Inspirasa.co – Pemerintah Kota Bontang mulai mematangkan langkah untuk mencetak talenta digital yang siap bersaing di era teknologi. Salah satunya melalui rencana pelaksanaan program Digital Talent Academy (DTA) 2026 yang dibahas dalam audiensi bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Rabu (29/5/2026).
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menilai program ini sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, khususnya di sektor digital yang terus berkembang pesat.
Audiensi yang berlangsung di Kantor Wali Kota Bontang ini turut dihadiri Kepala BKPSDM Sudi Priyanto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Andi Hasanuddin Akmal, serta Kepala DKUMPP Eko Arisandi.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai skema pelaksanaan Digital Talent Academy yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas SDM di bidang teknologi digital, mulai dari keterampilan dasar hingga kompetensi lanjutan.
Pemkot Bontang melihat kolaborasi dengan BPSDM sebagai peluang untuk mempercepat transformasi digital di daerah, sekaligus menyiapkan tenaga kerja yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Program ini diharapkan tidak hanya menyasar aparatur sipil negara, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat umum dan pelaku usaha agar mampu memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan produktivitas.
Selain itu, audiensi ini juga menjadi langkah awal memperkuat sinergi lintas perangkat daerah agar pelaksanaan program berjalan optimal dan tepat sasaran. Dengan penguatan kompetensi digital, Bontang menargetkan lahirnya SDM yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional. (Ima)

















