Minggu, Juni 21, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Pj Gubernur Kaltim Dikabarkan Datang, Ratusan Warga Kampung Sidrap Demo Ingin Sidrap Masuk Bontang

inspirasa.co by inspirasa.co
31 Agustus 2024
in Daerah, Politik
0
Ratusan warga Kampung Sidrap melakukan demonstrasi, di Jalan Slamet Riyadi, perbatasan Bontang dan Kutai Timur, Sabtu (31/8/2024) siang.

Ratusan warga Kampung Sidrap melakukan demonstrasi, di Jalan Slamet Riyadi, perbatasan Bontang dan Kutai Timur, Sabtu (31/8/2024) siang.

428
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dikabarkan datang, untuk menghadiri penanaman bibit, dan penebaran benih ikan di wilayah Kutai Timur.

Mengetahui Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik akan datang, ratusan warga Kampung Sidrap melakukan demonstrasi, menyuarakan persoalan tapal batas Kampung Sidrap yang belum tuntas di MK.

Baca juga :

Menakar Kepastian Hukum: Mengapa Banyak Kasus Korupsi Sengaja Dibuat Menggantung?

Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi SDM Lokal Lewat Sertifikasi Ahli Muda Konstruksi Jenjang 7

Demontrasi dilakukan di Jalan Slamet Riyadi, perbatasan Bontang dan Kutai Timur, Sabtu (31/8/2024) siang.

Warga menuntut agar Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, memfasilitasi permintaan warga agar Kampung Sidrap masuk wilayah Bontang.

Aksi ini berlangsung sejak pukul 10.40 Wita. Di bawah terik matahari, warga memblokade jalan, membentangkan poster berisi poin-poin tuntutan sembari menyampaikan orasi.

Warga membawa poster bertuliskan “Sidrap bersatu untuk BXT dan Bontang dekat, Sangatta jauh,”.

Sempat terjadi adu mulut antara perwakilan demonstran dan Kepala Desa Martadinata, Kutim, Sutrisno.

Sutrisno mengklaim demonstrasi tersebut tak berizin, sehingga ia meminta warga memubarkan diri.

Namun belakangan klaim ini tak benar sebab kepolisian setempat menyebut izin sudah diterima sehari sebelum aksi terjadi.

“Tutup saja jalannya itu, woi Pak Tris itu bukan orang Bontang,” Teriak salah satu peserta aksi.

Warga memilih memblokade jalan ini karena kabarnya jalan ini akan dilalui Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik. Dia rencananya menghadiri acara pembibitan benih di dawrah Kampung Sidrap. Namun dari informasi diterima, Pj Gubernur batal hadir.

Koordinator Aksi, Sodiqin menjelaskan, sejatinya ini merupakan aksi damai. Pihaknya ingin menyampaikan aspirasi warga Kampung Sidrap secara baik-baik pada Pj Gubernur.

Mereka mendorong agar Pj Gubernur Kaltim mendengar langsung keluhan warga. Selama lehih sedekade, kata Sodiqin.

Warga Kampung Sidrap tidak mendapat perhatian dari Pemkab Kutim. Seluruh infrastruktur dasar macam air, listrik, kesehatan, hingga perbaikan jalan, semua bersumber dari Bontang. Entah itu bantuan perusahaan atau Pemkot Bontang.

“Di Sidrap itu SDA tidak ada, kami juga tidak pernah diperhatikan, 99,9 persen warga juga sudah KTP Bontang. Jadi untuk apa Kutim masih paksa kami (Kampung Sidrap) ikut mereka. Biarkan kami ikut Bontang,” kata Sodiqin di sela-sela demonstrasi.

Sodiqin bilang aspirasi ingin disampaikan langsung ke Pj Gubernur dia bisa merasakan penderitaan warga selama ini, dan mendorong agar Kutim legawa melepas kawasan Kampung Sidrap jadi bagian Bontang.

“Sudah dibawah ke MK (Mahkamah Konstutusi) tapi nasip kami masih terkatung-katung. Apa sih yang mau dipertahankan Kutim, kami ini tidak pernah mereka perhatikan. Semua datang dari Bontang,” tegasnya.

Sebagai informasi, Kampung Sidrap adalah suatu kawasan yang berada di perbatasan Bontang-Kutim. Kendati secara admimistratif kawasan ini masuk wilayah Kutim, namun sekitar 99,9 persen dari 5 ribuan penduduk di sana memegang KTP Bontang.

Persoalan tapal batas Kampung Sidrap antara Bontang-Kutim ini sudah berproses lama, bahkan sudah nyaris 2 dekade.

Terakhir Bontang membawa persoalan ini hingga ke MK untuk melakukan permohonan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 47 Tahun 1999 tentang pembentukan Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Timur, dan Kota Bontang.

Namun belakangan Kemendagri meminta Bontang mencabut permintaan uji materi tersebut.

Kemendagri menekankan bahwa penyelesaian permasalahan dalam pemerintahan haruslah dilakukan secara administratif dan internal antar lembaga, bukan melalui jalur hukum di peradilan.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Udin Mulyono dewan penasehat tim pemenangan Basri Rase dan Chusnul Dhihin ditemui Sabtu (31/8/2024).

Udin Mulyono Sebut Narasi Spanduk Bapaslon Basri-Chusnul Bertuliskan 'Kawasan' Wajar Dalam Politik, Warga Tak Ada yang Masalahkan

Empat bapaslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pilkada Bontang 2024, telah mengikuti pemeriksaan kesehatan di RSUD Bontang. Sabtu (31/8/24).

Pemeriksaan Kesehatan 4 Bapaslon Selesai, Hasilnya Diserahkan Setelah Rapat Pleno dari Tim Kesehatan RSUD Bontang

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto istimewa

Farmasi Gelap, Dosen Pendiri FF Unmul Beserta 12 Dosen Lainnya Dipindah Paksa, ada apa?

28 Maret 2025
Direktur RSUD Bontang dr. Suhardi, Sp.JP

Hari Dokter Nasional, Direktur RSUD Bontang Dorong Peningkatan Kompetensi, Adaptif Kuasai Teknologi

24 Oktober 2025
Foto: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Bukan Dihukum, Tapi Dirangkul: Strategi Neni Moerniaeni Lindungi Anak Bontang

2 Mei 2026
Rapat tanggapan akhir terkait laporan hasil badan anggaran (banggar) DPRD Kota Bontang, pada Selasa (2/7/2024).

Apresiasi Tiga Fraksi DPRD Bontang terhadap Kinerja Pemerintah dalam Pengelolaan APBD 2023

2 Juli 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Menakar Kepastian Hukum: Mengapa Banyak Kasus Korupsi Sengaja Dibuat Menggantung? 21 Juni 2026
  • Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi SDM Lokal Lewat Sertifikasi Ahli Muda Konstruksi Jenjang 7 19 Juni 2026
  • Satgas IKN Pastikan Kawasan Hutan Konservasi Nusantara Kini Bebas Tambang Ilegal 19 Juni 2026
  • Bangun SCCC di KIPP Nusantara, Otorita IKN Bakal Hadirkan Laboratorium Digital dan Robotik 19 Juni 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...