Inspirasa.co – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, memperingatkan bahwa tingginya angka perceraian di Bontang telah mencapai tahap serius.
Ia menilai fenomena ini memicu kerentanan sosial, terutama pada anak yang kehilangan pengawasan orang tua.
“Perceraian bukan hanya masalah privat, tapi berdampak pada kenakalan remaja karena anak kehilangan arah,” ujar Agus Haris, Rabu (22/4/2026).
Untuk menekan dampak tersebut, Pemkot Bontang menyiapkan insentif bagi tokoh masyarakat dan program pendidikan alternatif bagi anak terdampak.
Agus Haris mendesak perangkat RT dan tokoh agama untuk proaktif memantau kondisi sosial di lingkungan masing-masing guna menjaga ketahanan keluarga sebagai fondasi karakter generasi muda.

















Discussion about this post