Selasa, Juli 7, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

DPRD Samarinda Kawal Aduan SPMB, Pastikan Calon Siswa yang Belum Tertampung Diprioritaskan pada Tahap Lanjutan

inspirasa.co by inspirasa.co
3 Juli 2026
in Advetorial, DPRD Samarinda
0
DPRD Samarinda Kawal Aduan SPMB, Pastikan Calon Siswa yang Belum Tertampung Diprioritaskan pada Tahap Lanjutan

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie

301
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda — DPRD Kota Samarinda mengawal proses penyelesaian puluhan aduan calon peserta didik yang belum memperoleh sekolah negeri dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap anak tetap mendapatkan akses pendidikan melalui mekanisme lanjutan yang disiapkan Dinas Pendidikan.

Baca juga :

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Dorong Pengembangan Destinasi Berbasis Budaya

DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Menyeluruh SPMB, Seluruh Aduan Masyarakat Akan Dikaji

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan pihaknya telah menerima 32 berkas pengaduan dari masyarakat yang disampaikan melalui Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRCPPA) Kalimantan Timur. Berkas tersebut berisi identitas calon peserta didik beserta dokumen yang menunjukkan mereka belum berhasil diterima melalui sistem SPMB.

Menurutnya, seluruh dokumen telah diteruskan kepada Dinas Pendidikan Kota Samarinda sebagai bahan tindak lanjut pada tahapan pendaftaran berikutnya.

“Dokumen yang ada ini sudah kami serahkan ke Dinas Pendidikan. Sekarang masih ada gelombang kedua sampai tanggal 4, dan kami akan terus memantau prosesnya. Harapan kami, anak-anak ini tetap bisa tertampung di sekolah negeri,” ujar Novan, Jumat (03/07/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Dinas Pendidikan, saat ini masih tersedia sekitar 300 kursi kosong di sejumlah SMP negeri yang nantinya akan diisi melalui mekanisme pendaftaran tahap kedua.

Proses penempatan, kata Novan, dilakukan secara manual dengan mempertimbangkan ketersediaan daya tampung di masing-masing rayon. Apabila kuota pada rayon tertentu telah terpenuhi, calon peserta didik akan dialihkan ke rayon terdekat yang masih memiliki kursi kosong.

“Gelombang kedua dilakukan secara manual oleh Dinas Pendidikan dan disesuaikan dengan kapasitas di setiap rayon. Kalau rayonnya sudah penuh, akan diarahkan ke rayon lain yang masih tersedia. Prinsipnya, kami ingin seluruh anak tetap memperoleh tempat di sekolah negeri,” katanya.

Selain mengawal proses penempatan siswa, DPRD juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB tahun ini. Evaluasi difokuskan pada wilayah-wilayah yang selama ini mengalami ketimpangan antara jumlah lulusan sekolah dasar dengan kapasitas sekolah negeri yang tersedia.

Novan menilai tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke SMP negeri turut dipengaruhi banyaknya lulusan SD swasta maupun madrasah yang juga mengikuti proses seleksi pada jalur yang sama.

Kondisi tersebut menyebabkan persaingan masuk sekolah negeri semakin tinggi, terutama di kawasan dengan jumlah sekolah yang masih terbatas.

“Yang mendaftar ke SMP negeri bukan hanya lulusan SD negeri, tetapi juga dari SD swasta dan madrasah. Karena itu kami akan memetakan kondisi setiap kecamatan hingga tingkat kelurahan untuk mengetahui daerah yang membutuhkan penambahan daya tampung,” jelasnya.

Menurut Novan, wilayah seperti Samarinda Utara, Sungai Pinang, dan Palaran menjadi beberapa kawasan yang akan menjadi perhatian dalam evaluasi karena jumlah sekolah negeri dinilai belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui pengawasan tersebut, DPRD berharap penyelenggaraan SPMB ke depan dapat berjalan lebih merata, transparan, dan mampu menjamin setiap anak memperoleh akses pendidikan sesuai amanat pemerintah tanpa terkendala keterbatasan daya tampung sekolah negeri.(adv)

Samarinda — DPRD Kota Samarinda mengawal proses penyelesaian puluhan aduan calon peserta didik yang belum memperoleh sekolah negeri dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap anak tetap mendapatkan akses pendidikan melalui mekanisme lanjutan yang disiapkan Dinas Pendidikan.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan pihaknya telah menerima 32 berkas pengaduan dari masyarakat yang disampaikan melalui Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRCPPA) Kalimantan Timur. Berkas tersebut berisi identitas calon peserta didik beserta dokumen yang menunjukkan mereka belum berhasil diterima melalui sistem SPMB.

Menurutnya, seluruh dokumen telah diteruskan kepada Dinas Pendidikan Kota Samarinda sebagai bahan tindak lanjut pada tahapan pendaftaran berikutnya.

“Dokumen yang ada ini sudah kami serahkan ke Dinas Pendidikan. Sekarang masih ada gelombang kedua sampai tanggal 4, dan kami akan terus memantau prosesnya. Harapan kami, anak-anak ini tetap bisa tertampung di sekolah negeri,” ujar Novan, Jumat (3/7/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Dinas Pendidikan, saat ini masih tersedia sekitar 300 kursi kosong di sejumlah SMP negeri yang nantinya akan diisi melalui mekanisme pendaftaran tahap kedua.

Proses penempatan, kata Novan, dilakukan secara manual dengan mempertimbangkan ketersediaan daya tampung di masing-masing rayon. Apabila kuota pada rayon tertentu telah terpenuhi, calon peserta didik akan dialihkan ke rayon terdekat yang masih memiliki kursi kosong.

“Gelombang kedua dilakukan secara manual oleh Dinas Pendidikan dan disesuaikan dengan kapasitas di setiap rayon. Kalau rayonnya sudah penuh, akan diarahkan ke rayon lain yang masih tersedia. Prinsipnya, kami ingin seluruh anak tetap memperoleh tempat di sekolah negeri,” katanya.

Selain mengawal proses penempatan siswa, DPRD juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB tahun ini. Evaluasi difokuskan pada wilayah-wilayah yang selama ini mengalami ketimpangan antara jumlah lulusan sekolah dasar dengan kapasitas sekolah negeri yang tersedia.

Novan menilai tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke SMP negeri turut dipengaruhi banyaknya lulusan SD swasta maupun madrasah yang juga mengikuti proses seleksi pada jalur yang sama.

Kondisi tersebut menyebabkan persaingan masuk sekolah negeri semakin tinggi, terutama di kawasan dengan jumlah sekolah yang masih terbatas.

“Yang mendaftar ke SMP negeri bukan hanya lulusan SD negeri, tetapi juga dari SD swasta dan madrasah. Karena itu kami akan memetakan kondisi setiap kecamatan hingga tingkat kelurahan untuk mengetahui daerah yang membutuhkan penambahan daya tampung,” jelasnya.

Menurut Novan, wilayah seperti Samarinda Utara, Sungai Pinang, dan Palaran menjadi beberapa kawasan yang akan menjadi perhatian dalam evaluasi karena jumlah sekolah negeri dinilai belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui pengawasan tersebut, DPRD berharap penyelenggaraan SPMB ke depan dapat berjalan lebih merata, transparan, dan mampu menjamin setiap anak memperoleh akses pendidikan sesuai amanat pemerintah tanpa terkendala keterbatasan daya tampung sekolah negeri.(adv)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam

DPRD Bontang Desak Komitmen PLN Percepat Pemulihan Listrik Lintas Kalimantan

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Dorong Pengembangan Destinasi Berbasis Budaya

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Dorong Pengembangan Destinasi Berbasis Budaya

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Guntur Hamzah Dilantik Jadi Hakim MK, KIKA: MK Telah Dibajak Oligarki

Guntur Hamzah Dilantik Jadi Hakim MK, KIKA: MK Telah Dibajak Oligarki

24 November 2022
Kronologi Buaya Menerkam Bocah Laki-Laki Hingga Tewas di Pantai Teluk Lombok

Kronologi Buaya Menerkam Bocah Laki-Laki Hingga Tewas di Pantai Teluk Lombok

5 September 2021
DPRD Samarinda Terapkan WFH, Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan

DPRD Samarinda Terapkan WFH, Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan

2 Mei 2026
Panen Raya di Desa Bukit Raya, Rendi Solihin Yakin Kukar Mampu Menjadi Pemasok Pangan IKN

Panen Raya di Desa Bukit Raya, Rendi Solihin Yakin Kukar Mampu Menjadi Pemasok Pangan IKN

14 September 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Ketika Prioritas Bergeser 3 Juli 2026
  • Jelang Kedatangan UAS di Kubar, Tokoh Agama Kristen Serukan Pesan Damai Rawat Kerukunan 3 Juli 2026
  • DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Dorong Pengembangan Destinasi Berbasis Budaya 3 Juli 2026
  • DPRD Bontang Desak Komitmen PLN Percepat Pemulihan Listrik Lintas Kalimantan 3 Juli 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Memuat Komentar...