Kamis, Februari 5, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Meriahnya Tradisi Ogoh-Ogoh Tahun Baru Saka 1946 Umat Hindu di Kukar

inspirasa.co by inspirasa.co
11 Maret 2024
in Daerah
0
Meriahnya Tradisi Ogoh-Ogoh Tahun Baru Saka 1946 Umat Hindu di Kukar

Meriahnya Tradisi Ogoh-Ogoh Tahun Baru Saka 1946 Umat Hindu di Kukar

363
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Pada Tahun Baru Saka 1946 sejumlah ritual dan ibadah pun dilakukan oleh umat hindu di Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang Kutai Kartanegara, pada Minggu (10/3/2024).

Selain itu, tradisi arak-arakan Ogoh-ogoh menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946 juga digelar dan berlangsung meriah.

Baca juga :

Kolaborasi Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat Daya Saing Kopi Liberika Lokal

Bukan Sekadar Ibadah, Umrah Mandiri Perdana di Kaltim Hadirkan Pengalaman Spiritual dan Edukasi Perjalanan

Kegiatan tersebut menjadi hiburan serta tontonan yang menarik bagi warga di Kutai Kartanegara dan sekitarnya.

Kegiatan ini sendiri berlangsung di salah satu pura yang berada di desa Kerta Buana. Dimana ribuan umat Hindu melakukan ibadah dengan penuh rasa suka cita, sehari sebelum perayaan Nyepi.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Desa Kerta Buana I Komang Widyana mengatakan, sebelum perayaan Nyepi tentunya umat Hindu akan melakukan sejumlah ritual dan ibadah.

“Diantaranya Melasti yaitu upacara penyucian diri umat ke tepi sungai maupun laut yang akan melaksanakan hari Nyepi,” Jelasnya.

Setelah melaksanakan ritual Melasti, dilanjutkan dengan upacara tawur kesanga yang bermakna sebagai persembahan kepada alam semesta.

“Untuk selalu dalam keadaan harmoni dan guna memotivasi umat Hindu secara ritual dan spritual agar alam senantiasa menjadi sumber kehidupan,” Tambahnya.

Melalui ritualisasi perayaan Nyepi ini, umat Hindu selalu memohon kepada yang maha kuasa agar diberikan keselamatan dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi pribadi yang bijaksana.

Untuk melenyapkan sifat jahat pada diri maka disimbolkan melalui Ogoh-Ogoh yang harus dimusnahkan. karena sifat jahat inilah yang akan menggangu dalam kehidupan sosial bagi umat.

Sementara itu, Kepala Desa Kerta Buana I Dewa Ketut Adi Basuki mengapresiasi sejumlah ritual dan ibadah serta upacara arakan Ogoh-Ogoh tersebut.

I Dewa Ketut Adi Basuki juga menyebut, bahwa Desa Kerta Buana sendiri dinobatkan oleh Kemenag sebagai Desa Sadar Kerukunan Umat beragama.

Dimama Setiap kegiatan keagamaan selalu mendapatkan dukungan dan fasilitas dari pemerintah desa Kerta Buana.

“Kertabuana ini dinobatkan Kemenag sebagai Desa Sadar Kerukunan dan Keagamaan. Jadi kami memiliki Forum Kerukunan Umat beragama, jadi setiap kegiatan ibadah dan keagamaan selalu kami support dan fasilitasi,” Jelasnya.

“Memang kami dari Pemdes setelah Nyepi akan support Darmasanti, silaturahmi antar umat beragama,” Tambahnya.

Tak hanya itu, Desa Kerta Buana juga memiliki masyarakat yang majemuk dimana ada 19 suku bertempat tinggal di desa tersebut, sehingga hal itu dinobatkan sebagai kampung Pancasila dari Kutai Kartanegara.

Selain itu, I Dewa Ketut Adi Basuki juga mengapresiasi keterlibatan umat beragama yang berpartisipasi dalam upacara perayaan hari Nyepi di desa Kerta Buana.

Dalam menyambut perayaan hari raya, umat Hindu di desa Kerta Buana merayakan upacara tersebut dengan arakan Ogoh-Ogoh yang dimaknai mengajak manusia untuk memurnikan sifat Bhuta kala dalam diri atau sifat jahat.

Sekaligus menjaga alam dan sumber daya di dunia serta memahami pentingnya berkelanjutan hingga menjauhi prilaku merusak lingkungan, dan tradisi ini menjadi pengingat akan tanggung jawab terhadap alam sekitar.

Arakan ogoh-ogoh di desa Kerta Buana ini terdapat 6 karakter Ogoh-Ogoh yang arak keliling desa, dari berbagai kalangan usia dari Tingkat Taman kanak-kanak hingga orang dewasa.

Selain itu, Ogoh-Ogoh tersebut merupakan karya seni dari pemuda umat Hindu di desa Kerta Buana yang dibuat secara bergotong royong.

Pewarta: FR

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Kemensos Salurkan Pencairan Bansos PKH 2024,  Cek Panduan Lengkapnya

Kemensos Salurkan Pencairan Bansos PKH 2024, Cek Panduan Lengkapnya

Tolak Penggusuran di Pemaluan, Akademisi dan Masyarakat Sipil di Kaltim Sebut Otorita IKN Terapkan Politik Ala Penjajah

Tolak Penggusuran di Pemaluan, Akademisi dan Masyarakat Sipil di Kaltim Sebut Otorita IKN Terapkan Politik Ala Penjajah

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

5 Mei 2025
Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

21 Mei 2022
KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

25 April 2021

EDITOR'S PICK

Pencarian Kapten Kapal Berkebangsaan China yang Hilang Selama 7 Hari di Perairan Bontang Dihentikan

Pencarian Kapten Kapal Berkebangsaan China yang Hilang Selama 7 Hari di Perairan Bontang Dihentikan

2 Januari 2023
Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1445 H Jatuh Selasa 12 Maret 2024

Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1445 H Jatuh Selasa 12 Maret 2024

11 Maret 2024
PT SCL Keluhkan Soal Tera Jembatan Timbang CPO Selalu Berkurang, Dewan Minta Pemkot Segera Tindaklanjuti

PT SCL Keluhkan Soal Tera Jembatan Timbang CPO Selalu Berkurang, Dewan Minta Pemkot Segera Tindaklanjuti

24 Mei 2023
Kesejahteraan Guru Pelosok Kaltim Jadi Perhatian Salehuddin

Kesejahteraan Guru Pelosok Kaltim Jadi Perhatian Salehuddin

25 April 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Perkuat Peran SDM Lokal, Otorita IKN Berikan Sertifikasi Pemandu Ekowisata Nusantara 4 Februari 2026
  • Dukung Keberlanjutan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim 3 Februari 2026
  • Kolaborasi Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat Daya Saing Kopi Liberika Lokal 3 Februari 2026
  • Bukan Sekadar Ibadah, Umrah Mandiri Perdana di Kaltim Hadirkan Pengalaman Spiritual dan Edukasi Perjalanan 3 Februari 2026
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...