Sabtu, April 11, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Business

Pemerintah Ultimatum Tarik Hak Pakai Kios 267 Pedagang Pasar Taman Rawa Indah yang Tak Ditempati

inspirasa.co by inspirasa.co
11 Februari 2022
in Business, Daerah, Info Terkini, News, Politik
0
Pemerintah Ultimatum Tarik Hak Pakai Kios 267 Pedagang Pasar Taman Rawa Indah yang Tak Ditempati

Gedung Pasar Tamrin Bontang.

674
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Pemerintah akhirnya melayangkan surat peringatan (SP) ke tiga bagi 267 pedagang yang enggan menempati kiosnya di gedung Pasar Taman Rawa Indah Bontang. Bila peringatan menempati kios tak diindahkan, pemerintah mengancam bakal menarik hak pakai kios yang sebelumnya diberikan ke pedagang.

“Kalau surat teguran ke tiga tidak diindahkan, maka kios akan disegel atau diambil alih oleh pemerintah,” tegas Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang, Kamilan, Kamis (10/2/2022) pagi.

Baca juga :

Bidik Sektor Prioritas, IKA Faperta Unmul Siapkan Riset Peternakan Rendah Emisi di IKN

Saat Forum Warga Berubah Jadi Audit Publik Kawal Janji APBD, Shemmy: Ini Sarana Kontrol Rupiah Kembali ke Rakyat

Kamilan bilang, selama ini pemerintah sudah cukup permisif kepada pedagang. Dibuktikan dengan dikeluarkannya dua kali peringatan agar kios lekas ditempati. Namun karena dua peringatan sebelumnya tak diindahkan, maka dalam ultimatum ketiga ini pemerintah ancam menyegel kios pedagang yang masih kosong.

“Teguran ketiga baru saja dikirim Februari ini. Pedagang sebenarnya sudah tahu ancamannya. Kan tertuang dalam surat perjanjian yang mereka tandatangani sendiri,” beber Kamilan.

Dari 267 pedagang yang mendapat ultimatum, 242 di antaranya berada di lantai 3 pasar, alias didominasi pedagang pakaian dan sembako. Disusul pedagang di lantai 2 sebanyak 24 orang, dan lantai 1 ada satu orang.

Kamilan mengakui, sejak diresmikan 2020 lalu hingga Februari 2022, kios di pasar semi modern terbesar di Bontang itu semakin ditinggalkan pedagang. Banyak pedagang mengeluh, khususnya pedagang sembako di lantai 3. Pedagang menyayangkan skema penempatan yang diatur pemerintah. Menurut mereka, pedagang sembako idealnya ditempatkan di lantai 1 atau dua, mengingat beban barang cukup berat bila diangkut ke lantai 3.

“Sebenarnya kami pahami kesulitan itu,” ucap Kamilan.

Itu sebabnya, Pemkot melalui tim gabungan berencana merombak ulang penempatan pedagang. Jadi, lantai dua pasar ditempati pedagang sembako. Pemerintah juga akan merelokasi kembali pedagang di sepanjang Jalan KS Tubun buat masuk ke pasar. Bila tak ada aral, rencana ini direalisasikan sebelum bulan suci ramadhan.

“Itu target kami. Semoga terealisasi,” sebutnya.

Kepala UPT Pasar Andi Parengrengi menambahkan, selain berencana menata pedagang di lantai 2, belum lama ini Diskop-UKMP berkomunikasi dengan Satpol PP. Mereka meminta Satpol PP melakukan sosialisasi ke pedagang di Jalan KS Tubun agar mau masuk secara baik-baik ke Pasar Tamrin. Tentu dengan catatan, pedagang tersebut memiliki kios di pasar.

“Kayaknya mulai tadi (Kamis, red) Satpol PP sudah mulai sosialisasi,” sebutnya.

Pemerintah, sebutnya, tetap mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis. Namun bila imbauan pemerintah kembali diabaikan, sementara pedagang bersikeras berjualan di badan jalan, tak menutup kemungkinan Satpol PP membongkar atau menutup paksa kios-kios liar tersebut.

“Kalau kami kan ranahnya di pasar saja, kalau di luar itu ada di Satpol PP. Rencananya kan selain penataan ulang, pedagang di luar mau direlokasi. Kami bekerja sesuai arahan Kadiskop saja,” tandasnya.

Sebagai informasi, Pasar Taman Rawa Indah adalah pasar semi modern terbesar di Bontang, Kalimantan Timur. Diresmikan 6 Agustus 2020 lalu oleh mantan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.

Pasar yang terletak di Jalan Ir H Juanda ini total memiliki 1.355 kios, yang tiap lantainya dibagi berdasarkan klaster jenis barang dagangan. Lantai satu penjual makanan-minuman, pecah belah dan plastik. Lantai dua pedagang sayur, buah, ikan, dan daging. Lantai 3 sembako, sayur, dan aksesoris. Lantai 4 pedagang pakaian. (Fitri/Yayuk).

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Kisah Mohammad Zyad Alshurafa, Mahasiswa Asal Palestina yang Berkuliah di Universitas Lampung

Kisah Mohammad Zyad Alshurafa, Mahasiswa Asal Palestina yang Berkuliah di Universitas Lampung

Sungai Kampung Masdarling RT 26 Bakal di Turap, Masuk Prioritas Program Normalisasi Sungai

Sungai Kampung Masdarling RT 26 Bakal di Turap, Masuk Prioritas Program Normalisasi Sungai

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

5 Mei 2025

EDITOR'S PICK

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Ketua KKSS Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, Senin (16/3/2026).

Momentum Ramadan KKSS Bontang, Berbagi Paket Sembako Menebar Kebaikan di Tanah Rantau

17 Maret 2026
Anhar Soroti Sekolah Terendam, Minta Penanganan Banjir Jadi Prioritas

Anhar Soroti Sekolah Terendam, Minta Penanganan Banjir Jadi Prioritas

17 September 2025
Workshop “Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkuler: Peluang Energi dan Produk Bernilai Ekonomi” yang diselenggarakan oleh Yayasan Mitra Hijau di Hotel Harris Samarinda. Selasa, (9/12/2025).

Dari Sampah Jadi Cuan: Kolaborasi Ekonomi Sirkuler Menjawab Tantangan Krisis Lingkungan

10 Desember 2025
Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan

Indikasi Pencemaran Lingkungan Oleh Salah Satu Perusahaan Tambang Di Kutim Dikeluhkan Masyarakat, Arfan: Akan Ditindak Lanjuti Ke Dinas Terkait

2 Juli 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Intervensi Harga Tiket Pesawat Naik Maksimal 13% Pemerintah Subsidi Rp1,3 Triliun/Bulan 11 April 2026
  • Bidik Sektor Prioritas, IKA Faperta Unmul Siapkan Riset Peternakan Rendah Emisi di IKN 11 April 2026
  • Saat Forum Warga Berubah Jadi Audit Publik Kawal Janji APBD, Shemmy: Ini Sarana Kontrol Rupiah Kembali ke Rakyat 10 April 2026
  • Klarifikasi Insiden Guru SD di Bukit Kusnodo: Bukan Begal, Kasus Pengeroyokan Berakhir Damai 10 April 2026
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...