Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda Ismail Latisi menegaskan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar harus dilakukan sejak dini.
Menurutnya, sekolah menjadi salah satu ruang strategis untuk membangun pemahaman dan membentengi pelajar dari bahaya narkoba.
Ismail mengatakan edukasi antinarkoba perlu diperkuat melalui pembelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler. Langkah tersebut dinilai lebih penting daripada pemerintah baru bergerak setelah ditemukan kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
“Pencegahan ini lebih utama, lebih dominan. Bukan kemudian sifatnya reaksioner. Ada kasus kemudian kita sibuk. Kita berharap ini tidak sekadar reaksi dari kasus, tapi betul-betul pencegahan,” ujar Ismail, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, gagasan tersebut telah menjadi bagian dari pembahasan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda, Dinas Pendidikan Kota Samarinda, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA).
Ismail menyebut materi mengenai bahaya narkoba masih perlu dirumuskan lebih lanjut agar penerapannya dapat menyesuaikan dengan sistem pendidikan yang berlaku.
Ia menilai materi tersebut dapat disampaikan melalui pembelajaran maupun kegiatan sekolah lainnya.
Ia juga menekankan bahwa persoalan narkoba tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah. Pemerintah, BNN, orang tua, dan lingkungan masyarakat perlu terlibat dalam membangun pengawasan sekaligus memberikan pemahaman kepada pelajar.
Bagi Ismail, pembekalan sejak bangku sekolah penting agar anak memiliki pengetahuan mengenai risiko penyalahgunaan narkoba serta mampu mengenali lingkungan yang berpotensi membawa pengaruh negatif.
Karena itu, DPRD Samarinda mendorong agar koordinasi lintas instansi tidak berhenti pada pembahasan, tetapi menghasilkan pola edukasi dan pencegahan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah.
“Harapannya upaya tersebut mampu memperkuat perlindungan terhadap pelajar sekaligus mencegah penyalahgunaan narkoba sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih luas,” pungkasnya.(adv)

















