Rabu, Oktober 14, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Dua Anggota DPRD Ubaya dan Winardi Jadi Bapak Asuh Bayi Berisiko Stunting Program Kecamatan Bontang Utara

inspirasa.co by inspirasa.co
12 November 2024
in Daerah
0
Foto: Dua Anggota DPRD Bontang Ubaya dan Winardi Jadi Bapak Asuh Bayi Berisiko Stunting Program Kecamatan Bontang Utara.

Foto: Dua Anggota DPRD Bontang Ubaya dan Winardi Jadi Bapak Asuh Bayi Berisiko Stunting Program Kecamatan Bontang Utara.

940
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Angka stunting yang masih tinggi di Bontang mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Bontang, Ubaya Bengawan dan Winardi, yang kini terlibat langsung sebagai Bapak Asuh bagi anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara.

Keterlibatan mereka dalam Gerakan Bapak Asuh merupakan dukungan dalam upaya menurunkan prevalensi stunting, yang kini menjadi isu nasional.

Baca juga :

Surat Sanggahan Tak Direspons, SPK Unmul Layangkan Ultimatum Hukum ke Disnaker Samarinda

Andi Satya Salurkan 58 Sapi Hibah untuk Peternak Lempake, Tegaskan Pentingnya Hasil Berkelanjutan

Ubaya Bengawan, dalam kesempatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Kecamatan Bontang Utara yang menggelar kegiatan ini.

“Saya beri apresiasi kepada pemerintah Kecamatan Bontang Utara beserta seluruh jajaran,” ucapnya.

Menurutnya, penanganan stunting memerlukan kolaborasi semua pihak, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat.

Angka stunting sangat mengkhawatirkan, bahkan hingga Oktober, data dari Dinas Kesehatan menunjukkan angka stunting masih sekitar 19 persen,” ujar Ubaya.

Ubaya juga mengungkapkan, DPRD Bontang telah mengadakan empat kali pertemuan khusus untuk membahas penanggulangan stunting, dengan fokus pada keterlibatan 9 OPD yang bertanggung jawab dalam hal ini.

Selain itu, Ubaya juga menyampaikan masalah keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam penanganan stunting.

“Dinas Kesehatan hanya memiliki anggaran sebesar 3 miliar setahun. Kalau dibagi untuk 15 kelurahan, tentu sangat terbatas. Kami akan segera membahas anggaran untuk 2025, termasuk peningkatan kesejahteraan kader posyandu,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan pentingnya penyesuaian insentif bagi kader posyandu yang saat ini hanya menerima honor Rp 300.000 per bulan, yang dianggap tidak memadai.

Di sisi lain, Winardi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menanggulangi stunting.

“Stunting bukan hanya masalah balita, tetapi juga asupan gizi ibu yang perlu diperhatikan. Pemerintah dan masyarakat harus bekerjasama, seperti yang kita buktikan hari ini dengan pemberian PMT di Posyandu Kasih Etam,” kata Winardi.

Menurutnya, upaya penanggulangan stunting juga melibatkan perhatian terhadap kebersihan rumah tangga, terutama sanitasi yang menjadi faktor penting dalam mencegah stunting.

Ia juga memberikan apresiasi kepada kader posyandu yang meskipun menerima honor yang terbatas, tetap semangat dalam menjalankan tugas mulia mereka.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua kader posyandu yang telah bekerja keras. Meskipun hanya menerima honor Rp300 ribu mereka tetap semangat melaksanakan tugasnya,” katanya.

Ia berharap gerakan Bapak Asuh ini dapat terus berlanjut dan menjadi langkah nyata dalam penanggulangan stunting di Bontang Utara.

Sementara itu, Sekretaris Camat Bontang Utara Irmita Prima Ningrum berharap orang tua tetap datang ke Posyandu.

“ibu-ibu harus tetap rutin membawa anak-anak mereka ke Posyandu untuk pemantauan tumbuh kembang,” ucap Irmita.

Selain mengandalkan PMT, diharapkan ibu-ibu juga menjaga pola asuh yang baik, seperti memastikan anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan memperhatikan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kesehatan, seperti kebersihan dan lingkungan. (Adv)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: Sekretaris Camat (Sekcam) Bontang Utara, Irmita Prima Ningrum.

Bapak Asuh Salurkan Bantuan PMT Bayi Berisiko Stunting, Sekcam Bontang Utara: Penyaluran Mengacu Data yang Tercatat di Tiap Posyandu

Foto: Sekretaris Camat Bontang Utara Irmita Prima Ningrum di saat menyalurkan Bantuan PMT dari Bapak Asuh di Posyandu Kasih Etam, Senin (11/11/2024).

Posyandu Kasih Etam Kelurahan Guntung Jadi Titik Awal Gerakan Bapak Asuh Program Kecamatan Bontang Utara

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto: Cegah Karhutla, Otorita IKN Terbitkan Surat Edaran, Latih Petani Mengolah Lahan Tanpa Bakar, dan Hadirkan Fitur Panic Button

Tanpa Membakar Lahan: Solusi Otorita IKN Latih Petani dan Perkuat Partisipasi Warga

5 September 2026
CAPT: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengumumkan pemberian remisi bagi ribuan narapidana Lapas Bontang.

Rayakan Kemerdekaan, Wali Kota Neni Umumkan Remisi untuk Ribuan Narapidana, 23 Bisa Langsung Bebas

17 Agustus 2025
Swafoto: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, pengurus PWI Kaltim dan pengurus PWI Kota Bontang, jajaran forkopimda, serta tamu undangan lainnya, di Auditorium 3 Dimensi, Sabtu (2/5/2026).

Hadiri Pengukuhan PWI Bontang, Neni Ingatkan Pers: Jaga Etika, Hindari Sensasi, dan Wajib Kompeten

2 Mei 2026
Foto: Ketua KNPI Bontang Indra Wijaya dalam rapat RKPD di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Awang Long, pada Senin (14/4/2025).

KNPI Bontang Minta Peningkatan dan Daya Saing Pemuda di Pasar Kerja Masuk Dalam Prioritas RKPD

15 April 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Surat Sanggahan Tak Direspons, SPK Unmul Layangkan Ultimatum Hukum ke Disnaker Samarinda 14 Oktober 2026
  • Andi Satya Salurkan 58 Sapi Hibah untuk Peternak Lempake, Tegaskan Pentingnya Hasil Berkelanjutan 14 Oktober 2026
  • Bukan Sekadar Olahraga, PKT Jadikan Pupuk Kaltim Cup 2026 Wadah Pemersatu Masyarakat 13 Oktober 2026
  • Dua Gol Tanpa Balas, Tanjung Laut Pertahankan Takhta Juara Pupuk Kaltim Cup 2026 12 Oktober 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...