Sabtu, Mei 16, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Minat Baca Masih Rendah, DPRD Samarinda Dorong Regulasi dan Anggaran Literasi yang Lebih Serius

inspirasa.co by inspirasa.co
29 Juli 2025
in Advetorial
0
Minat Baca Masih Rendah, DPRD Samarinda Dorong Regulasi dan Anggaran Literasi yang Lebih Serius

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti

330
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda – Minat baca masyarakat Kota Samarinda masih dinilai rendah dan belum menjadi prioritas dalam kebijakan daerah. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, yang menilai budaya literasi belum tumbuh kuat dan cenderung diabaikan dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Literasi bukan sekadar soal buku atau perpustakaan, tapi soal membentuk pola pikir. Pemerintah harus hadir dan memberi teladan langsung,” kata Puji kepada awak media, Selasa (29/7/2025).

Baca juga :

Parkir Liar Pelajar Disorot, DPRD Samarinda Dukung Penertiban di Jalan Wijaya Kusuma I

Gaji Guru Honorer Jauh di Bawah UMK, DPRD Samarinda Dorong Jaminan Karier dan Kesejahteraan

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Samarinda mencatat, Tingkat Gemar Membaca (TGM) warga hanya mengalami kenaikan tipis dari 69,46 poin pada 2023 menjadi 71,04 pada 2025. Meski menunjukkan tren positif, angka tersebut dinilai Puji belum cukup untuk menciptakan ekosistem literasi yang kuat dan berkelanjutan.

Menurut Puji, salah satu persoalan utama adalah belum adanya regulasi yang mempertegas peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip), dalam mendorong budaya literasi. Tanpa landasan hukum, OPD dinilai bergerak tanpa arah dan kesulitan melakukan terobosan.

“Kalau tidak ada aturan yang mengikat, OPD bergerak tanpa arah. Perlu keberanian dari pemkot untuk mulai dari regulasi,” tegasnya.

Selain regulasi, Puji juga menyoroti minimnya anggaran yang dialokasikan untuk program literasi. Ia menyebutkan bahwa meski beberapa inisiatif sudah ada, namun implementasinya kerap terhambat oleh keterbatasan dana, apalagi dalam situasi efisiensi anggaran yang diberlakukan secara nasional.

“Literasi tidak bisa hanya bergantung pada semangat individu. Negara harus hadir lewat kebijakan dan anggaran,” tambahnya.

Meski begitu, Puji menegaskan bahwa tanggung jawab membangun literasi tidak hanya berada di tangan pemerintah. Masyarakat, menurutnya, juga perlu ambil bagian aktif, mulai dari keluarga, sekolah, hingga komunitas.

“Kalau generasi muda jauh dari buku, jangan harap mereka siap menghadapi tantangan global. Literasi adalah dasar membangun kecerdasan bangsa,” pungkasnya.(ADV)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Kasus KDRT Naik, DPRD Samarinda Dorong Raperda Ketahanan Keluarga: Jangan Cuma Reaktif, Harus Sentuh Akar Masalah

Kasus KDRT Naik, DPRD Samarinda Dorong Raperda Ketahanan Keluarga: Jangan Cuma Reaktif, Harus Sentuh Akar Masalah

Iswandi Ingatkan Koperasi Merah Putih Jangan Sekadar Seremonial

Iswandi Ingatkan Koperasi Merah Putih Jangan Sekadar Seremonial

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

PMI Bontang Kampanyekan PHBS di Sekolah, Diikuti Wira Mula PMR dari 17 SD Se- Bontang

PMI Bontang Kampanyekan PHBS di Sekolah, Diikuti Wira Mula PMR dari 17 SD Se- Bontang

6 Maret 2023
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun.

Muhammad Samsun Soroti Dampak Perusahaan Batu Bara pada Masyarakat

10 November 2023
Pintu tangga darurat RSUD Taman Husada Bontang

RSUD Taman Husada Ingatkan, Tangga Darurat Bukan Jalur Shortcut

2 November 2025
Fuad Fakhruddin Dukung Penuh Sinergi DPRD Kaltim untuk Program Gubernur Baru

Fuad Fakhruddin Dukung Penuh Sinergi DPRD Kaltim untuk Program Gubernur Baru

19 April 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Buka Pintu Revisi Perda ‘Lawas’ THM dan Miras, Neni Moerniaeni: Sesuaikan Aturan, Bukan Legalkan Maksiat 15 Mei 2026
  • Alfin Sebut Akses Infrastruktur Jalan Bontang Lestari Masih Jadi PR 15 Mei 2026
  • Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh 15 Mei 2026
  • Turun ke 17 Persen, Wali Kota Neni Belum Puas: Penanganan Stunting Harus Masif 15 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...