Minggu, Juni 7, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Business

Pedagang Sapi Keluhkan Sepi Pembeli Hingga Mahalnya Biaya Perawatan

inspirasa.co by inspirasa.co
5 Juli 2022
in Business, Daerah, Health, Nasional
0
Pedagang Sapi Keluhkan Sepi Pembeli Hingga Mahalnya Biaya Perawatan

Foto sapi qurban yang di jual Ossong pedagang sapi.

367
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Sudah 10 hari Ossong berdagang sapi qurban di Jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara. Namun hingga hari ini, pada Selasa (5/7/2022) pagi, saat ditemui Ossong mengaku, sepi pembeli.

Diungkapkan Ossong, biasanya setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Adha, seperti pada tahun lalu, sapinya banyak laku terjual.

Baca juga :

Sisa 39 Desa, Pemprov Kaltim Kebut Listrik dan Internet Masuk Pelosok

Rita Widyasari Prihatin, Rekening dan Aset Pihak Lain Ikut Terseret Kasusnya

“Menjelang Hari Raya Idul Adha 2022 ini sepi pembeli, kebanyakan warga hanya datang bertanya, tapi tidak ada yang bawa pulang sapi,” ujarnya.

Sepinya pembeli, menurut Assong dipengaruhi adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang belakangan ini menyerang hewan ternak.

Selain mengeluhkan sepi pembeli akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Assong juga mengeluhkan besarnya biaya perawatan yang harus dikeluarkan agar sapi yang dijualnya terbebas dari penyakit.

Selain biaya saat karantina sebelum mendatangkan sapinya ke Bontang, biaya perawatan makan untuk membeli rumput juga terbilang mahal.

“Saat karantina itu banyak biaya yang dikeluarkan. Biaya beli rumput untuk makan beberapa ekor sapi setiap hari, paling sedikit itu Rp 300 ribu, belum lagi untuk bayar yang cari rumput,” keluhnya.

Dengan mahalnya biaya perawatan dan makan sapi itu, Assong terpaksa harus menaikkan harga sapi yang dijualnya. Misalnya harga sapi per ekor yang sebelumnya dijual Rp 20 juta, kini bisa dijual Rp 21 hingga Rp 23 juta.

Diakui Ossong, sapi-sapi yang dijual, diambil dari Sulawesi Selatan ini terbebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), lantaran sudah melalui karantina sebelum didatangkan ke Bontang, pun sudah diuji kesehatan dari dinas terkait. (Ars)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
33 LPJU di Jalan Cipto Mangunkusumo Telah Diperbaiki Dishub Bontang

33 LPJU di Jalan Cipto Mangunkusumo Telah Diperbaiki Dishub Bontang

Gangguan Interkoneksi Listrik Padam di Balikpapan, Samarinda, Sangatta dan Wilayah Kukar

Gangguan Interkoneksi Listrik Padam di Balikpapan, Samarinda, Sangatta dan Wilayah Kukar

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Polemik Pengelolaan SPBN, PT BKU dan PT BSP Selesai, Ini 9 Perjanjian Kontrak Baru yang Disepakati

Polemik Pengelolaan SPBN, PT BKU dan PT BSP Selesai, Ini 9 Perjanjian Kontrak Baru yang Disepakati

8 Mei 2023
Rustam Menyayangkan Realisasi Anggaran 2022 di 2 OPD Terlalu Kecil

Rustam Menyayangkan Realisasi Anggaran 2022 di 2 OPD Terlalu Kecil

14 Juli 2022
Swafoto: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, pengurus PWI Kaltim dan pengurus PWI Kota Bontang, jajaran forkopimda, serta tamu undangan lainnya, di Auditorium 3 Dimensi, Sabtu (2/5/2026).

Hadiri Pengukuhan PWI Bontang, Neni Ingatkan Pers: Jaga Etika, Hindari Sensasi, dan Wajib Kompeten

2 Mei 2026
Anggota DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis.

Ananda Emira Moies Dukung Wacana Pembangunan Skytrain Bandara ATP Pranoto

25 Oktober 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Sisa 39 Desa, Pemprov Kaltim Kebut Listrik dan Internet Masuk Pelosok 7 Juni 2026
  • Korban ke-53 di Lubang Tambang Kaltim, JATAM Desak Investigasi Total PT ECI 7 Juni 2026
  • Rita Widyasari Prihatin, Rekening dan Aset Pihak Lain Ikut Terseret Kasusnya 6 Juni 2026
  • Mantan Bupati Kukar Rita Widyasari Buka Suara Soal Sumber Kekayaannya 6 Juni 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...