Inspirasa.co – Aksi unjuk rasa di Samarinda pada Selasa (21/4/2026) malam berakhir ricuh. Hingga pukul 20.00 WITA, massa terpantau masih bertahan di sekitar Kantor Gubernur Kalimantan Timur meski tensi ketegangan terus meningkat.
Kericuhan pecah saat sejumlah demonstran mulai melemparkan benda ke arah barisan aparat keamanan.
Merespons tindakan tersebut, pihak kepolisian terpaksa mengerahkan unit water cannon untuk membubarkan massa dan menjaga formasi keamanan.
Dilokasi massa aksi juga membakar spanduk di depan kantor gubernur, namun petugas bergerak sigap memadamkan api agar tidak merambat ke area gedung.
Hingga saat ini, aparat masih bersiaga penuh di lokasi untuk mengendalikan keadaan. (*)
















Discussion about this post