Minggu, Agustus 16, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Lingkungan

Kuliah Bersama Rakyat di Wadas: Kampus dan Warga Ingatkan Bahaya Sosio-Ekologis

inspirasa.co by inspirasa.co
20 Desember 2022
in Lingkungan, Nasional, News
0
Kuliah Bersama Rakyat di Wadas: Kampus dan Warga Ingatkan Bahaya Sosio-Ekologis

Foto istimewa: Akademisi yang tergabung dalam Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik (KIKA) menggelar pertemuan akhir tahun dengan agenda utama Kuliah Bersama Rakyat (KBR) dengan tema “Public Lecture Wadas Melawan.

377
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Akademisi yang tergabung dalam Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik (KIKA) menggelar pertemuan akhir tahun dengan agenda utama Kuliah Bersama Rakyat (KBR) dengan tema “Public Lecture Wadas Melawan”.

Kegiatan ini digelar pada Sabtu (17/12/2022) di lokasi pertambangan di Desa Wadas. Diikuti ratusan warga Wadas, dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, mahasiswa, NGO, serta kelompok masyarakat sipil luas.

Baca juga :

IJTI: Duka Sikka NTT Adalah Duka Kita

Usia ke-28 tahun, IJTI Berkomitmen Menjaga Marwah Jurnalisme Televisi Dan Demokrasi

Dalam keterangan tertulisnya, KIKA menyebut kegiatan ini digelar guna mendukung warga yang menjadi korban represi negara. Pemerintah dianggap telah melakukan represi demi memuluskan aktivitas pertambangan andesit dan pembangunan Bendungan Bener yang tengah berlangsung di Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Adapun menurut KIKA, aktivitas tersebut merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN) pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan GEMPADEWA, Wadon Wadas, LBH Yogyakarta, WALHI. Ada 7 narasumber dihadirkan, yakni Ketua PP Muhammadiyah, Busyro Muqoddas; akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB) Rina Mardiana; akademisi UGM, Herlambang P. Wiratraman UGM. Serta warga Desa Wadas, Wiji, Talabudin, Anis, Siswanto, dan Marsono.

Dalam penyampaiannya, Busyro Muqoddas mengingatkan pentingnya menjaga akal sehat dan kelestarian lingkungan hidup yang dilakukan warga Wadas. Menurutnya ini merupakan ungkapan rasa syukur dan untuk mencegah keserakahan dan ketamakan.

“Melalui peran serta masyarakat sipil, seperti Muhammadiyah, NU, dan kampus, kita terus menyuarakan pendidikan dan kesadaran warga melalui agenda KBR,” ungkapnya.

Sementara itu, peneliti Pusat Studi Agraria Institut Pertanian Bogor (PSA IPB) yang juga pengurus KIKA, Rina Mardiana menyebut, masyarakat mesti konsisten memperjuangkan hak atas tanah mereka. Ini dilakukan agar negara tidak sewenang-wenang merebut tanah warga atas nama PSN. Rina menyadari perjuangan itu tak mudah. Namun ia harus dilakukan agar dampak buruk sosio-ekologis tidak terjadi terhadap warga Wadas.

“jangan sampai perebutan paksa tanah menjadikan warga korban, dan tentu efek multi-dimensinya akan terasa buruk bagi ekosistem lingkungan hidup dan hak warga negara,” tegasnya.

Dosen Fakultas Hukum UGM sekaligus penasehat KIKA, Herlambang P. Wiratraman menambahkan, tindakan sewenang-wenang hanya menunjukkan otoritarianisme negara yang menggunakan cara represi dan serangan serta ancaman bagi warga Wadas.

“Tidak boleh atas nama pembangunan, negara dapat sembarangan merebut ruang hidup warga dan juga merusak ekologi SDA, apalagi mengancam keselamatan dan keamanan warga tambahnya,” bebernya.

Seorang perwakilan warga Desa Wadas, Sumarsono menegaskan, warga Wadas menolak keberadaan tambang andesit dan tak mundur dari perjuangan. Warga tegas menolak lantaran dari tanah itulah mereka hidup tercukupi.

“Kami tidak mundur,” tandasnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Kisah Cinta Lionel Messi ‘Cinta Monyet Berubah Menjadi Cinta Sejati’ dengan Sang Istri

Kisah Cinta Lionel Messi 'Cinta Monyet Berubah Menjadi Cinta Sejati' dengan Sang Istri

Presiden Jokowi Akan Mencabut Kebijakan PPKM

Presiden Jokowi Akan Mencabut Kebijakan PPKM

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu.

Reses ke Desa Jembayan Tengah, Ini Usulan Warga ke Baharuddin Demmu

12 November 2023
RUU KIA Memberikan Hak bagi Suami Berhak Cuti Dampingi Istri Melahirkan Maksimal 40 Hari

RUU KIA Memberikan Hak bagi Suami Berhak Cuti Dampingi Istri Melahirkan Maksimal 40 Hari

23 Juni 2022
Foto: Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi

Iswandi Kritik Ketidakhadiran Kepala Disporapar dan Minimnya Alokasi Anggaran Pariwisata

10 Maret 2025

Festival Ramadhan 2025 di Tenggarong Kembali Meriah dengan Beragam Kegiatan

24 Maret 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Merdeka Hari Ini! Kedaulatan Berpikir di Era Disrupsi Informasi 16 Agustus 2026
  • Kemerdekaan Jangan Ramai dalam Perayaan, tetapi Sunyi dalam Perenungan 16 Agustus 2026
  • Tekuk Lawan 9-4 di Grand Final, Gardu Media Raih Juara 1 Turnamen Domino PORDI di Bontang 16 Agustus 2026
  • Sebuah Refleksi Perjalanan Bangsa: Rindu Negarawan di Usia 81 Tahun RI 16 Agustus 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...