Sabtu, Mei 16, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Business

Korea Selatan Ciptakan Masker Khusus untuk Makan

inspirasa.co by inspirasa.co
8 Februari 2022
in Business, Fashion, Food, Health, Info Terkini, Konten Viral, Kuliner, Lifestyle, Nasional, Sains, World
0
Korea Selatan Ciptakan Masker Khusus untuk Makan

Foto hasil tangkapan layar Twitter.

355
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Masker anti virus yang hanya menutupi hidung dan dapat terus dipakai saat makan dan minum sedang dijual di Korea Selatan.

Inspirasa.co – Salah satu Perusahaan di Korea Selatan bernama Atman, merancang sebuah masker model baru untuk melindungi dari COVID-19.

Baca juga :

Buka Pintu Revisi Perda ‘Lawas’ THM dan Miras, Neni Moerniaeni: Sesuaikan Aturan, Bukan Legalkan Maksiat

Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh

Jika melihat sekilas, terlihat seperti masker pada umumnya. Perbedaan baru terlihat saat pengguna makan. Bagian sisi penutup mulut dapat terlipat, sehingga menyisakan tutupan hanya untuk hidung.

Masker yang punya nama ‘Kosk’ ini memberikan tujuan agar masyarakat dapat melindungi dari menghirup virus yang ditularkan melalui udara saat makan atau minum. Sejumlah hasil studi juga menyebutkan konsentrasi virus corona Covid-19 varian Omicron terbanyak ada di saluran pernapasan atas.

Kosk terserdia secara online dalam kotak berisi 10 buah masker dengan harga $ 11,42 atau setara Rp 164 ribu. Masker ini telah menerima peringkat bintang lima dari 118 ulasan di situs web, tapi juga mengundang pro dan kontra. Dilansir dari laman inilah.com.

Ada pengulas mengatakan mereka merasa lebih nyaman makan di kantor mereka jika membandingkan hidung tertutup. Pengulas lain mengatakan mereka berencana untuk membeli item dalam jumlah besar dan sering menggunakannya ketika mereka pergi ke kedai kopi dan restoran. Ada juga yang menganggap desain baru sebagai lelucon.

Profesor Catherine Bennett, Ketua Epidemiologi di Institut Transformasi Kesehatan Deakin, termasuk yang menilai desain itu ide yang aneh. Dia mengatakan memakai Kosk akan lebih baik daripada tidak sama sekali. Tapi, pemakainya tentu saja masih rentan terkena virus melalui mulut mereka.

Profesor epidemiologi itu mengatakan bahwa Kosk kemungkinan akan menghentikan masalah orang-orang yang meletakkan masker mereka sembarangan di tempat umum. Tetapi juga akan menciptakan masalah orang-orang yang cenderung tidak ingat untuk menutup mulut mereka dengan cepat setelah selesai makan.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Musrenbang 3 Kecamatan Dominasi Penanganan Banjir: Pagu Anggaran di Bagi, Terlaksana 2023

Musrenbang 3 Kecamatan Dominasi Penanganan Banjir: Pagu Anggaran di Bagi, Terlaksana 2023

Zona Merah Covid-19, Perusahaan di Bontang Diminta Tak Datangkan Pekerja Luar Daerah

Zona Merah Covid-19, Perusahaan di Bontang Diminta Tak Datangkan Pekerja Luar Daerah

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

WNI dievakuasi dari Afghanistan tiba di Jakarta – ‘Operasi KBRI Kabul dilakukan dari Islamabad’

WNI dievakuasi dari Afghanistan tiba di Jakarta – ‘Operasi KBRI Kabul dilakukan dari Islamabad’

23 Agustus 2021
Kapal MV Mutia Ladjoni 7 Ditemukan, Seluruh Kru Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Kapal MV Mutia Ladjoni 7 Ditemukan, Seluruh Kru Dievakuasi Tim SAR Gabungan

15 November 2022
Andi Faiz Dukung Upaya Peningkatan Pengembangan Pariwisata Menghadapi Bontang Pasca Migas

Andi Faiz Dukung Upaya Peningkatan Pengembangan Pariwisata Menghadapi Bontang Pasca Migas

15 Mei 2023
Dewan Soroti Konflik Pengelolaan SPBN Bontang, Dorong Pemerintah Cari Solusi Agar Tak Merugikan Nelayan

Dewan Soroti Konflik Pengelolaan SPBN Bontang, Dorong Pemerintah Cari Solusi Agar Tak Merugikan Nelayan

5 Mei 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Buka Pintu Revisi Perda ‘Lawas’ THM dan Miras, Neni Moerniaeni: Sesuaikan Aturan, Bukan Legalkan Maksiat 15 Mei 2026
  • Alfin Sebut Akses Infrastruktur Jalan Bontang Lestari Masih Jadi PR 15 Mei 2026
  • Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh 15 Mei 2026
  • Turun ke 17 Persen, Wali Kota Neni Belum Puas: Penanganan Stunting Harus Masif 15 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...