Minggu, Juni 21, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

DPRD Samarinda Desak Orang Tua Berani Melaporkan Kasus Kekerasan Seksual Anak

inspirasa.co by inspirasa.co
26 Juni 2025
in Advetorial
0
DPRD Samarinda Desak Orang Tua Berani Melaporkan Kasus Kekerasan Seksual Anak

Sri Puji Astuti, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda

317
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Sri Puji Astuti, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, mendesak para orang tua untuk tidak ragu melaporkan jika anak mereka menjadi korban pelecehan seksual. Menurutnya, keberanian melapor adalah langkah krusial dalam melindungi hak anak agar merasa aman dan terlindungi.

“Kalau anak Anda jadi korban, segera laporkan. Jangan diam saja. Ini tanggung jawab kita bersama dalam menjaga hak anak untuk merasa aman dan dilindungi,” ujar Puji pada Kamis (26/6/2025).

Baca juga :

DPRD Ingatkan Pemerataan Fasilitas Jadi Kunci Sukses Kurikulum Coding dan AI

DPRD Samarinda Desak Penertiban Usaha yang Gunakan Bahu Jalan untuk Parkir

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas tingginya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Samarinda yang seringkali tidak tertangani secara serius. Banyak orang tua memilih bungkam karena rasa malu, takut anaknya mendapat stigma, atau tekanan sosial dari lingkungan.

Puji menegaskan bahwa sikap diam justru membiarkan pelaku bebas dari hukuman, sementara anak korban harus menanggung trauma sendirian.

“Diam itu bukan melindungi. Itu justru mengabaikan. Anak-anak yang jadi korban sering tidak bisa menyuarakan penderitaannya sendiri, jadi orang tua harus jadi pelindung utama,” tegasnya.

Ia juga menyoroti peran penting lingkungan, terutama keluarga dan sekolah, dalam mendeteksi serta merespons tanda-tanda kekerasan seksual sejak dini. Perubahan perilaku, ketakutan berlebihan, atau penurunan prestasi harus segera ditindaklanjuti.

“Anak-anak adalah generasi penerus, bukan objek yang bisa disakiti lalu dilupakan. Tindakan tegas adalah bentuk kepedulian terhadap masa depan mereka,” jelasnya.

Lebih lanjut, Puji menekankan peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) serta lembaga pendidikan dalam meningkatkan pengawasan dan pendampingan, bukan hanya bersifat reaktif. Menurutnya, guru dan tenaga pendidik memiliki posisi strategis dalam mengenali gejala trauma pada siswa dan tidak boleh menyepelekan keluhan anak, terutama yang berkaitan dengan kekerasan seksual.

“Ini bukan soal angka semata. Setiap satu kasus yang dibiarkan, berarti ada satu anak yang menderita dalam diam. Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan seksual,” ujarnya.

Puji mengakhiri seruannya dengan ajakan untuk membangun kesadaran bersama di masyarakat. Baginya, perubahan dimulai dari keberanian untuk berbicara.

“Kalau kita semua peduli, maka tidak akan ada lagi anak yang harus menanggung luka karena diamnya orang dewasa,” pungkasnya.

(ADV/DPRDSmd/ANH)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: Mahkamah Konstitusi

MK Putuskan Pemilu Nasional dan Daerah Berjarak Mulai 2029, Ini Penjelasannya

Foto: Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang, Rafidah.

Polemik Dana Hibah Olahraga Terhambat, Ini Tanggapan Kadispoparekraf Bontang

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim sekaligus Anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, Syahariah Mas’ud

APBD Kaltim Ambles 50%, Program ‘Gratispol’ Kaltim Didesak Fokus ke SMA/SMK dan Warga Miskin

19 Mei 2026
Yan Ketua Komisi D DPRD Kutim

Pesangon Karyawan Belum Dibayar, Dewan Panggil PT AETL

1 Juli 2024
Warga Samarinda Geger Temukan Bayi Perempuan di Lahan Kosong, Seperti ini Kondisinya Saat Ini

Warga Samarinda Geger Temukan Bayi Perempuan di Lahan Kosong, Seperti ini Kondisinya Saat Ini

22 Februari 2024
DPPKB Kutim luncurkan aplikasi Stop Stunting.

Tangani Stunting, DPPKB Kutim Luncurkan Aplikasi Stop Stunting

20 November 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Menakar Kepastian Hukum: Mengapa Banyak Kasus Korupsi Sengaja Dibuat Menggantung? 21 Juni 2026
  • Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi SDM Lokal Lewat Sertifikasi Ahli Muda Konstruksi Jenjang 7 19 Juni 2026
  • Satgas IKN Pastikan Kawasan Hutan Konservasi Nusantara Kini Bebas Tambang Ilegal 19 Juni 2026
  • Bangun SCCC di KIPP Nusantara, Otorita IKN Bakal Hadirkan Laboratorium Digital dan Robotik 19 Juni 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Memuat Komentar...