Inspirasa.co – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam dunia jurnalistik. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pengukuhan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bontang masa bakti 2026-2029, berlangsung di Auditorium 3 Dimensi, Sabtu (2/5/2026).
Dalam sambutannya, Neni mengingatkan agar seluruh insan pers tetap teguh memegang Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Ia menggarisbawahi bahwa informasi yang disajikan kepada masyarakat harus akurat, berimbang, dan edukatif.
“Pers adalah mitra strategis pemerintah. Karena itu, pemberitaan harus akurat, mengedukasi, dan mampu menginspirasi masyarakat,” ujar Neni.
Wali Kota juga memberikan catatan kritis terhadap fenomena media yang kerap mengejar sensasi demi mengejar traffic atau jumlah pembaca. Menurutnya, praktik tersebut seringkali mengorbankan substansi dan mengabaikan etika, terutama dalam kasus sensitif.
Secara khusus, Neni menyoroti pemberitaan mengenai kasus kekerasan seksual terhadap anak. Ia meminta media untuk tidak mengeksploitasi identitas atau detail korban secara berlebihan.
“Jika menyangkut anak-anak, apalagi korban kekerasan seksual, tolong jangan diekspos (secara vulgar). Itu adalah bagian dari menjaga etika dan masa depan mereka,” tegasnya.
Selain masalah etika, Neni menekankan bahwa profesionalisme harus didukung oleh sertifikasi yang jelas. Ia menyetarakan profesi wartawan dengan tenaga medis yang memerlukan uji kompetensi berkala demi menjamin kualitas pelayanan publik.
“Wartawan wajib memiliki kompetensi. Melalui UKW, kualitas pemberitaan akan tetap terjaga dan kepercayaan publik akan meningkat,” imbuhnya.
Di tengah derasnya arus disinformasi dan hoaks, Wali Kota berharap PWI dapat menjadi filter sekaligus penuntun nalar publik. Ia juga berpesan agar wartawan tetap menjaga independensi dan tidak memiliki prasangka buruk (apriori) dalam meliput sebuah isu.
“Jangan datang dengan niat awal ingin membuat berita negatif atau apriori. Pers harus jernih dalam melihat persoalan,” katanya.
Menutup sambutannya, Neni menyampaikan apresiasi atas kontribusi pers dalam mengawal pembangunan di Kota Bontang. Ia berharap pengurus PWI yang baru dilantik dapat memperkuat solidaritas serta terus meningkatkan literasi digital anggotanya.
“Pers yang berintegritas adalah pilar penting dalam memperkuat demokrasi dan percepatan pembangunan di daerah,” pungkasnya. (Ima)

















