Samarinda – Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 24 Samarinda mulai menunjukkan hasil yang dinilai positif setelah memasuki tahun pertama.
DPRD Samarinda melihat program tersebut tidak hanya mendorong peningkatan kemampuan belajar siswa, tetapi juga memberi pengaruh terhadap pembentukan karakter dan kepercayaan diri peserta didik.
Gambaran perkembangan itu terlihat dalam kegiatan Open House SRT 24 yang digelar di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Cipto Mangunkusumo Km 2, Samarinda Seberang.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus pembuktian atas proses pendidikan yang telah dijalani siswa selama kurang lebih satu tahun.
Menurutnya, hasil yang ditampilkan para peserta menunjukkan perkembangan yang cukup terlihat di berbagai bidang.
“Dari sisi akademik, nonakademik, hingga olahraga, anak-anak terlihat aktif dan mampu menunjukkan perkembangan yang sangat baik,” ujar Novan, Selasa (23/6/26).
Ia menjelaskan, indikator keberhasilan program tidak hanya dilihat dari capaian nilai atau kemampuan akademik semata, tetapi juga dari perubahan sikap dan pola perilaku siswa dalam keseharian.
Novan menilai salah satu perkembangan yang paling menonjol adalah meningkatnya kedisiplinan dan keberanian siswa dalam mengekspresikan kemampuan mereka di ruang publik.
Dibandingkan saat awal mengikuti program, para peserta kini dinilai lebih percaya diri, lebih aktif berinteraksi, dan lebih siap mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran maupun pengembangan diri.
“Dalam satu tahun, perubahan mereka sangat signifikan. Mulai dari kedisiplinan, kepercayaan diri, kemampuan akademik hingga kemampuan bahasa,” katanya.
Selain peningkatan akademik, DPRD juga melihat adanya perkembangan keterampilan pendukung yang mulai terbentuk melalui pola pembinaan yang lebih intensif dan terarah.
Menurut Novan, capaian tersebut menunjukkan bahwa akses pendidikan yang disertai pendampingan yang tepat dapat membuka peluang lebih besar bagi siswa untuk berkembang secara menyeluruh.
Ia berharap pola pembelajaran dan pembinaan seperti yang diterapkan dalam Program Sekolah Rakyat dapat terus diperkuat agar manfaatnya semakin dirasakan oleh lebih banyak peserta didik di Samarinda.(adv)

















