Rabu, November 4, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

DPRD Kukar Sidak Turap Taman Musik yang Longsor, Minta Perbaikan Menyeluruh Segera Dilakukan

inspirasa.co by inspirasa.co
4 November 2026
in Daerah, DPRD Kukar
0
Foto: Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani Sidak Turap Taman Musik yang Longsor.

Foto: Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani Sidak Turap Taman Musik yang Longsor.

304
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TENGGARONG — Ketua DPRD Kutai Kartanegara Ahmad Yani bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi turap di kawasan Taman Musik Tenggarong yang mengalami longsor. Sidak itu dilakukan untuk memastikan apakah kerusakan disebabkan faktor alam atau persoalan teknis dalam pelaksanaan konstruksi. Hal tersebut disampaikan Ahmad Yani dalam wawancara di Taman Musik Tenggarong, Selasa (3/11/2026).

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Dinas PU Kukar, Ahmad Yani menyatakan secara perencanaan maupun pelaksanaan sejauh ini tidak ditemukan adanya pelanggaran teknis. Namun, diduga terdapat anomali pada struktur tanah yang turut memengaruhi kondisi bangunan. Selain itu, tingginya intensitas kendaraan yang melintas, baik kendaraan kecil maupun berat, berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap struktur tanah dan turap.

Baca juga :

Kemeriahan Turnamen Minisoccer Galanita Ibu-Ibu Bontang Awali Rangkaian HUT ke-62 Partai Golkar

DPRD Kukar Dukung Pengembangan Destinasi Wisata, Evaluasi Pengelolaan Pantai Tanah Merah

“Hari ini kami bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi turap di kawasan Taman Musik yang mengalami longsor. Sidak ini dilakukan untuk memastikan apakah kerusakan tersebut disebabkan faktor alam atau persoalan teknis dalam pelaksanaan konstruksi,” ujarnya.

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Dinas PU Kukar, secara perencanaan maupun pelaksanaan, sejauh ini tidak ditemukan adanya pelanggaran teknis. Namun, diduga terdapat anomali pada struktur tanah yang turut memengaruhi kondisi bangunan. Selain itu, tingginya intensitas kendaraan yang melintas, baik kendaraan kecil maupun kendaraan berat, juga berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap struktur tanah dan turap,” katanya.

Menurutnya, persoalan serupa tidak hanya terjadi pada bangunan baru. Pada bagian konstruksi yang sudah lama berdiri pun ditemukan retakan atau rekahan. Hal itu, lanjutnya, mengindikasikan adanya pengaruh kondisi tanah dan faktor alam, termasuk kondisi sungai yang mengalami kekeringan.

“Kondisi ini juga menunjukkan bahwa persoalan serupa tidak hanya terjadi pada bangunan baru. Pada bagian konstruksi yang sudah lama berdiri pun ditemukan retakan atau rekahan. Hal tersebut mengindikasikan adanya pengaruh kondisi tanah dan faktor alam, termasuk kondisi sungai yang mengalami kekeringan,” jelasnya.

Ahmad Yani menilai faktor alam memang sulit diprediksi. Meski demikian, ia menegaskan sejak awal pembangunan seharusnya telah dilakukan perhitungan cermat terhadap karakteristik dan struktur tanah, termasuk memperhitungkan beban timbunan serta beban lainnya. Musim kemarau berkepanjangan, menurutnya, juga diduga memengaruhi kestabilan dan ikatan tanah sehingga lebih rentan mengalami pergeseran maupun keretakan.

“Memang, faktor alam merupakan sesuatu yang sulit diprediksi. Namun, sejak awal pembangunan seharusnya telah dilakukan perhitungan secara cermat terhadap karakteristik dan struktur tanah, termasuk memperhitungkan beban timbunan serta beban lainnya. Kondisi musim kemarau yang berkepanjangan juga diduga dapat memengaruhi kestabilan dan ikatan tanah sehingga lebih rentan mengalami pergeseran maupun keretakan,” ucapnya.

Minta Kontraktor Beritikad Baik

Karena lokasinya berada di tengah kota, Ahmad Yani menegaskan kerusakan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. DPRD Kukar berharap turap segera diperbaiki. Meski masa pemeliharaan pekerjaan kemungkinan telah berakhir sekitar enam bulan, ia tetap berharap perusahaan maupun kontraktor memiliki itikad baik untuk membantu proses perbaikan, meskipun secara kontraktual tanggung jawab pemeliharaannya mungkin sudah selesai.

“Karena lokasinya berada di tengah kota, kerusakan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Kami dari DPRD Kukar berharap agar turap tersebut segera diperbaiki. Meski masa pemeliharaan pekerjaan kemungkinan telah berakhir sekitar enam bulan, kami tetap berharap pihak perusahaan maupun kontraktor memiliki itikad baik untuk membantu proses perbaikan, meskipun secara kontraktual tanggung jawab pemeliharaannya mungkin sudah selesai,” katanya.

DPRD Kukar, lanjutnya, memastikan persoalan itu ditindaklanjuti melalui perbaikan menyeluruh. Nantinya perlu dikaji kembali apakah struktur yang ada masih bisa dipertahankan atau harus diganti dengan konstruksi baru. Sebab, kondisi saat ini dinilai sudah tidak mencerminkan kelayakan konstruksi, terlihat dari posisi bangunan yang tidak lagi sejajar dan mengalami pergeseran.

“DPRD Kukar juga memastikan persoalan ini harus ditindaklanjuti melalui perbaikan menyeluruh. Nantinya perlu dikaji kembali apakah struktur yang ada masih bisa dipertahankan atau harus diganti dengan konstruksi baru. Sebab, kondisi saat ini sudah tidak mencerminkan kelayakan konstruksi, terlihat dari posisi bangunan yang tidak lagi sejajar dan mengalami pergeseran,” jelasnya.

Ia berharap Dinas PU melakukan kajian teknis mendalam untuk menentukan langkah penanganan yang tepat, termasuk mempertimbangkan aspek kekuatan konstruksi, estetika, serta kebutuhan anggaran. Dengan demikian, perbaikan yang dilakukan benar-benar menjamin keamanan dan kualitas bangunan dalam jangka panjang.

“Karena itu, kami berharap Dinas PU melakukan kajian teknis secara mendalam untuk menentukan langkah penanganan yang tepat, termasuk mempertimbangkan aspek kekuatan konstruksi, estetika, serta kebutuhan anggaran. Dengan demikian, perbaikan yang dilakukan nantinya benar-benar mampu menjamin keamanan dan kualitas bangunan dalam jangka panjang,” ucapnya.

Kerusakan Capai 50 Meter

Ahmad Yani menyebut panjang turap yang mengalami kerusakan diperkirakan mencapai 50 meter. Karena itu, perlu perhitungan matang untuk menentukan pilihan penanganan, baik mengganti seluruh konstruksi maupun memperbaiki dan mempertahankan struktur yang masih memungkinkan digunakan. Masing-masing opsi, menurutnya, memiliki estimasi kebutuhan anggaran berbeda.

“Panjang turap yang mengalami kerusakan diperkirakan mencapai 50 meter. Karena itu, perlu dilakukan perhitungan secara matang untuk menentukan pilihan penanganan, baik dengan mengganti seluruh konstruksi maupun memperbaiki dan mempertahankan struktur yang masih memungkinkan untuk digunakan. Masing-masing opsi tentu memiliki estimasi kebutuhan anggaran yang berbeda,” katanya.

Ia menegaskan kerusakan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena Taman Musik merupakan salah satu ikon atau maskot Kabupaten Kutai Kartanegara yang harus dijaga keberadaan dan daya tariknya sebagai destinasi wisata.

“Yang pasti, kerusakan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Taman Musik merupakan salah satu ikon atau maskot Kabupaten Kutai Kartanegara yang harus dijaga keberadaan dan daya tariknya sebagai destinasi wisata,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat maupun wisatawan tidak akan tertarik berkunjung jika kondisi taman masih terlihat belum tuntas pengerjaannya, bahkan terdapat kerusakan pada sejumlah bagian. Karena itu, perbaikan harus segera dilakukan dan tidak perlu menunggu terlalu lama jika memungkinkan dilaksanakan sekarang.

“Bagaimana masyarakat maupun wisatawan tertarik untuk berkunjung jika kondisi taman masih terlihat belum tuntas pengerjaannya, bahkan terdapat kerusakan pada sejumlah bagian?” ujarnya.

“Karena itu, perbaikan harus segera dilakukan. Jika memungkinkan dilaksanakan sekarang, maka sebaiknya tidak perlu menunggu terlalu lama. Sebab, apabila dibiarkan, kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap daya tarik kawasan wisata, tetapi juga memengaruhi penataan kota secara keseluruhan. Kita tentu ingin kawasan ini tetap terjaga dan berkelanjutan sehingga dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat maupun sektor pariwisata Kukar,” tandasnya. (adv)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: Turnamen Minisoccer Galanita Ibu-Ibu Antar Kelurahan dalam rangka HUT ke-62 Partai Golkar, resmi dibuka Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Kaltim dari Fraksi Golkar, Shemmy Permata Sari, Anggota DPRD Bontang dari Partai Golkar, seperti Aloysius Roni dan Alfin Rausan Rifki, lurah Tanjung Laut - Tanjung Laut Indah, dan Kapolsek Bontang Selatan.

Kemeriahan Turnamen Minisoccer Galanita Ibu-Ibu Bontang Awali Rangkaian HUT ke-62 Partai Golkar

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Happy Puppy Bontang Ada Promo Khusus Bagi Pelanggan, Syaratnya Wajib Punya PeduliLindungi

Happy Puppy Bontang Ada Promo Khusus Bagi Pelanggan, Syaratnya Wajib Punya PeduliLindungi

11 Januari 2022
Kasus Ismail Thomas Tersangka Pemalsuan Izin Tambang, SAKSI FH Unmul Mendesak Selidiki Kepala Daerah yang Menjabat di Kabupaten/Kota

Kasus Ismail Thomas Tersangka Pemalsuan Izin Tambang, SAKSI FH Unmul Mendesak Selidiki Kepala Daerah yang Menjabat di Kabupaten/Kota

16 Agustus 2023
Bakhtiar Wakkang Apresiasi Bantuan Dana Rp 2,6 Miliar untuk Dua Rusunawa di Bontang

Bakhtiar Wakkang Apresiasi Bantuan Dana Rp 2,6 Miliar untuk Dua Rusunawa di Bontang

11 Juli 2022
Sultan Kutai Kartanegara Berbagi Untuk Anak Yatim Piatu dan Dhuafa

Sultan Kutai Kartanegara Berbagi Untuk Anak Yatim Piatu dan Dhuafa

8 April 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Kemeriahan Turnamen Minisoccer Galanita Ibu-Ibu Bontang Awali Rangkaian HUT ke-62 Partai Golkar 4 November 2026
  • DPRD Kukar Sidak Turap Taman Musik yang Longsor, Minta Perbaikan Menyeluruh Segera Dilakukan 4 November 2026
  • Bareskrim Polri Tetapkan 3 Perwira Tinggi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden 3 November 2026
  • DPRD Kukar Dukung Pengembangan Destinasi Wisata, Evaluasi Pengelolaan Pantai Tanah Merah 3 November 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Memuat Komentar...