kabel penghubung, kapasitor, buzzer, resistor, baterai lithium, timah soldier, pin charger dan push button. 

Sedangkan alat yang dibutuhkan adalah solder, Software IDEA, Aplikasi Arduino dan Bluetooth Simple. Cara merakitnya, bahan dirangkai pada PCB kemudian mengatur kode pemrograman pada aplikasi IDEA dan membungkus sensor dengan kotak agar aman dan terlihat rapi.

Sensor yang terdapat pada dompet akan menginformasikan apabila terpisah sejauh 10 meter dari gawai pemiliknya, dengan berbunyi seperti sirene.

Sensor ini terkoneksi dengan gawai melalui bluetooth dan pemilik tinggal melacak keberadaan dompetnya melalui gawai.

Adapun, Latifah Nur Khasanah menjelaskan, pembuatan dompet menggunakan pelepah pisang melalui beberapa tahap. 

“Batang pisang yang sudah ditebang, direbahkan, dipotong 2 m atau 1 m atau sesuai selera, tetapi sebaiknya sama panjangnya dan tidak terlalau pendek untuk memudahkan penjemuran dan penyimpanan sebagai stok di gudang,” kata Nur. 

Dijelaskan Nur, setelah pelepah pisang kering disetrika agar halus, rata, dan rapi serta disimpan dengan cara digulung, ditumpuk ataupun digantung. Untuk memproses batang pisang basah yang baru ditebang sampai menjadi bahan baku siap pakai dibutuhkan waktu 1 minggu hingga pelepah pisang benar-benar kering.

Pengeringan yang tergesa-gesa dengan menggunakan sinar matahari penuh, justru membuat gedebog pisang menjadi getas, gampang robek, rapuh atau berwarna kusam. Selanjutnya, disimpan di tempat yang kering atau tidak lembab supaya gedebog tidak berjamur. 

Kemudian pelepah pisang ditenun menggunakan alat bukan mesin dengan cara menyilangkan benang pakan dan benang lungsin secara bergantian terus menerus sehingga menjadi helaian sebuah kain. Pelepah pisang siap digunakan.

Selain itu, Atiqotul Maula Al Farihah juga memaparkan terkait langkah pembuatan dompet yang diawali dengan pembuatan pola, kemudian pemotongan bahan sesuai pola tersebut. Lalu diberi bordiran aksara Jawa atau simbol sains. Langkah selanjutnya pemasangan sensor dan penjahitan dompet Dompi. 

Karya ini berhasil meraih dana Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan tahun 2021. Ini jadi salah satu upaya UNY dalam agenda pembangunan berkelanjutan pada bidang pendidikan bermutu.

Tim pembuatan Dompi ini beranggotakan diantaranya, Asni Muslimah prodi Pendidikan Teknik Busana, Annisa Nurfatimah Febrianti prodi Pendidikan Akutansi, Annisa Alimah Ufairoh prodi Pendidikan Fisika, Latifah Nur Khasanah prodi Pendidikan Kimia, dan Atiqotul Maula Al Farihah dari Pendidikan Sosiologi. Menurut Asni Muslimah mereka membuat dompet karena pengguna dari alat penyimpan ini sangat tinggi. 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan Dilokasi Terbakarnya KM Pantokrator

Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan Dilokasi Terbakarnya KM Pantokrator

Supir Truk Demo PKT, Sekretaris PLBB Luding Limbong; Perusahaan Tidak Sportif Supir Lokal Tak Diberdayakan

Supir Truk Demo PKT, Sekretaris PLBB Luding Limbong; Perusahaan Tidak Sportif Supir Lokal Tak Diberdayakan

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto: Anggota DPRD Kutim Faisal Rachman

Faisal Rachman Dorong Program Peningkatan Produksi Pertanian di Kutai Timur

22 Juli 2024
Keterangan Foto: Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Bontang Joni Muslim, Ketua Koti Mahatidana Pemuda Pancasila Firman Mori, pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Bontang, serta Ketua Forum Anak Bontang Iwan Sambo secara simbolis menyerahkan donasi bantuan kemanusiaan korban bencana Aceh dan Sumatra.

Uluran Tangan dari Bontang, Pemuda Pancasila dan FAB Donasi untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatra

8 Desember 2025
Ket. Foto: Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga Dispora Kaltim, Bagus Sugiarta

Dispora Kaltim Gaungkan Paralimpik dan Pelestarian Budaya Lewat Olahraga di Penghujung Tahun

18 November 2024
Agus Aras Desak Pembangunan USB di Sangatta

Agus Aras Desak Pembangunan USB di Sangatta

8 Juli 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Wali Kota Bontang Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Kota dari Kemendagri Mampu Tekan Pengangguran 6 Mei 2026
  • Neni Moerniaeni Jadi Pembicara di Forum Nasional, Beberkan Strategi Bontang Sukses Tekan Angka Pengangguran Hingga 6,3% 6 Mei 2026
  • Aksi Penanaman Mangrove di HUT ke-80 Persit, Neni Moerniaeni: Jaga Mangrove Sekarang, Investasi untuk Generasi Mendatang 5 Mei 2026
  • Wawali Agus Haris Minta Perangkat Daerah Kawal Warga dari Ancaman Investasi dan Pinjaman Ilegal 5 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...