Minggu, Juni 21, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Fraksi Gerindra DPRD Bontang Dorong Pemkot Tingkatkan PAD, Soroti Ketergantungan Dana Transfer

inspirasa.co by inspirasa.co
19 Juni 2026
in Daerah
0
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bontang Sem Nalpa Mario Guling membacakan pandangan umum fraksinya terhadap raperda P2APBD tahun anggaran 2025. (FOTO)

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bontang Sem Nalpa Mario Guling membacakan pandangan umum fraksinya terhadap raperda P2APBD tahun anggaran 2025. (FOTO)

301
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Fraksi Gerindra DPRD Bontang memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota Bontang yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun di balik capaian tersebut, Fraksi Gerindra menyoroti masih tingginya ketergantungan daerah terhadap pendapatan transfer dari pemerintah pusat.

Pandangan tersebut disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bontang, Sem Nalpa Mario Guling, dalam rapat kerja penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) Tahun Anggaran 2025, Rabu (17/6/2026), di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bontang.

Baca juga :

Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi SDM Lokal Lewat Sertifikasi Ahli Muda Konstruksi Jenjang 7

PKS-NasDem Sodorkan 4 Langkah Taktis Benahi Efektivitas Anggaran Bontang

Dalam penyampaiannya, Sem Nalpa menyebut capaian opini WTP selama 12 kali berturut-turut merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah telah berjalan sesuai standar akuntansi pemerintahan dan prinsip transparansi.

“Capaian ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menyajikan laporan keuangan yang akuntabel dan transparan. Kami berharap prestasi ini terus menjadi motivasi untuk melakukan perbaikan tata kelola pemerintahan,” ujarnya.

Fraksi Gerindra juga mengapresiasi realisasi pendapatan daerah yang mencapai 98,49 persen dari target yang telah ditetapkan. Meski demikian, pihaknya menilai masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, khususnya terkait besarnya selisih antara Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan transfer.

Menurut Sem Nalpa, kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemandirian fiskal daerah masih perlu diperkuat melalui berbagai inovasi penggalian sumber-sumber pendapatan baru.

“Kami berharap pemerintah terus berinovasi dan memaksimalkan sektor-sektor potensial yang dapat meningkatkan PAD sehingga ketergantungan terhadap dana transfer dapat dikurangi,” katanya.

Selain itu, Fraksi Gerindra meminta pemerintah melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap pengelolaan aset daerah agar lebih efektif, transparan, dan mampu memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan daerah.

Sorotan juga diarahkan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Fraksi Gerindra menilai perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja setiap BUMD untuk memastikan penyertaan modal yang telah diberikan mampu menghasilkan keuntungan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan PAD.

Tak hanya itu, Gerindra mendorong percepatan digitalisasi administrasi pelayanan publik dan sistem pembayaran daerah. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya meningkatkan pengawasan, pengendalian, serta optimalisasi penerimaan daerah.

Dari sisi belanja, Fraksi Gerindra mencatat realisasi belanja daerah mencapai 93,01 persen. Ke depan, pemerintah diminta lebih memprioritaskan anggaran pada program-program yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan daya beli masyarakat, dan kesejahteraan warga Bontang.

Fraksi Gerindra juga menyoroti masih adanya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar 6,99 persen. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta lebih cermat dalam merencanakan dan merealisasikan anggaran agar serapan belanja semakin optimal.

“Fraksi Gerindra berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah agar APBD benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Bontang,” tegas Sem Nalpa Mario Guling.

Dengan berbagai catatan tersebut, Fraksi Gerindra berharap pembahasan Raperda P2APBD Tahun Anggaran 2025 dapat menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah yang lebih efektif, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat Bontang.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Fraksi PKS-Nasdem DPRD Bontang Rapat Paripurna penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) 2025, Rabu (17/6/2026). (FOTO)

PKS-NasDem Sodorkan 4 Langkah Taktis Benahi Efektivitas Anggaran Bontang

Keterangan foto: Senilai 9,9 miliar KRW atau sekitar Rp115,94 miliar, Pemerintah Korea Selatan jalin kerja sama dengan Otorita IKN melalui proyek hibah dalam _groundbreaking_ SCCC di KIPP Nusantara, pada Kamis (18/6/2026).

Bangun SCCC di KIPP Nusantara, Otorita IKN Bakal Hadirkan Laboratorium Digital dan Robotik

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto: Rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2025, di DPRD Bontang bersama Pemkot Bontang. Selasa (5/11/2024).

Bimtek Keluar Kota, Dewan Kritik Pelayanan Masyarakat di Kelurahan Belimbing Jadi Terhambat

6 November 2024
CAPT: Pemkot Bontang menyerahkan proposal Sekolah Rakyat ke Kemensos. (Foto: Protokopim Bontang)

Wali Kota Neni ke Kemensos, Lahan 6,8 Hektare Disiapkan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Bontang Lestari

4 Agustus 2025
Foto: Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris

Ikan Mati Diduga Tercemar Limbah Perusahaan, Pemkot Minta DLH Kaltim Segera Periksa Uji Lab, Singgung Soal Pengawasan Rutin Perusahaan

24 Maret 2025
H. Baba Usul Pergub Otomatisasi Iuran BPJS untuk Badan Usaha di Kaltim

H. Baba Usul Pergub Otomatisasi Iuran BPJS untuk Badan Usaha di Kaltim

30 April 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Menakar Kepastian Hukum: Mengapa Banyak Kasus Korupsi Sengaja Dibuat Menggantung? 21 Juni 2026
  • Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi SDM Lokal Lewat Sertifikasi Ahli Muda Konstruksi Jenjang 7 19 Juni 2026
  • Satgas IKN Pastikan Kawasan Hutan Konservasi Nusantara Kini Bebas Tambang Ilegal 19 Juni 2026
  • Bangun SCCC di KIPP Nusantara, Otorita IKN Bakal Hadirkan Laboratorium Digital dan Robotik 19 Juni 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...