Kamis, Mei 7, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Dua Anggota DPRD Ubaya dan Winardi Jadi Bapak Asuh Bayi Berisiko Stunting Program Kecamatan Bontang Utara

inspirasa.co by inspirasa.co
12 November 2024
in Daerah
0
Foto: Dua Anggota DPRD Bontang Ubaya dan Winardi Jadi Bapak Asuh Bayi Berisiko Stunting Program Kecamatan Bontang Utara.

Foto: Dua Anggota DPRD Bontang Ubaya dan Winardi Jadi Bapak Asuh Bayi Berisiko Stunting Program Kecamatan Bontang Utara.

927
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Angka stunting yang masih tinggi di Bontang mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Bontang, Ubaya Bengawan dan Winardi, yang kini terlibat langsung sebagai Bapak Asuh bagi anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara.

Keterlibatan mereka dalam Gerakan Bapak Asuh merupakan dukungan dalam upaya menurunkan prevalensi stunting, yang kini menjadi isu nasional.

Baca juga :

Dongkrak PAD, DPRD Bontang Bidik Pendapatan dari Aset Videotron Dorong Skema Kerja Sama Perusahaan

Satu Dekade Tak Berubah dan Nihil Temuan BPK, Andi Faizal Usul Dana Parpol Bontang Layak Naik

Ubaya Bengawan, dalam kesempatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Kecamatan Bontang Utara yang menggelar kegiatan ini.

“Saya beri apresiasi kepada pemerintah Kecamatan Bontang Utara beserta seluruh jajaran,” ucapnya.

Menurutnya, penanganan stunting memerlukan kolaborasi semua pihak, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat.

Angka stunting sangat mengkhawatirkan, bahkan hingga Oktober, data dari Dinas Kesehatan menunjukkan angka stunting masih sekitar 19 persen,” ujar Ubaya.

Ubaya juga mengungkapkan, DPRD Bontang telah mengadakan empat kali pertemuan khusus untuk membahas penanggulangan stunting, dengan fokus pada keterlibatan 9 OPD yang bertanggung jawab dalam hal ini.

Selain itu, Ubaya juga menyampaikan masalah keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam penanganan stunting.

“Dinas Kesehatan hanya memiliki anggaran sebesar 3 miliar setahun. Kalau dibagi untuk 15 kelurahan, tentu sangat terbatas. Kami akan segera membahas anggaran untuk 2025, termasuk peningkatan kesejahteraan kader posyandu,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan pentingnya penyesuaian insentif bagi kader posyandu yang saat ini hanya menerima honor Rp 300.000 per bulan, yang dianggap tidak memadai.

Di sisi lain, Winardi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menanggulangi stunting.

“Stunting bukan hanya masalah balita, tetapi juga asupan gizi ibu yang perlu diperhatikan. Pemerintah dan masyarakat harus bekerjasama, seperti yang kita buktikan hari ini dengan pemberian PMT di Posyandu Kasih Etam,” kata Winardi.

Menurutnya, upaya penanggulangan stunting juga melibatkan perhatian terhadap kebersihan rumah tangga, terutama sanitasi yang menjadi faktor penting dalam mencegah stunting.

Ia juga memberikan apresiasi kepada kader posyandu yang meskipun menerima honor yang terbatas, tetap semangat dalam menjalankan tugas mulia mereka.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua kader posyandu yang telah bekerja keras. Meskipun hanya menerima honor Rp300 ribu mereka tetap semangat melaksanakan tugasnya,” katanya.

Ia berharap gerakan Bapak Asuh ini dapat terus berlanjut dan menjadi langkah nyata dalam penanggulangan stunting di Bontang Utara.

Sementara itu, Sekretaris Camat Bontang Utara Irmita Prima Ningrum berharap orang tua tetap datang ke Posyandu.

“ibu-ibu harus tetap rutin membawa anak-anak mereka ke Posyandu untuk pemantauan tumbuh kembang,” ucap Irmita.

Selain mengandalkan PMT, diharapkan ibu-ibu juga menjaga pola asuh yang baik, seperti memastikan anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan memperhatikan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kesehatan, seperti kebersihan dan lingkungan. (Adv)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: Sekretaris Camat (Sekcam) Bontang Utara, Irmita Prima Ningrum.

Bapak Asuh Salurkan Bantuan PMT Bayi Berisiko Stunting, Sekcam Bontang Utara: Penyaluran Mengacu Data yang Tercatat di Tiap Posyandu

Foto: Sekretaris Camat Bontang Utara Irmita Prima Ningrum di saat menyalurkan Bantuan PMT dari Bapak Asuh di Posyandu Kasih Etam, Senin (11/11/2024).

Posyandu Kasih Etam Kelurahan Guntung Jadi Titik Awal Gerakan Bapak Asuh Program Kecamatan Bontang Utara

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Hasanuddin Mas’ud Tanggapi Perpanjangan Jabatan DPRD: Ketimpangan Pusat-Daerah Harus Diantisipasi

Hasanuddin Mas’ud Tanggapi Perpanjangan Jabatan DPRD: Ketimpangan Pusat-Daerah Harus Diantisipasi

5 Juli 2025
Ananda Emira Moeis Beberkan Hambatan Sosialisasi Gratispol di Kaltim

Ananda Emira Moeis Beberkan Hambatan Sosialisasi Gratispol di Kaltim

11 Juli 2025
Spesialis jantung RSUD Taman Husada, dr. Suhardi, Sp.JP

Warga Bontang Tak Perlu ke Samarinda, RSUD Bontang Kini Lengkapi Fasilitas Diagnostik Jantung

22 Oktober 2025
Orang Tua Siswa Gunting Paksa Rambut Guru Anaknya

Orang Tua Siswa Gunting Paksa Rambut Guru Anaknya

22 Januari 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Dongkrak PAD, DPRD Bontang Bidik Pendapatan dari Aset Videotron Dorong Skema Kerja Sama Perusahaan 7 Mei 2026
  • Satu Dekade Tak Berubah dan Nihil Temuan BPK, Andi Faizal Usul Dana Parpol Bontang Layak Naik 7 Mei 2026
  • Agus Haris Hadiri Pelantikan Pengurus YJI Bontang: Dorong Pola Hidup Sehat Mulai dari Keluarga 7 Mei 2026
  • Wali Kota Bontang Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Kota dari Kemendagri Mampu Tekan Pengangguran 6 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...