Minggu, November 8, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Dua Anggota DPRD Ubaya dan Winardi Jadi Bapak Asuh Bayi Berisiko Stunting Program Kecamatan Bontang Utara

inspirasa.co by inspirasa.co
12 November 2024
in Daerah
0
Foto: Dua Anggota DPRD Bontang Ubaya dan Winardi Jadi Bapak Asuh Bayi Berisiko Stunting Program Kecamatan Bontang Utara.

Foto: Dua Anggota DPRD Bontang Ubaya dan Winardi Jadi Bapak Asuh Bayi Berisiko Stunting Program Kecamatan Bontang Utara.

944
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Angka stunting yang masih tinggi di Bontang mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Bontang, Ubaya Bengawan dan Winardi, yang kini terlibat langsung sebagai Bapak Asuh bagi anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara.

Keterlibatan mereka dalam Gerakan Bapak Asuh merupakan dukungan dalam upaya menurunkan prevalensi stunting, yang kini menjadi isu nasional.

Baca juga :

DPRD Kukar Fokus Kembangkan Tanaman Kratom, Wacanakan Perda Pengelolaan dan Perlindungan Hak Daerah

Sentuh Anak Yatim, Marbot Masjid, Disabilitas Hingga Lansia, Golkar Bontang Bagikan Santunan dan Sembako di Ultah ke-62

Ubaya Bengawan, dalam kesempatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Kecamatan Bontang Utara yang menggelar kegiatan ini.

“Saya beri apresiasi kepada pemerintah Kecamatan Bontang Utara beserta seluruh jajaran,” ucapnya.

Menurutnya, penanganan stunting memerlukan kolaborasi semua pihak, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat.

Angka stunting sangat mengkhawatirkan, bahkan hingga Oktober, data dari Dinas Kesehatan menunjukkan angka stunting masih sekitar 19 persen,” ujar Ubaya.

Ubaya juga mengungkapkan, DPRD Bontang telah mengadakan empat kali pertemuan khusus untuk membahas penanggulangan stunting, dengan fokus pada keterlibatan 9 OPD yang bertanggung jawab dalam hal ini.

Selain itu, Ubaya juga menyampaikan masalah keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam penanganan stunting.

“Dinas Kesehatan hanya memiliki anggaran sebesar 3 miliar setahun. Kalau dibagi untuk 15 kelurahan, tentu sangat terbatas. Kami akan segera membahas anggaran untuk 2025, termasuk peningkatan kesejahteraan kader posyandu,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan pentingnya penyesuaian insentif bagi kader posyandu yang saat ini hanya menerima honor Rp 300.000 per bulan, yang dianggap tidak memadai.

Di sisi lain, Winardi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menanggulangi stunting.

“Stunting bukan hanya masalah balita, tetapi juga asupan gizi ibu yang perlu diperhatikan. Pemerintah dan masyarakat harus bekerjasama, seperti yang kita buktikan hari ini dengan pemberian PMT di Posyandu Kasih Etam,” kata Winardi.

Menurutnya, upaya penanggulangan stunting juga melibatkan perhatian terhadap kebersihan rumah tangga, terutama sanitasi yang menjadi faktor penting dalam mencegah stunting.

Ia juga memberikan apresiasi kepada kader posyandu yang meskipun menerima honor yang terbatas, tetap semangat dalam menjalankan tugas mulia mereka.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua kader posyandu yang telah bekerja keras. Meskipun hanya menerima honor Rp300 ribu mereka tetap semangat melaksanakan tugasnya,” katanya.

Ia berharap gerakan Bapak Asuh ini dapat terus berlanjut dan menjadi langkah nyata dalam penanggulangan stunting di Bontang Utara.

Sementara itu, Sekretaris Camat Bontang Utara Irmita Prima Ningrum berharap orang tua tetap datang ke Posyandu.

“ibu-ibu harus tetap rutin membawa anak-anak mereka ke Posyandu untuk pemantauan tumbuh kembang,” ucap Irmita.

Selain mengandalkan PMT, diharapkan ibu-ibu juga menjaga pola asuh yang baik, seperti memastikan anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan memperhatikan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kesehatan, seperti kebersihan dan lingkungan. (Adv)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: Sekretaris Camat (Sekcam) Bontang Utara, Irmita Prima Ningrum.

Bapak Asuh Salurkan Bantuan PMT Bayi Berisiko Stunting, Sekcam Bontang Utara: Penyaluran Mengacu Data yang Tercatat di Tiap Posyandu

Foto: Sekretaris Camat Bontang Utara Irmita Prima Ningrum di saat menyalurkan Bantuan PMT dari Bapak Asuh di Posyandu Kasih Etam, Senin (11/11/2024).

Posyandu Kasih Etam Kelurahan Guntung Jadi Titik Awal Gerakan Bapak Asuh Program Kecamatan Bontang Utara

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto Istimewa: Mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak

Mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak Tutup Usia

22 Desember 2024
Pendidikan Tanpa Batas Usia: Darlis Serukan Perubahan Aturan Beasiswa Gatispol

Pendidikan Tanpa Batas Usia: Darlis Serukan Perubahan Aturan Beasiswa Gatispol

8 Mei 2025
Ket foto : Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin

Disdikbud Bontang Siapkan Rp5,1 Miliar untuk Buku Siswa SD dan SMP, Pastikan Pembagian Merata

5 November 2025
DPRD Samarinda Matangkan Raperda Ketahanan Keluarga, Target Rampung Akhir 2025

DPRD Samarinda Dorong Efisiensi Anggaran dan Fokus pada Program Prioritas di Tengah Pemotongan TKD

23 Oktober 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Usung Inovasi Lingkungan di CAFEO 44, PKT Raih Best Circular Economy Paper 8 November 2026
  • DPRD Kukar Fokus Kembangkan Tanaman Kratom, Wacanakan Perda Pengelolaan dan Perlindungan Hak Daerah 8 November 2026
  • Bukan Sekadar Memberi Bantuan, Kuliah Tamu Pembangunan Sosial UNMUL Kupas Makna Pemberdayaan Masyarakat 6 November 2026
  • Sentuh Anak Yatim, Marbot Masjid, Disabilitas Hingga Lansia, Golkar Bontang Bagikan Santunan dan Sembako di Ultah ke-62 6 November 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...